Wagub DKI Klaim Tak Ada Laporan Negatif Sekolah Tatap Muka Karyawan mengisi ulang sabun cair di wastafel Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim, tidak ada kendala yang dialami dalam penerapan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah yang dimulai Rabu (7/4) minggu lalu.

"Sejauh ini bagus belum ada laporan yang negatif," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (13/4).

Lanjut Riza, sampai hari ini, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara offline di sekolah berjalan. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi DKI berencana meningkatkan fasilitas penunjang belajar tatap muka.

Baca Juga:

Sekolah dan Kuliah Tatap Muka Baru Bisa Dilakukan Setelah Vaksinasi COVID-19

Apalagi, tenaga pendidik di ibu kota juga sudah divaksinasi COVID-19. Sehingga, proses belajar mengajar dapat menumbuhkan rasa aman.

"Mudah-mudahan jangan sampai ada laporan yang gak baik," terang Riza.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau sekolah tatap muka di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau sekolah tatap muka di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Politikus Gerindra ini berjanji akan selalu menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Sebab, orang tua siswa bergantung pada pemerintah dan pihak sekolah agar anaknya aman dari terpapar virus corona.

Ia juga mengingatkan kepada orang tua untuk dapat membekali masker cadangan untuk anaknya saat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Baca Juga:

Hari Pertama Tatap Muka, Masih Sedikit Orang Tua Izinkan Anaknya Sekolah

"Syukur-syukur ada cadangannya di tas, namanya anak-anak bermain berlari, takut maskernya lepas, putus, lupa dan sebagainya. Siapkan masker cadangan untuk anak-anak kita," ungkapnya.

"Cuci tangan di rumah, jaga jarak terlebih bagi anak kita yang menggunakan kendaraan umum, harus diperhatikan jaraknya," sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

Hari Pertama Tatap Muka, 2 Siswa SMKN 2 Jakpus Nyasar ke Sekolah

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setelah Kena 'Prank', Lelang Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Digelar Lagi
Indonesia
Setelah Kena 'Prank', Lelang Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Digelar Lagi

Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan presiden

KPU dan Bawaslu Diminta Umumkan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
KPU dan Bawaslu Diminta Umumkan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan

Hal itu untuk menjadi bahan pertimbangan bagi pemilih pada pencoblosan tanggal 9 Desember mendatang

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Penerbit Internasional Ke-33
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Penerbit Internasional Ke-33

Terpilihnya Jakarta karena telah lama menjadi pusat literatur, budaya, dan kesenian.

Golkar Solo Aktifkan Mesin Politik Demi Wujudkan Target 80 Persen Suara Gibran-Teguh
Indonesia
Golkar Solo Aktifkan Mesin Politik Demi Wujudkan Target 80 Persen Suara Gibran-Teguh

"Kita rapatkan barisan bersama DPD II Golkar Solo akan mengaktifkan mesin politik dari arus bawah sampai atas. Semua itu demi memenangkan Gibran-Teguh," katanya.

Investigasi Awal, Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Meledak di Udara
Indonesia
Investigasi Awal, Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Meledak di Udara

Terekamnya data sampai dengan 250 kaki

November, Arab Saudi Buka Umrah Bagi Jemaah Negara Tertentu
Dunia
November, Arab Saudi Buka Umrah Bagi Jemaah Negara Tertentu

Bagi Arab Saudi, layanan haji dan umrah mendatangkan pendapatan bagi Arab Saudi hingga sebesar 12 miliar dolar AS (setara Rp177 triliun) per tahun.

Hakim Tolak Eksepsi Pinangki
Indonesia
Hakim Tolak Eksepsi Pinangki

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Pinangki Sirna Malasari atas kasus suap Djoko Tjandra

Ketua MPR Sudah Bertemu Tokoh Lintas Agama Soal Jozeph Paul Zhang
Indonesia
Ketua MPR Sudah Bertemu Tokoh Lintas Agama Soal Jozeph Paul Zhang

Bambang Soesatyo meminta aparat Kepolisian segera menindak tegas terduga penistaan agama dan Nabi Muhammad SAW, Jozeph Paul Zhang.

[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak

Akun Facebook Wily Sinaga mengunggah foto (31/01/21) berisi narasi “Beli pulsa kena pajak, Beli kuota kena pajak, Beli sembako kena pajak, Apes… apes.”.

Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Fokus Selidiki Keterangan Polisi
Indonesia
Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Fokus Selidiki Keterangan Polisi

Pengusutan dugaan pelanggaran HAM dalam kasus penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) terus berlangsung.