Wagub DKI Ingatkan PA 212 Pikir lagi Kalau Mau Adakan Reuni di Monas Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ketika diwawancarai wartawan di Balai Kota Jakarta, Senin (1/11/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta meminta kepada pihak Persausaraan Alumni (PA) 212 untuk memikirkan kembali rencana kegiatan Reuni 212, pada awal Desember 2021 di tengah masa pandemi COVID-19. Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi menimbulkan klaster corona lantaran akan mengundang keramaian.

"Karena ini masa pandemi tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran kita harap dipikirkan kembali," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin (8/11).

Baca Juga

Berjam-jam Diperiksa Ketua PA 212 Belum Keluar Polda

Menurutnya, kasus COVID-19 masih ada di Jakarta dan dapat menyerang kapanpun disaat masyarakat lengah menjalankan protokol kesehatan. Maka dari itu panitia PA 212 untuk mempertimbangkan lagi acara tahunan tersebut sampai Jakarta betul-betul aman.

Riza bilang, meskipun Jakarta sudah memasuki PPKM Level 1 tidak berarti dapat membuat acara yang menimbulkan banyak orang. PA 212 harus dikaji lagi sehingga tidak berpotensi menyebarkan kasus virus corona.

"Kita bersyukur, tapi tidak serta merta kemudian kita bebas melakukan kegiatan-kegiatan seperti sebelum ada pandemi," paparnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Senin (1/11/2021). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Senin (1/11/2021). (ANTARA/Ricky Prayoga)

Menurut Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini, di penghujung tahun harus menjadi kerja keras pemerintah dan masyarakat untuk tidak abai dalam melaksanakan prokes karen banyak hari libur seperti Natal dan Tahun Baru yang menjadi moment berkumpul. Apalagi ditambah adanya pelonggaran penurunan level 1.

"Sekalipun vaksinnya sudah tinggi namun kami minta seluruh masyarakat tetap berada di rumah, karena rumah adalah tempat terbaik kita untuk terbebas dari COVID-19," paparnya.

Jadi, ucap dia, kegiatan-kegiatan apapun yang dapat menyebabkan kerumunan tentu harus dipertimbangkan. Untuk sebaik-baiknya untuk dipikirkan kembali, agar tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

"Tentu harus kita pertimbangkan baiknya untuk dipikirkan kembali agar tidak menjadi kluster baru covid," paparnya.

Terlebih Pemprov DKI saat ini belum membuka Monumen Nasional (Monas) dibuka untuk umum.

"Sampai saat ini belum dibuka untuk umum," kata Kepala UPT Monumen Nasional Pemprov DKI Jakarta Isa Sarnuri. (Asp)

Baca Juga

Ketua PA212 Diperiksa Polisi Kasus Aksi Ilegal Dukung Pembebasan Rizieq

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PBNU Minta Polemik Perpres Soal Miras Diakhiri
Indonesia
PBNU Minta Polemik Perpres Soal Miras Diakhiri

Jokowi membatalkan perpres tersebut setelah mendengar masukan dari beberapa kelompok masyarakat, seperti ulama, MUI, NU, dan ormas lainnya

Internet 5G, Operator Diingatkan Tingkatkan Keamanan Jaringan
Indonesia
Internet 5G, Operator Diingatkan Tingkatkan Keamanan Jaringan

Indonesia sudah mulai mengaplikasikan jaringan internet 5G yang tentunya lebih cepat dari jaringan 4G seperti yang saat ini beroperasi.

Merapi Luncurkan Dua Kali Guguran Awan Panas hingga 2,5 Kilometer
Indonesia
Merapi Luncurkan Dua Kali Guguran Awan Panas hingga 2,5 Kilometer

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah kembali meluncurkan guguran awan panas, Jumat (7/1) siang.

Nirina Zubir Rugi Rp 17 Miliar, Polisi Tangkap 5  Pelaku Mafia Tanah
Indonesia
Nirina Zubir Rugi Rp 17 Miliar, Polisi Tangkap 5 Pelaku Mafia Tanah

Polisi telah menangkap para mafia tanah dan menetapkan mereka sebagai tersangka.

Lihat Langsung RS Penuh Pasien COVID-19, Legislator Ini Minta PPKM Darurat Dikaji Ulang
Indonesia
Lihat Langsung RS Penuh Pasien COVID-19, Legislator Ini Minta PPKM Darurat Dikaji Ulang

Belum lagi banyak masyarakat terdampak akibat adanya PPKM Darurat

 31 Jenazah Koban Kebakaran Lapas Tangerang Belum Teridenifikasi
Indonesia
31 Jenazah Koban Kebakaran Lapas Tangerang Belum Teridenifikasi

Korban berinisial H (42) yang tengah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang ini menjadi korban meninggal ke-45 orang.

 43 Ribu Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Bandung Lakukan 2 Pendekatan
Indonesia
43 Ribu Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Bandung Lakukan 2 Pendekatan

Angka kemiskinan Kota Bandung saat ini sebesar 3,99 persen atau 100.200 jiwa. Sedangkan kemiskinan ekstrem mencapai 1,7 persennya atau 43 ribu jiwa.

KRI Nanggala Hilang Kontak Saat Akan Beri Informasi Penembakan Terpedo
Indonesia
KRI Nanggala Hilang Kontak Saat Akan Beri Informasi Penembakan Terpedo

Saat ini ada lima KRI dan 1 helikopter yang melakukan operasi pencarian

Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI
Indonesia
Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI

Panglima TNI menerbitkan surat telegram mengenai prosedur pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum.

Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir, BMKG Minta Warga Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jakarta akan diguyur hujan disertai kilat/petir pada malam dan dini hari.