Wagub DKI: Target Pendapatan APBD DKI Turun Hingga 10 Persen DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 sebesar Rp 79,52 triliun (MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 sebesar Rp 79,52 triliun. Angka ini turun sekitar Rp 7 triliun dari penetapan APBD 2021 yakni Rp 84,19 triliun.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengatakan, dengan penurunan APBD itu, target pendapatan Jakarta pun dikurangi. Ada sejumlah mata anggaran yang dipangkas, seperti belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer yang awalnya dianggarkan Rp 72,18 triliun dipangkas menjadi Rp 69,84 triliun.

Baca Juga

PSI Desak Ketua DPRD DKI Gelar Paripurna Interpelasi Formula E

"Secara netto menurun sebesar Rp 7,34 triliun atau menurun 10,17 persen menjadi Rp 64,84 triliun," kata Riza usai rapat paripurna pembahasan perubahan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2021 di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/10).

Penurunan target pendapat itu pun berimbas pada Belanja Daerah yang berkurang Rp 3,3 triliun atau 4,58 persen.

Rapur
Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. Foto: MP/Asropih

Lalu, penerimaan pinjaman daerah juga mengalami penurunan dari Rp 9,98 triliun menjadi Rp 9,51 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan Rp 469 miliar atau 4,7 persen.

Selanjutnya, pengeluaran pembiayaan 2021 juga menurun dari Rp 11,22 triliun menjadi Rp 9,89 triliun atau turun Rp 1,33 triliun.

Baca Juga

Hak Interpelasi Formula E Diyakini Tidak Bakal Terealisasi

Namun, pembiayaan daerah justru mengalami peningkatan dari alokasi awal Rp 12 triliun yang berasal dari prediksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) menjadi Rp 14,68 triliun. Kenaikan terjadi pada SiLPA penetapan APBD tahun 2021 naik 155,2 persen dari Rp 2,02 triliun menjadi Rp 5,15 triliun.

"Melalui perubahan ini, penerimaan pembiayaan mengalami kenaikan 22,25 persen atau sebesar Rp 2,67 triliun," pungkasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muhammadiyah Minta Jokowi Angkat Kembali Novel Baswedan Cs
Indonesia
Muhammadiyah Minta Jokowi Angkat Kembali Novel Baswedan Cs

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait asesmen tes wawasan kebangsaan sebagai syarat peralihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi aparatur sipil negara.

Pekerja Masih Padati Stasiun Palmerah Saat PPKM Darurat
Indonesia
Pekerja Masih Padati Stasiun Palmerah Saat PPKM Darurat

Tak cuma ramai di Stasiun Palmerah, di bawa stasiun tersebut terjadi penumpukan warga uang didominasi tukang ojek pangkalan dan ojek online (online) yang sedang menunggu penumpang yang telah memasan.

Bebas dari Penjara, BNPT Bakal Deradikalisasi Abu Bakar Ba'asyir
Indonesia
Bebas dari Penjara, BNPT Bakal Deradikalisasi Abu Bakar Ba'asyir

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme angkat suara soal bebasnya Abu Bakar Ba’asyir yang menjalani hukuman di Lapas Gunung Sindur.

Pengamat Nilai Pemerintah tak Ingin FPI Jadi Kekuatan Politik
Indonesia
Pengamat Nilai Pemerintah tak Ingin FPI Jadi Kekuatan Politik

"Secara politik bisa jadi gerakan FPI ini tidak boleh tumbuh besar, tidak boleh menjadi kekuatan politik, tentu itu akan merepotkan pemerintah," kata Ujang

Legislator Ini Minta Kepala Daerah Diberhentikan Jika Abai dalam PPKM Darurat
Indonesia
Legislator Ini Minta Kepala Daerah Diberhentikan Jika Abai dalam PPKM Darurat

Untuk itu, kepala daerah yang mengabaikan hukum tertinggi tersebut harus diberikan sanksi berat

Rekor Tertinggi Selama Pandemi, Penambahan Kasus COVID-19 Capai 12.818
Indonesia
Rekor Tertinggi Selama Pandemi, Penambahan Kasus COVID-19 Capai 12.818

Jumlah tersebut didapatkan dari pemeriksaan spesimen sebanyak 72.957

Pasien COVID-19 Rawat Inap di Surabaya Terus Menurun
Indonesia
Pasien COVID-19 Rawat Inap di Surabaya Terus Menurun

Turunnya angka BOR ini secara bertahap. BOR Juni 68,6 persen, BOR Juli 72,2 persen, BOR Agustus 62,2 persen dan saat ini mencapai 21,9 persen

Satgas COVID-19 Ancam Pulangkan Wisatawan Mancanegara Jika Tak Patuhi Aturan
Indonesia
Satgas COVID-19 Ancam Pulangkan Wisatawan Mancanegara Jika Tak Patuhi Aturan

Wisatawan mancanegara yang hendak liburan ke Bali wajib untuk melakukan karantina terlebih dahulu

Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Legislator: Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
Perpanjang Lagi PPKM Selama 2 Pekan, Anies: Kita Belum Menang Lawan Pandemi
Indonesia
Perpanjang Lagi PPKM Selama 2 Pekan, Anies: Kita Belum Menang Lawan Pandemi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kembali masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama dua pekan hingga 3 Mei 2021.