Wagub DKI Akui Mengatasi Banjir di Jakarta Tak Mudah Banjir setinggi 120 cm akibat luapan Kali Ciliwung rendam permukiman warga di Kampung Melayu, Jakarta, Selasa (25/5/2021). ANTARA/HO

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui, penanggulangan banjir yang kerap menghantui warga ibu kota tiap tahunnya sangat tidak mudah.

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan mengatasi banjir membutuhkan waktu yang tak sebentar. Bahkan dalam pengentasannya butuh anggaran yang cukup besar.

Baca Juga

Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

"Memang mengatasi banjir itu kan tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh waktu, butuh proses, perlu pembiayaan," ujar Riza di Jakarta, Selasa (25/5).

Tapi, kata dia, sampai sekarang ini Pemprov DKI terus mengencarkan program dalam mengatasi banjir di Jakarta. Masing-masing SKPD terkait banjir juga punya program dalam menyelesaikan banjir.

"Pasti teman-teman lihat, sejauh mana komitmen, konsistensi, kesungguhan pogram, perencanaan yang dibuat oleh Pemprov bersama DPRD dan pelaksanaan di lapangan," papar dia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melepas 1100 santri kembali ke Pondok Pesantren Gontor di Asrama Haji Jakarta Pondok Gede, Jakarta, Selasa (25/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melepas 1100 santri kembali ke Pondok Pesantren Gontor di Asrama Haji Jakarta Pondok Gede, Jakarta, Selasa (25/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Politikus senior Gerindra ini pun mengklaim, jika program yang dilancarkan Gubernur Anies Baswedan dan anak buahnya sudah membuahkan hasil. Hal itu dapat terlihat dari durasi banjir di Jakarta yang tidak lebih dari satu hari.

"Genangan surut cepat, yang namanya musim hujan, ada genangan di beberapa titik, tetapi yang paling penting kan tidak lama dan tidak besar," papar dia.

Saat ini dinas-dinas terkait banjir masih terus melakukan proses pengentasan banjir di Jakarta dengan program-programnya.

"Banjir itu relatif, kalau genangan ada, di Jakarta kan memang ada titik-titik genangan, yang memang kalau hujan ada. Tapi yang paling penting seberapa lama genangan itu bisa surut atau banjir itu bisa surut," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Bangun Pompa Ancol Sentiong Rp437 miliar, Banjir di Jakarta Diharapkan Berkurang

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 Selasa (16/2): Kasus Positif Bertambah 10.029
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (16/2): Kasus Positif Bertambah 10.029

Kasus meninggal bertambah 229 menjadi total 33.596

KPK Dalami Kedekatan Bekas Dirut Sarana Jaya dan PT Adorana Propertindo
Indonesia
KPK Dalami Kedekatan Bekas Dirut Sarana Jaya dan PT Adorana Propertindo

Diduga kedekatan tersebut memuluskan langkah Sarana Jaya

Polisi Mulai Imbau Protokol Kesehatan ke Buruh yang Padati Jalan Daan Mogot
Indonesia
Polisi Mulai Imbau Protokol Kesehatan ke Buruh yang Padati Jalan Daan Mogot

Ribuan orang mengendarai sepeda motor dan membawa bendera berhenti di lokasi tersebut

Propam Polri Periksa Sejumlah Saksi Kasus Pertengkaran Kapolres Blitar dengan Kasat Sabhara
Indonesia
Propam Polri Periksa Sejumlah Saksi Kasus Pertengkaran Kapolres Blitar dengan Kasat Sabhara

Mabes Polri mendalami polemik antara Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Tri Susetyo dan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya.

Pemerintah Kuasai TMII, Plt Sekjen PSI: Buat Nambah Kas Negara
Indonesia
Pemerintah Kuasai TMII, Plt Sekjen PSI: Buat Nambah Kas Negara

"Tidak elok jika aset milik negara dipakai oleh pihak swasta memperkaya diri, terlebih Indonesia masih berjuang untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi. Upaya Kemensetneg ini, kami yakin bisa mempercepat pemulihan kondisi ekonomi karena negara mendapat pemasukan alternatif," tuturnya.

Lewat Suratnya, Gatot Nurmantyo Menerima Tanda Kehormatan yang Diberikan Negara
Indonesia
Lewat Suratnya, Gatot Nurmantyo Menerima Tanda Kehormatan yang Diberikan Negara

Istana telah membagi dua kloter pemberian penghargaan

Kadis Peternakan Sultra Meninggal Dunia akibat COVID-19
Indonesia
Kadis Peternakan Sultra Meninggal Dunia akibat COVID-19

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara (Sultra) Budianti Kadidaa dikabarkan meninggal dunia.

Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri
Indonesia
Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri

Santri akan menjadi pemimpin masa depan

Polda Metro Bisa Kembali Panggil Anies Terkait Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab
Indonesia
Polda Metro Bisa Kembali Panggil Anies Terkait Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab

Anies dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan putri Habib Rizieq.

Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik
Indonesia
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengedukasi larangan mudik Lebaran 2021.