Wagub DKI Serahkan Kasus Rachel Vennya ke Polisi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/10/2021) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Tindakan selebgram Rachel Vennya yang kabur dari Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, saat menjalani karantina COVID-19 sangat disayangkan.

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, seorang selebgram yang memiliki jumlah pengikut yang banyak di media sosial, seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Baca Juga

Pangdam Jaya Evaluasi Anak Buahnya Terkait Kasus Rachel Vennya

"Tentu kita prihatin, kita harapkan para selebgram bisa menjadi teladan bagi masyarakat," papar di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/10)

Terkait kelanjutan dari masalah tersebut, Riza Patria enggan mengomentari lebih lanjut. Ia menyerahkan kasus ini kepada aparat kepolisian, dan tidak mencampuri segala prosesnya.

Rachel Vennya. Foto: Instagram/@rachelvennya
Rachel Vennya. Foto: Instagram/@rachelvennya

Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini menyakini aparat penegak hukum akan mengusut tuntas kasus dugaan Undang-Undang (UU) Karantina Kesehatan.

"Kita menunggu apa yang menjadi kebijakan, nanti dari pangdam sedang dicek, diusut kembali persis dan sebagainya," pungkasnya.

Untuk diketahui, Rachel Vennya harusnya menjalani masa isolasi mandiri di Wisma Atlet selama 8 hari usai pulang dari Amerika Serikat (AS).

Tapi sangat disayangkan, mantan istri Niko Al Hakim alias Okin hanya menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan selama tiga hari. Rachel memilih kabur dengan dibantu oleh oknum TNI yang berjaga. (Asp)

Baca Juga

Selebgram Rachel Vennya Diduga Kabur Saat Karantina, Polisi Tunggu Satgas COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Koordinasi dengan MA Pindahkan Irjen Napoleon ke Lapas Cipinang
Indonesia
Polri Koordinasi dengan MA Pindahkan Irjen Napoleon ke Lapas Cipinang

Polri masih menunggu hasil keputusan dari MA

Koreksi Omongan Anies, Wagub Sebut Holywings Ditutup Sampai PPKM Selesai
Indonesia
Koreksi Omongan Anies, Wagub Sebut Holywings Ditutup Sampai PPKM Selesai

Pembekuan izin Holywings hanya sampai PPKM, bukan berlaku hingga pandemi COVID-19 berakhir.

Lippo Karawaci Tegaskan Lahan yang Disita Milik Pemerintah
Indonesia
Lippo Karawaci Tegaskan Lahan yang Disita Milik Pemerintah

Danang menjelaskan lahan yang disampaikan oleh pemerintah sebetulnya adalah lahan yang sudah dimiliki secara hukum dan dikuasai oleh pemerintah, qq Depkeu, sejak 2001.

Diajukan Jadi Plh Wali Kota, Sekda Solo Tunggu Arahan Mendagri
Indonesia
Diajukan Jadi Plh Wali Kota, Sekda Solo Tunggu Arahan Mendagri

"Saya tidak mau berandai-andai soal Plh Wali Kota Solo. Nanti dulu, tunggu arahan Mendagri seperti apa," kata Ahyani

Naik Kereta dari Surabaya ke Malang dan Banyuwangi Bawa Surat Negatif COVID-19
Indonesia
Naik Kereta dari Surabaya ke Malang dan Banyuwangi Bawa Surat Negatif COVID-19

Penumpangn KA Probowangi dan Tawang Alun wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 .

Tim SAR Hentikan Pencarian 25 ABK KM Hentri Yang Hilang di Perairan Tanimbar
Indonesia
Tim SAR Hentikan Pencarian 25 ABK KM Hentri Yang Hilang di Perairan Tanimbar

Kapal pencari cumi ini berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta pada 15 Agustus 2021 dengan POB (Person on Boat) 32 orang tujuan Merauke (Papua).

BMKG Perkirakan Seluruh Wilayah DKI Hujan Disertai Petir
Indonesia
BMKG Perkirakan Seluruh Wilayah DKI Hujan Disertai Petir

Peringatan waspada potensi banjir juga diterbitkan oleh BMKG untuk wilayah yang sama pada siang dan sore hari

Jabar Bangun Jembatan Gantung Ekowisata di Bogor
Indonesia
Jabar Bangun Jembatan Gantung Ekowisata di Bogor

Rencananya EAL dibuka untuk umum pada 2023 menghadirkan beberapa ikonik landmark salah satunya adalah jembatan gantung. Selain itu akan hadir juga kereta gantung sepanjang 836 meter.

KPK Sebut Sidang Juliari Jadi Pintu Masuk Buka Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
KPK Sebut Sidang Juliari Jadi Pintu Masuk Buka Keterlibatan Pihak Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap
Indonesia
Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap

Penelitian vaksin Nusantara dipicu oleh keinginan Presiden Joko Widodo. Yakni, keinginan agar Indonesia memiliki vaksin COVID-19 yang bisa menjangkau semua usia.