Wagub DKI Minta Giring PSI Tunjukan Tutur Kata dan Sikap yang Baik Wakil Gubenur DKI Jakarta, Ahmad Riza. ANTARA/Sihol Hasugian

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyayangkan komentar Plt Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha yang memperkeruh suasana dengan berkomentar dengan nada-nada yang kurang baik terhadap Gubernur Anies Baswedan.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, seharusnya di tengah kondisi COVID-19 ini masyarakat mestinya turun tangan membantu pemerintah dalam mengentaskan virus corona, bukan mengungkapkan kata-kata yang kurang elok.

Baca Juga

Kritikan Pedas Giring PSI untuk Anies Baswedan

"Sebagai warga bangsa kita harus bijak harus hati-hari jangan saling menyalahkan satu sama lain sesama anak bangsa," ucap Riza di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Selasa (21/9).

Apalagi Giring, kata Riza, masih generasi muda yang harus menunjukkan sikap yang baik antara tutur kata dan perbuatan. Perkataan mestinya yang membangun dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Jadi, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini meminta, sesama anak anak bangsa perlu bersinergi positif dalam membangun Indonesia.

"Tidak boleh saling menyalahkan apalagi menuduh satu sama lain saya kira tidak bijak apalagi dilakukan oleh tokoh-tokoh atau pimpinannya," ucapnya.

"Mari kita saling berkhusnuzon saling bersangka baik sesama anak bangsa. Mari kita bersatu kompak membangun bangsa negara membangun DKI bersama-bersama," sambungnya.

Sebelumnya, Giring Ganesha, menyebut juga Gubernur Anies Baswedan sebagai pembohong.

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” kata Giring dalam video.

Plt Ketum PSI, Giring Ganesha. Foto: psi.id
Plt Ketum PSI, Giring Ganesha. Foto: psi.id

Dihadapan media, Anies selalu menampakkan diri peduli dengan penderitaan rakyat di masa pandemi. Untuk menguji hal tersebut, Giring mengajak publik melihat Anies membelanjakan uang rakyat di masa pandemi.

“APBD Jakarta yang begitu besar dia belanjakan untuk kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden 2024. Dia mengabaikan tekanan rakyat yang meminta dia membatalkan rencana balap mobil Formula E dan menggunakan Rp 1 triliun uang rakyat untuk acara tidak berguna itu,” kata Giring.

Uang muka acara Formula E dibayar Anies pada saat pemerintah secara resmi mengumumkan negara dalam keadaan darurat karena pandemi.

“Uang sebanyak itu dihabiskan Anies di tengah penderitaan rakyat yang sakit, meninggal dunia, dan hidupnya susah karena pandemi. Uang Rp 1 triliun dia keluarkan padahal rakyat telantar tidak bisa masuk rumah sakit yang penuh. Rakyat kesulitan makan karena kehilangan pekerjaan," ujar Giring.

Ironisnya, di tengah semua penderitaan rakyat, Anies mengatakan menyerah, tidak bisa mengatasi situasi. Dia mengaku tidak punya dana untuk mengatasi COVID-19 dan meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan COVID-19 di Jakarta.

“Saya percaya, keujuran adalah resep penting untuk keluar dari krisis. Situasi genting akibat pandemi ini memerlukan keterbukaan dan transparansi. Karena hanya dengan itu kita bisa mengidentifikasi masalah dengan benar dan mencari jalan keluar dari krisis,” kata Giring.

Dalam situasi krisis, seorang pemimpin sejati harus berupaya keras mungkin untuk menyelamatkan rakyat, menyelamatkan kepentingan yang lebih besar.

“Gubernur Anies bukanlah sebuah contoh orang yang bisa mengatasi krisis,” pungkas Giring. (Asp)

Baca Juga

Diperiksa Jadi Saksi Korupsi Lahan Munjul, Anies Ungkit Pernah Bantu KPK

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Keluarkan Aturan Pertanahan di IKN Nusantara
Indonesia
Jokowi Keluarkan Aturan Pertanahan di IKN Nusantara

Dalam Rencana Induk IKN disebutkan pembangunan IKN akan terjadi dalam lima tahap. Tahap I pada 2022-2024 ialah pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur dasar, dan pembangunan ekonomi serta relokasi TNI, Polri dan BIN.

Tak Penuhi Syarat, Ribuan Penumpang Kereta Jarak Jauh Gagal Berangkat
Indonesia
Tak Penuhi Syarat, Ribuan Penumpang Kereta Jarak Jauh Gagal Berangkat

Adapun ketentuan perjalanan penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) mulai 3 Januari 2022 kembali mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021

Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand
Indonesia
Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand

DPR RI melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Senat/Wakil Presiden Majelis Nasional Kerajaan Thailand Prof. Pornpetch Wichitcholchai. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah soal transisi dari kondisi pandemi COVID-19 ke endemi.

Bupati dan Pejabat Jember Diduga Terima Honor Pemakaman Pasien COVID-19
Indonesia
Bupati dan Pejabat Jember Diduga Terima Honor Pemakaman Pasien COVID-19

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, yakni sekretaris daerah, Plt Kepala BPBD hingga Kabid Kedaruratan Logistik BPBD diduga menerima honor sebagai tim pemakaman jenazah pasien COVID-19.

NasDem DKI Sebut Ahmad Sahroni Punya Kapasitas Jadi Ketua Pelaksana Formula E
Indonesia
NasDem DKI Sebut Ahmad Sahroni Punya Kapasitas Jadi Ketua Pelaksana Formula E

"Terlepas dari posisinya sebagai anggota DPR, dia juga insan otomotif Indonesia yang memiliki kapasitas dan kualitas yang nanti kita saksikan bersama di Juni 2022," ujar Wibi di Jakarta, Selasa (30/11).

G20 Siapkan Hukum Multilateral Baru Paksa Perusahaan Global Bayar Pajak
Indonesia
G20 Siapkan Hukum Multilateral Baru Paksa Perusahaan Global Bayar Pajak

Negosiasi selama bertahun-tahun mencapai puncaknya Oktober lalu ketika hampir 140 negara mencapai kesepakatan tentang tarif pajak minimum 15 persen pada perusahaan multinasional.

Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Pemkot: Jangan Ada Euforia
Indonesia
Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Pemkot: Jangan Ada Euforia

Pembukaan mal ini diminta tidak disambut euforia yang bisa memancing kerumunan.

Pimpinan MPR Tegaskan Perlu Konsistensi Tinggi Kendalikan COVID-19
Indonesia
Pimpinan MPR Tegaskan Perlu Konsistensi Tinggi Kendalikan COVID-19

Sejumlah upaya saat ini sedang dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran COVID-19

[Hoaks atau Fakta]: Minum Air Es di Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Minum Air Es di Cuaca Panas Bikin Pembuluh Darah Pecah

Suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun.

Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara
Indonesia
Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara

Hadfana Firdaus yang menjadi terdakwa dalam kasus menendang sesajen tersebut divonis 10 bulan penjara oleh majelis hakim.