Wagub DKI: Alhamdulilah Kasus Corona di Jakarta Alami Penurunan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku gembira bahwa kasus virus corona di ibu kota sudah mengalami penurunan.

Meski begitu, sambung Riza, masyarakat harus mentaati protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan COVID-19 dengan memakai masker, jaga jarak, dan tidak keluar rumah bila tak penting.

Baca Juga:

Pemprov DKI Tindak 677 Perusahaan Langgar PSBB, 126 Ditutup Sementara

"Alhamdulillah sekarang Jakarta tren penurunan kasus. Tapi kita tidak boleh cepat puas," kata Riza Patria saat berbincang dengan Djaka Susila Pimred Sindonews melalui live Instagram, Kamis (30/4).

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersyukur kasus corona di DKI menurun
Wagub DKI Jakarta A Riza Patria (MP/Asropih)

Riza mengatakan, sejak ada kasus corona di Jakarta Gubernur Anies Baswedan telah melakukan langkah tepat antisipasi dengan melakukan pembatasan apapun baik transportasi maupun sekolah. Bahkan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI.

"Beliau sejak awal mengajukan PSBB itu bergerak mengantisipasi . Kita tetapkan PSBB tahap awal, sehinga akhirnya seteleh mendengar masukan dari Gugus Tugas yang ada kami melanjutkan PSBB tahap 2 selama 28 hari dimulai pada tanggal 24 April hingga 22 Mei 2020," ujar Riza.

Politikus Gerindra ini menuturkan, bahwa PSBB fase I berjalan efektif namun masih ada masyarakat DKI yang melanggar aturan tersebut.

“Kita butuh kesadaran warga dan pengusaha, karena masih ada pabrik-pabrik yang masih jalan, masih ada yang berkerumun dan kami berharap lebih disiplin," terang dia.

Baca Juga:

Warga Jabodetabek Bisa Mudik, Tapi Penuhi Dulu Syarat-Syarat Ini

Riza Patria menyampaikan, sanksi tegas yang diberikan bukanlah sanksi pidana. Melainkan sanksi social agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan sekitar dari ancaman bahaya COVID-19.

"Pergub itu tidak boleh membuat norma baru. Tapi mengikuti perundang-undangan. Ini kan misal tidak pakai masker bukan pidana tapi sanksi social dan sanksi moral. Masyarakat kita masih belum sadar nih," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Dewa Indra: Delapan Pasien Positif COVID-19 di Bali Dinyatakan Sembuh

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Tak Setuju Anies Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Jakarta
Indonesia
PKS Tak Setuju Anies Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Jakarta

Penggunaan motor dapat membantu arahan pemerintah yang meminta transportasi umum hanya berkapasitas 50 persen.

APBD Solo Kolaps, Pengamat Sedih Pemkot Asal Jokowi tak Sanggup Bayar Listrik
Indonesia
APBD Solo Kolaps, Pengamat Sedih Pemkot Asal Jokowi tak Sanggup Bayar Listrik

"Bangsa yang katanya kaya raya, pemerintah daerahnya pun tak mampu tuk bayar listrik," terang Ujang

Pengamat Intelijen Desak Pemerintah Buka Data Rekam Perjalanan Pasien Corona
Indonesia
Pengamat Intelijen Desak Pemerintah Buka Data Rekam Perjalanan Pasien Corona

“Jujur mengungkap data itu perlu sebagai suatu langkah kewaspadaan," ujarnya

PKS Sesalkan Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI
Indonesia
PKS Sesalkan Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI

TVRI tidak melaksanakan rekomendasi Komisi I

Hampir Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Idul Adha
Indonesia
Hampir Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Idul Adha

Sebanyak 97.541 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama 1 atau naik sebanyak 58,1 persen.

MUI Bentuk Satgas COVID-19
Indonesia
MUI Bentuk Satgas COVID-19

Wabah Covid-19 tentunya membutuhkan peran semua pihak tak terkecuali MUI

Kasus COVID-19 Tembus 100 Ribu, Pemerintah Terkesan Kurang Kreatif Bahkan Kehabisan Akal
Indonesia
Kasus COVID-19 Tembus 100 Ribu, Pemerintah Terkesan Kurang Kreatif Bahkan Kehabisan Akal

Masyarakat sepertinya juga telah menganggap COVID-19 tidak berbahaya lagi

Pengusaha Hotel dan Restoran Minta Keringanan Pajak
Indonesia
Pengusaha Hotel dan Restoran Minta Keringanan Pajak

Pada Mei 2020, tercatat 100 hotel tutup akibat pandemi, sebanyak 1.500 pekerja dirumahkan.

Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng
Indonesia
Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng

DKK Solo melakukan rapid test massal di pasar tradisoonal Solo pada akhir Mei sampai awal Juni

Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sepanjang Tol Sumatera
Indonesia
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sepanjang Tol Sumatera

Pada masa Natal dan Tahun Baru, secara total penjualan BBM mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 30,4 persen