Wagub DKI Tegaskan Warga Jakarta yang Tolak Vaksinasi Didenda Rp5 Juta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza). (ANTARA/Devi Nindy)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, warga Jakarta yang menolak vaksinasi COVID-19 didenda sebesar Rp5 juta sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 2 Tahun 2020.

"Kalau dari Pak Jokowi bilang kalau nolak nggak dikasi bansos, kalau yang di Perda DKI Jakarta yang menolak diberi sanksi termasuk denda Rp5 juta," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/2).

Baca Juga

Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi

Politisi Partai Gerindra itu meminta kepada masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mensukseskan program vaksinasi melawan wabah virus corona dengan tidak menolak untuk divaksin.

Lanjut Riza, pihaknya juga bersiap untuk melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua kepada pelayan publik seperti pedagang, TNI, Polri, Satpol PP, Ojol, Guru, ASN, wartawan dan tokoh agama.

"Termasuk juga pak Jokowi memberikan kesempatan kepada teman-teman wartawan yang sementara tahap 1 kan 5.000, itu juga akan dimulai," sambungnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Riza menegaskan, 5.000 dosis vaksin COVID-19 bukan hanya diperuntukan bagi awak media yang bertugas di Jakarta melainkan seluruh wilayah Indonesia.

"Nanti berapa orang lagi nanti biar jadi kebijakan pemerintah pusat," jelasnya.

Pada prinsipnya, ucap Riza, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan semua fasilitas kesehatan (faskes) dan petugas vaksin atau vaksinator untuk melaksanakan vaksinasi periode kedua ini.

"Kami menunggu saja sesuai dengan aturan dan ketentuannya, tahapan demi tahapan, kemudian juga pendataannya," ucapnya.

Riza mengatakan, tidak menuntut kemungkinan untuk lokasi vaksinasi para pedagang dilaksanakan di area pasar.

Hal itu untuk memudahkan proses vaksinasi pedagang tak perlu repot pergi meninggalkan dagangan ke faskes milik pemerintah.

"Supaya lebih cepat lebih teknis kan, Tanah Abang nanti diatur," terangnya. (Asp)

Baca Juga

Vaksinasi COVID-19 Tenaga Kesehatan Hampir 100 Persen

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Abu Janda Akui Cuitannya ke Pigai karena Bela Hendropriyono
Indonesia
Abu Janda Akui Cuitannya ke Pigai karena Bela Hendropriyono

Ia menjelaskan mengenai tulisan di media sosialnya karena membela mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono

Bicarakan Amaliyah Hingga Cara Rakit Bom, Enam Anggota Grup WA 'Batalion Iman' Diciduk Densus
Indonesia
Bicarakan Amaliyah Hingga Cara Rakit Bom, Enam Anggota Grup WA 'Batalion Iman' Diciduk Densus

Adapun keenam terduga teroris tersebut berinisial J, D, MS, S alias AL, W dan S

Edhy Prabowo Diduga Pakai Duit Suap Benur untuk Bangun Rumah
Indonesia
Edhy Prabowo Diduga Pakai Duit Suap Benur untuk Bangun Rumah

KPK sebelumnya menyatakan, membuka peluang untuk menjerat Edhy Prabowo dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Saut Situmorang: KPK tidak Pernah Terbitkan Surat Ketetapan JC kepada Nazaruddin
Indonesia
Saut Situmorang: KPK tidak Pernah Terbitkan Surat Ketetapan JC kepada Nazaruddin

Nazaruddin telah keluar dari Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung pada Minggu (14/6) setelah memperoleh hak cuti menjelang bebas.

Moderna Klaim Vaksin Buatannya Efektif Terhadap Varian Baru Virus Corona
Dunia
Moderna Klaim Vaksin Buatannya Efektif Terhadap Varian Baru Virus Corona

Dilansir VOAIndonesia, para pejabat kesehatan AS mengatakan, telah meningkatkan upaya untuk melacak beberapa varian baru COVID-19.

Istana Benarkan Mobil Rombongan Presiden Jokowi Terobos Banjir di Kalsel
Indonesia
Istana Benarkan Mobil Rombongan Presiden Jokowi Terobos Banjir di Kalsel

Mobil rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerobos banjir yang cukup tinggi saat kunjungan kerja di Kalimantan Selatan, Senin (18/1).

Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi
Indonesia
Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi

Polisi akhirnya menangkap tujuh orang terkait aksi teror pelemparan bom molotov ke Kantor PAC PDI Perjuangan di Cileungsi

Kuasa Hukum Sebut Rizieq Shihab Punya Hak tak Akui Positif COVID-19
Indonesia
Kuasa Hukum Sebut Rizieq Shihab Punya Hak tak Akui Positif COVID-19

Menurut tim advokasi Rizieq, Azis Yanuar, selaku pasien adalah hak asasi Rizieq untuk tidak mengizinkan dan mempublikasikan rekam medis kondisi kesehatannya.

Ngaku Difitnah Polisi Soal Laskar Bawa Sajam Hingga Senpi, FPI: Kami Bukan Pengecut
Indonesia
Ngaku Difitnah Polisi Soal Laskar Bawa Sajam Hingga Senpi, FPI: Kami Bukan Pengecut

FPI tak pernah membekali anggotanya dengan senjata tajam

44,9 Juta Masyarakat Yakin Tidak Akan Terinfeksi COVID-19
Indonesia