Wagub DKI Minta Mantan Pimpinan Jaktour Terlibat Korupsi Disanksi Sesuai Hukum Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat bertemu wartawan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menangkap dan menetapkan tersangka dua orang anak buah Gubernur Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi.

Kedua orang tersebut adalah pimpinan di PT Jakarta Tourisindo (Jaktour). Inisial RI menjabat sebagai General Manager, sedangkan SY sebagai Chief Accounting di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu.

Keduanya terlibat kasus dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan yang berasal dari pembayaran jasa perhotelan instansi pemerintah pada Grand Cempaka Resort dan Convention pada tahun 2014 - 2015.

Baca Juga:

Wagub DKI: Vaksinasi COVID-19 Anak di Atas 12 Tahun Belum 50 Persen

Menanggapi perkara korupsi tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, siapa pun yang tersandung hukum, tak terkecuali jajarannya, maka harus menjalani sanksi sesuai dengan aturan undang-undang.

"Siapa saja yang melanggar, tentu harus menerima sanksi dan hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelas Riza di Jakarta, Kamis (29/7)

Kendati demikian, politisi Partai Gerindra tersebut menyebutkan, pihaknya di jajaran Pemprov DKI selalu bekerja secara optimal dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Semua kerjaan, kegiatan, proyek, apa pun yang ada di pemprov dilaksanakan sesuai dengan SOP, sesuai dengan aturan, dan harus bebas dari KKN," ungkap Riza.

Wagub DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)
Wagub DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Ashari Syam mengatakan, penetapan keduanya sebagai tersangka ini dilakukan berdasarkan hasil pengembangan pelaku sebelumnya berinisial IS pada Januari 2020 lalu.

"Dari penyelidikan itu, ditemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka baru, yaitu RI dan SY," ucap Ashari, Rabu (28/7).

Baca Juga:

Wagub Jatim Akui Ada Daerah Tidak Lakukan Tracing Sesuai Harapan

Praktik korupsi diduga dilakukan oleh para tersangka sejak 2014 hingga Juni 2015. Perbuatan para tersangka menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 5 miliar.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Kejati tidak melakukan penahanan terhadap RI dan SY.

"Karena kedua tersangka dinilai cukup kooperatif dalam menjalankan proses penyidikan," pungkas dia. (Asp)

Baca Juga:

Anies Segera Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Lahan Munjul, Wagub DKI: Urusan KPK

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Kelumpuhan di Wajah
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Kelumpuhan di Wajah

Ramsay Hunt syndrome adalah suatu kondisi yang disebabkan reaktivasi virus.

Konflik Rusia-Ukraina Bisa Berdampak pada Kenaikan Harga Minyak Dunia
Indonesia
Konflik Rusia-Ukraina Bisa Berdampak pada Kenaikan Harga Minyak Dunia

Eskalasi konflik Rusia dengan Ukrania semakin berdampak luas. Ketegangan antara kedua negara bisa berdampak pada kenaikan harga minyak dunia yang dapat mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia.

Penambahan Pasien COVID-19 Alami Penurunan, Kini di Bawah 10 Ribu
Indonesia
Penambahan Pasien COVID-19 Alami Penurunan, Kini di Bawah 10 Ribu

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah. Tercatat pada 2 September 2021, bertambah 8.955 kasus.

Anies Terbitkan Pergub Mitigasi Perubahan Iklim di Jakarta
Indonesia
Anies Terbitkan Pergub Mitigasi Perubahan Iklim di Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku serius dalam upaya antisipasi perubahan iklim di ibu kota.

Bripda Polisi yang Ditembak di Sukoharjo, Ternyata Pelaku Pemerasan
Indonesia
Bripda Polisi yang Ditembak di Sukoharjo, Ternyata Pelaku Pemerasan

Status Bripda PSS sebagai polisi baru diketahui setelah mendapat perawat luka tembak di rumah sakit.

Kasus HIV/AIDS di Solo Mengalami Peningkatan Drastis di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus HIV/AIDS di Solo Mengalami Peningkatan Drastis di Tengah Pandemi COVID-19

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, Jawa Tengah mencatat sebanyak 962 orang terkena penyakit HIV/AIDS. Jumlah tersebut naik 111 orang dibandingkan data September sebanyak 851 orang.

Jaringan Internet Telkom Terputus, SKD CPNS Dijadwal Ulang
Indonesia
Jaringan Internet Telkom Terputus, SKD CPNS Dijadwal Ulang

"Penjadwalan ulang ini diupayakan tidak terlalu menggeser jadwal keseluruhan," kata Tjahjo Kumolo.

Pemprov DKI tidak Setuju Penyaluran Dana Hibah Bamus Betawi Disetop
Indonesia
Pemprov DKI tidak Setuju Penyaluran Dana Hibah Bamus Betawi Disetop

Pemprov DKI Jakarta tidak setuju dengan rekomendasi Komisi A DPRD DKI terkait penyetopan penyaluran anggaran dana hibah untuk Bamus Betawi pada APDB 2023.

Luhut Akui tak Mudah Cari Pemimpin seperti Jokowi
Indonesia
Luhut Akui tak Mudah Cari Pemimpin seperti Jokowi

Menteri Koordinator Bidang Kemarimitan dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengucapkan selamat ulang tahun ke-61 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pemerintah Diminta Segera Antisipasi Penyakit Hepatitis Misterius
Indonesia
Pemerintah Diminta Segera Antisipasi Penyakit Hepatitis Misterius

Merebaknya kasus hepatitis misterius membuat Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, bereaksi. Ia mendesak, pemerintah segera mengambil langkah antisipasi. Menurutnya, penyebaran kasus COVID-19 yang sempat di luar kendali harus menjadi pelajaran.