Wagub DKI: Butuh Waktu 2 Minggu Hasil Sampel Air Laut Teluk Jakarta Keluar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/10/2021) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta masih menunggu hasil penelitian sampel air laut Teluk Jakarta menyusul adanya kandungan parasetamol. Hasil penelitian akan keluar kurang lebih selama 2 pekan.

Pada Sabtu (2/10) kemarin, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI telah mengambil sampel air laut di 4 titik Teluk Jakarta, yakni di perairan Dermaga Marina, Muara Ancol, Dermaga Angke, dan Muara Angke.

Sampel air laut tersebut kini masih berada di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi DKI Jakarta untuk diteliti.

Baca Juga:

BRIN Beberkan Sumber Teluk Jakarta Tercemar Paracetamol

"Teluk di Jakarta yang terkontaminasi oleh obat-obat parasetamol, LH sudah mengambil sampel yah, perlu waktu kuraang lebih 14 hari. Nanti hasil penelitiannya akan disampaikan ya," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin (4/10).

Riza mengatakan, sejauh ini Pemerintah DKI belum mengetahui apa penyebab tercemarnya laut Jakarta dari kandungan parasetamol. Apakah dari kelalaian masyarakat yang membuang barang-barang mengandung parasetamol dengan sengaja atau tidak sengaja.

Dokumentasi - Kawasan pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Dokumentasi - Kawasan pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta meminta kepada warga dan pelaku industri untuk tidak membuang sampah apalagi limbah ke tempat umum yang dapat mencemari lingkungan.

"Jangan membuang sampah apalagi limbah di tempat umum, di sungai, di danau, di waduk apalagi di laut tidak diperkenankan ya," tegasnya.

Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini pun mengajak semua pihak untuk bisa menjaga lingkungan agar ekosistemnya dapat terpelihara dengan baik.

"Karena ini menyangkut kehidupan, tidak hanya ekosistem laut, tapi juga kehidupan kita bersama," ungkapnya.

Baca Juga:

Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta

Untuk mengatasi persoalan parasetamol ini, Riza bilang, Pemda DKI tunggu hasil penelitian sampel yang sedang diteliti. Bila hasilnya sudah keluar, diharapkan bisa diketahui penyebab dan apa yang harus dilakukan ke depan.

"Dari penelitian kita akan tahu sejauh mana dan tentu harus dibersihkan dari yang paling penting. Ini menjadi pelajaran kita semua untuk berhati-hati lebih teliti waspada dan jangan buang sampah sembarangan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

LIPI Temukan Kandungan Paracetamol di Teluk Jakarta, Begini Respons Pemprov DKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bareskrim Polri Peringatkan Belasan Akun Medsos karena Sebar Hoaks
Indonesia
Bareskrim Polri Peringatkan Belasan Akun Medsos karena Sebar Hoaks

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memberikan 12 kali peringatan ke akun media sosial (medsos), yang diduga menyebarkan informasi palsu atau hoaks. Hal itu merupakan bagian dari Virtual Police terkait penanganan kasus UU ITE.

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Layanan Kartu Prakerja
Indonesia
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Layanan Kartu Prakerja

Program bantuan kepada pekerja maupun prakerja menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di ibu kota, khususnya di tengah pandemi COVID-19.

Rumah Warga yang Baru Balik dari Kampung Halaman Diberi Tanda
Indonesia
Rumah Warga yang Baru Balik dari Kampung Halaman Diberi Tanda

Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 seusai libur Lebaran 2021.

Mantan Komandan KRI Nanggala 402 Ungkap Prosedur Ketat Pengoperasian
Indonesia
Mantan Komandan KRI Nanggala 402 Ungkap Prosedur Ketat Pengoperasian

Teka-teki soal hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 masih tanda tanya.

Ketua DPR: Aturan PPKM Darurat Jangan Hanya di Atas Kertas
Indonesia
Ketua DPR: Aturan PPKM Darurat Jangan Hanya di Atas Kertas

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diminta tidak sebatas hanya kebijakan di atas kertas.

Legislator Surabaya Banyak Terpapar COVID-19, Termasuk Ketua DPRD
Indonesia
Legislator Surabaya Banyak Terpapar COVID-19, Termasuk Ketua DPRD

Seluruh anggota DPRD Surabaya diwajibkan menjalani tes swab setelah beberapa orang terpapar COVID-19.

Satgas COVID-19 Kembali Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota
Indonesia
Satgas COVID-19 Kembali Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota

Hingga Kamis (24/12) menunjukkan ada penambahan 7.199 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Siapkan Jalur Khusus Para Pekerja Esensial dan Kritikal
Indonesia
Siapkan Jalur Khusus Para Pekerja Esensial dan Kritikal

Hal ini agar para tenaga kesehatan dan pekerja sektor esensial dan kritikal tidak telat dalam menjalankan tugasnya.

35 Persen Warga Belum Terlayani, Ini Lima Inisiatif yang Digalakkan PAM Jaya
Indonesia
35 Persen Warga Belum Terlayani, Ini Lima Inisiatif yang Digalakkan PAM Jaya

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya saat ini baru mencukupi 65 persen penyaluran air bersih bagi warga ibu kota.

Polda Metro Tangkap Komplotan Penipu yang Catut Baim Wong
Indonesia
Polda Metro Tangkap Komplotan Penipu yang Catut Baim Wong

Polda Metro Jaya menangkap komplotan penipu yang mencatut nama Baim Wong. Salah satu pelaku seorang perempuan berinisial DA (21). Dia memiliki peran tersendiri.