Wagub DKI: PPKM Sebelumnya Belum Efektif Turunkan Kasus COVID-19 Warga berjalan di Jalan Kali Besar Timur yang ditutup untuk kendaraan di kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa (12/1), selama PPKM. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut perpanjangan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) karena laju kasus COVID-19 masih melonjak.

Sehingga, Pemda DKI memutuskan untuk melanjutkan PPKM kedua selama 14 hari, mulai dari 26 Januari besok sampai 8 Februari 2021 mendatang.

"Memang di 2 minggu PPKM pertama atau PSBB 11 sampai dengan 25 Januari masih ada peningkatan kasus," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (25/1).

Baca Juga:

Perpanjangan PPKM di Solo, Mal Diberi Pelonggaran Tutup Sampai Jam 8 Malam

Riza menyampaikan, ada sejumlah indikator yang membuat kasus corona di Jakarta meninggi. Hal tersebut disebabkan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, di mana masyarakat banyak yang berlibur ke luar kota.

"Dalam 2 minggu ini masih terdampak akibat dari libur akhir tahun ya peningkatannya," ungkap Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Kemudian Pemerintah DKI juga terus menggencarkan tracing, dan testing, treatment (3T). Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 secara masif di ibu kota. Bahkan dalam sepekan terakhir ini, jumlah testing sebanyak 129.333 orang.

"Itu artinya hampir mencapai 13 kali dari standar WHO," jelasnya.

Tapi kata Riza, ada pencapaian terbaik dalam penanganan COVID-19 saat PPKM pertama. Data situs resmi Dinkes DKI corona.jakarta.go.id, kesembuhan pasien COVID-19 mengalami peningkatan.

"Berdasarkan evaluasi 2 minggu terakhir ada peningkatan sekalipun belum signifikan ya," tutur Riza.

Baca Juga:

Berikut Isi Instruksi Mendagri Tito Soal Perpanjangan PPKM

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang penerapan PSBB. Kebijakan ini diberlakukan selama 14 hari dari 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Regulasi ini mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 51 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan jangka waktu dan pembatasan aktivitas keluar rumah pembatasan sosial berskala besar.

Penerapan pembatasan aktivitas warga ini bertujuan untuk menekan lonjakan kasus COVID-19 yang terus tinggi di Ibu Kota Jakarta. (Asp)

Baca Juga:

PPKM Diperpanjang, DPRD DKI Minta Pemerintah Tingkatkan 17 Aspek Ini

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Plafon KUR dan Subsidi Bunga Ditambah di 2021
Indonesia
Plafon KUR dan Subsidi Bunga Ditambah di 2021

Realisasi penyaluran KUR hingga 21 Desember 2020 telah mencapai Rp188,11 triliun atau sekitar 99 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp190 triliun.

Awan Mirip Mata Dajjal Gegerkan Warga Kediri
Indonesia
Awan Mirip Mata Dajjal Gegerkan Warga Kediri

Warga Kediri, Jawa Timur, digegerkan dengan penampakan awan yang dianggap mirip dengan mata dajjal sehingga muncul persepsi tanda akhir jaman.

Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya
Indonesia
Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan menteri atau reshuffle pada Kabinet Indonesia Maju.

[Hoaks atau Fakta]: Menteri Agama Sungkem ke Wali Kota Gibran
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Menteri Agama Sungkem ke Wali Kota Gibran

Melansir dari media yang terdapat dalam gambar, judul artikel tersebut bukan seperti apa yang telah beredar luas di masyarakat.

Enam Bulan Ditutup, Bioskop CGV Dibuka dengan 25 Persen Penonton
Indonesia
Enam Bulan Ditutup, Bioskop CGV Dibuka dengan 25 Persen Penonton

CGV sudah mengajukan izin beroprasi kembali sejak sebulan lalu

Polisi Klaim Arus Lalu Lintas DKI Turun Selama PSBB Ketat
Indonesia
Polisi Klaim Arus Lalu Lintas DKI Turun Selama PSBB Ketat

Volume lalu lintas roda dua dan empat mengalami penurunan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total Jakarta sejak 14 hingga 24 September 2020.

KBRI Tokyo Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa
Indonesia
KBRI Tokyo Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa

“KBRI Tokyo telah menjangkau simpul-simpul masyarakat dan sejauh ini tidak terdapat laporan WNI yang menjadi korban,” demikian keterangan KBRI Tokyo

Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor
Indonesia
Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor

Sekuriti yang mau menghalau malah dia yang jadi sasaran

Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi
Indonesia
Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi

“Kami berharap ini adalah yang terakhir. Jangan ada lagi yang masih melakukan korupsi karena KPK akan menegakkan hukum secara tegas,” kata Ghufron

Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci Aurelia, Divonis Bui Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa
Indonesia
Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci Aurelia, Divonis Bui Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa

JPU menuntut agar penabrak Andre Njotohusodo (50) dan anjingya hingga meninggal dunia itu selama 11 tahun.