Wagub DKI Berharap Pilkada Digelar Tahun 2022 Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPR saat ini tengah mengkaji undang-undang tentang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada). DPR masih membahas apakah pilkada dilakukan serentak dangan pileg dan pilpres atau siklus 5 tahunan.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap, DPR bisa memutuskan perhelatan pilkada diadakan pada tahun 2022 dan 2023 pada gelombang berikutnya.

Meski demikian, kata Riza, penyelenggaraan pilkada menjadi wewenang pemerintah pusat dan DPR. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan itu.

Baca Juga:

DPR Wacanakan Normalisasi Pilkada 2022 dan 2023

"Kami di DKI mengikuti apa yang menjadi keputusan pusat dan DPR RI," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Tetapi, lanjut Riza, kalau dilihat dari masa periodesasinya, di tahun 2020 dan 2019 kemarin ada kontestasi pilkada.

"Nanti gelombang kedua di tahun 2022," terang Riza.

Pemeriksaa suhu tubuh pemilih yang hendak menyalurkan hak pilihnya di TPS pada Pilkada serentak, Rabu 9 Desember 2020. FOTO/Darwin Fatir.
Pemeriksaa suhu tubuh pemilih yang hendak menyalurkan hak pilihnya di TPS pada Pilkada serentak, Rabu 9 Desember 2020. FOTO/Darwin Fatir.

Adapun dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, penyelenggaran pilkada dilaksanakan secara serentak dengan pileg dan pilpres pada Pemilu 2024 mendatang.

Pasal 201 UU Pilkada mengatur penyelenggaraan pilkada yang terpisah dari pileg dan pilpres dilaksanakan terakhir pada 2020.

Baca Juga:

MK Diyakini Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Surabaya di Putusan Sela

Alasan DPR ingin menormalkan kembali jadwal pilkada serentak, antara lain melihat pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pileg 2019 yang mengakibatkan banyak korban dari kalangan penyelenggara pemilu.

Keamanan juga menjadi pertimbangan jadwal pilkada dinormalkan kembali menjadi siklus lima tahunan. (Asp)

Baca Juga:

MK Mulai Sidangkan 35 Sengketa Pilkada

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi
Indonesia
Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi

Tersngka Laeli menjebak korban untuk menemuinya di lokasi eksekusi di Apartemen Mansion Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga
Indonesia
Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga

Nantinya juga, kata Irwandi, embung itu dapat dimanfaatkan warga sekitar sebagai lokasi wisata lokal. Ditargetkan embung selesai dalam kurun waktu 3 bulan.

KPK Periksa Sekjen Kemensos Terkait Kasus Suap Bansos
Indonesia
KPK Periksa Sekjen Kemensos Terkait Kasus Suap Bansos

Hartono akan diperiksa dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek untuk tersangka mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari Peter Batubara.

Kurva COVID-19 di DKI Landai Berkat PSBB Ketat
Indonesia
Kurva COVID-19 di DKI Landai Berkat PSBB Ketat

Indikatornya, angka tingkat penularan COVID-19 atau reproduction number (Rt) DKI Jakarta masih berada di posisi 1,1.

TPU Rorotan Masih Belum Difungsikan Kubur Jenazah Pasien COVID-19
Indonesia
TPU Rorotan Masih Belum Difungsikan Kubur Jenazah Pasien COVID-19

Penambahan kasus baru COVID-19 di DKI pada hari ini Rabu (20/1) tembus sampai 3.786 orang. DKI melakukan tes PCR sebanyak 17.815 spesimen.

Informasi COVID-19 Seperti Flu Biasa Dinilai Menyesatkan
Indonesia
Informasi COVID-19 Seperti Flu Biasa Dinilai Menyesatkan

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengklarifikasi konten video pernyataan dari Aliansi Dokter Dunia tentang COVID-19.

Liburan Akhir Tahun Diprediksi Picu Penambahan Kasus COVID-19
Indonesia
Liburan Akhir Tahun Diprediksi Picu Penambahan Kasus COVID-19

Mobilitas penduduk ke suatu tempat seperti tempat wisata juga akan berpotensi menimbulkan kerumunan

 Bulog Pastikan Stok Beras di Yogyakarta Cukup Hingga Juni 2020
Indonesia
Bulog Pastikan Stok Beras di Yogyakarta Cukup Hingga Juni 2020

Dalam rangka mewaspadai virus corona. masyarakat di wilayah DIY saat ini tidak perlu khawatir karena stok (beras) aman dan cukup hingga sesudah ramadhan dan lebaran

Saut Situmorang Benarkan Usulkan Kenaikan Gaji KPK, Tapi....
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tabung Gas Elpiji Ada Masa Kedarluwarsa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tabung Gas Elpiji Ada Masa Kedarluwarsa

Akun Icon Antaso (fb.com/icon.arwana) membagikan unggahan yang berisi tentang tabung gas elpiji mempunyai masa kedaluwarsa.