Wagub DKI Janji Insentif Gaji Penggali Kubur COVID-19 Segera Cair Petugas pemakaman menggali liang kubur untuk jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan dana untuk penanganan COVID-19 sudah ada di dalam anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) Pemprov DKI. Salah satunya pembayaran uang insentif bagi sopir ambulans dan penggali kubur jenazah pasien corona.

"Dipastikan semuanya pembiayaan telah kami anggarkan untuk penanganan COVID-19 yang telah kami anggarkan," ucap Riza Patria di Jakarta, Kamis (13/8).

Baca Juga:

Minta PSBB Diperpanjang, Golkar: Kontrol Ketat Kantor, Pasar dan Mal

Wagub Riza mengatakan, permasalahan pembayaran duit tambahan untuk sopir ambulans dan penggali kubur itu akan segera diselesaikan.

"Kami pastikan semuanya akan diselesaikan," tutur politikus Gerindra itu.

Petugas pemakaman penanganan jenazah pasien COVID-19 melakukan penyemprotan cairan disinfektan usai memakamkan jenazah di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Sejumlah petugas penanganan jenazah COVID-19 mengatakan hingga saat ini belum menerima dana insentif bulan Mei yang dijanjikan oleh Pemprov DKI Jakarta yang menurut rencana akan dibayarkan di bulan Juni 2020. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)
Petugas pemakaman penanganan jenazah pasien COVID-19 melakukan penyemprotan cairan disinfektan usai memakamkan jenazah di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Sejumlah petugas penanganan jenazah COVID-19 mengatakan hingga saat ini belum menerima dana insentif bulan Mei yang dijanjikan oleh Pemprov DKI Jakarta yang menurut rencana akan dibayarkan di bulan Juni 2020. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Seperti diketahui, ramai diberitakan bahwa ada 113 orang dari petugas sopir ambulans dan gali kubur yang menangani jenazah COVID-19 di Jakarta, mengaku belum mendapatkan dana insentif selama dua bulan.

Rinciannya sopir ambulans ada 48 orang, petugas pemakaman di TPU Tegal Alur ada 25 orang, dan di TPU Pondok Rangon ada 40 orang. Dana tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan, lantaran pekerjaan berisiko tinggi terhadap penyakit COVID-19.

Baca Juga:

Ini Alasan Pemprov Tak Polisikan Politikus Demokrat Soal Jakarta Zona Hitam

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan DKI, Suzi Marsitawati menuturkan, dana insentif bagi petugas yang menangani gali kubur dan sopir ambulans jenazah corona, dalam waktu dekat dapat dicairkan.

"Tambahan insentif memerlukan waktu dalam prosesnya, dalam waktu dekat sudah dapat dicairkan," kata Suzi saat dikonfirmasi, Rabu (12/8). (Asp)

Baca Juga:

Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair

Kredit : asropihs


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH