Wagub DKI Jakarta Yakin Anies Tak Gunakan Status Gubernur untuk Kepentingan Pilpres Wagub DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Partai NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Dengan penetapan capres ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI meminta Anies untuk tidak memanfaatkan jabatan gubernur untuk ajang kampanye Pilpres.

Baca Juga:

Anies Capres NasDem, Riza Tetap Dukung Prabowo

Menyikapi hal ini, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan, bahwa Anies bakal memahami hal ini. Disisa masa jabatan gubernur yang kurang dari dua minggu, Anies bekerja untuk warga Jakarta sesuai koridornya.

"Saya kira Pak Gubernur, Pak Anies memahami," papar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10).

Dibela Riza, selama ini Anies bekerja sesuai dengan tupoksinya untuk masyarakat Jakarta, bukan bekerja guna mencari simpatik warga untuk mendulang suara di Pilpres.

"Selama ini kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik, urusan pencapresan. Pak anies sudah mengertilah," tuturnya.

Baca Juga:

NasDem Capreskan Anies, Pengamat Sebut Ada Campur Tangan JK

Sebelumnya, Sekretaris DPD PDIP DKI, Gembong Warsono meminta, Anies tidak memanfaatkan jabatan Gubernur DKI Jakarta untuk mendokrak elektabilitasnya sebagai Capres 2024 nanti.

"Hari ini Pak Anies statusnya sudah berubah. Maka jangan menggunakan jabatan dia yang ada di DKi Jakarta untuk kepentingan pribadi," papar Gembong di Jakarta, Senin (3/10).

Pasalnya, kata dia, menjalankan program di Jakarta menggunakan APBD warga ibu kota. Maka tidak baik memakai uang rakyat untuk kepentinnya di Pilpres. Terlebih saat ini belum dimulai rangkaian Pemilu 2024.

Dengan begitu, lanjut Gembong, disisa masa jabatan sebagai pimpinan DKI yang kurang dari 2 minggu ini harus dipakai untuk menuntaskan janji kampanye yang belum selesai.

"Silakan tunaikan tugasnya dengan baik, tapi tidak menggunakan panggung dia sebagaj gubernur untuk pondasi menuju pilpres 2024. Silahkan sisa waktu yang tersedia digunakan menyelesaikan program-program yang belum sempet dikerjakan," urainya. (Asp)

Baca Juga:

Anak Buah AHY: Rekam Jejak Anies Selaras dengan Nilai yang Diperjuangkan Demokrat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dishub Sanksi Operator TransJakarta Buntut Kecelakaan Tewaskan Lansia
Indonesia
Dishub Sanksi Operator TransJakarta Buntut Kecelakaan Tewaskan Lansia

Dishub DKI Jakarta akan memberikan sanksi kepada operator bus mitra TransJakarta dan PT TransJakarta buntut kecelakaan tewaskan seorang lansia.

[HOAKS atau FAKTA]: PBB Jatuhkan Sanksi atas Penyadapan Australia di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PBB Jatuhkan Sanksi atas Penyadapan Australia di Indonesia

Isi video tersebut antara lain menampilkan pertemuan sejumlah forum yang dihadiri Sekretaris Jenderal PBB dan Menteri Luar Negeri Indonesia.

Ratusan Anggota Brimob Dikerahkan ke Jayawijaya
Indonesia
Ratusan Anggota Brimob Dikerahkan ke Jayawijaya

Personel itu bantuan dari Mabes ke Polda Papua dan kemudian ditempatkan di wilayah Polres Jayawijaya.

Kejagung Tetapkan Direktur PT Sumatraco Langgeng Abadi Tersangka Korupsi Impor Garam
Indonesia
Kejagung Tetapkan Direktur PT Sumatraco Langgeng Abadi Tersangka Korupsi Impor Garam

Kejaksaan Agung menetapkan Direktur PT Sumatraco Langgeng Abadi Sanny Tan sebagai tersangka kelima dalam kasus tersebut.

[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Terlalu Banyak Bahayakan Ginjal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Terlalu Banyak Bahayakan Ginjal

Meminum air delapan gelas dalam satu hari tidak bisa dianggap sama untuk semua orang

PSI Minta Pemprov DKI Gandeng Daerah Penyangga Bahas RUU Kekhususan Jakarta
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Gandeng Daerah Penyangga Bahas RUU Kekhususan Jakarta

Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mengatakan, Pemprov harus kolaborasi dengan penyangga Jakarta baik Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur (Bodetabek Punjur) agar RUU lebih komprehensif visinya.

PKB Senang Cak Imin Jadi Pilihan Warga NU Untuk Capres Versi Survei ARCI
Indonesia
PKB Senang Cak Imin Jadi Pilihan Warga NU Untuk Capres Versi Survei ARCI

Survei ARCI dilakukan pada 15-27 Januari 2022 di 38 kabupaten/kota di Jatim dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang, dengan margin of error sebesar tiga persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baru 3,5 Persen Warga Divaksin Booster
Indonesia
Baru 3,5 Persen Warga Divaksin Booster

Airlangga terus mendorong vaksinasi di berbagai daerah agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi Omicron termasuk dosis ketiga.

Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi
Indonesia
Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi

Berita komunikasi Jokowi dengan Putin langsung dimuat di situs resmi Kremlin. Pembicaraan juga membahas kegiatan G20 yang akan berlangsung di Jakarta.

Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Bertambah lagi
Indonesia
Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan Bertambah lagi

Korban meninggal dunia dari peristiwa tersebut kembali bertambah.