Wagub DKI Akui Ada Peningkatan Kasus Corona Imbas Libur Panjang Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku ada penambahan signifikan kasus positif virus corona imbas dari libur panjang pada akhir Oktober 2020 kemarin.

Peningkatan kasus COVID-19 itu terlihat dari melonjaknya kapasitas pasien di rumah sakit (RS) rujukan corona dan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Ya memang ada (peningkatan kasus corona). Sementara menurut pemantauan dan pengecekan data di lapangan, salah satu peningkatan beberapa hari ini karena disebabkan libur panjang dua minggu lalu," ucap Wagub DKI Ahmad Riza Patria saat dikonfirmasi, Senin (16/11).

Baca Juga:

48 Tahanan Bareskrim Positif COVID-19

Kemudian juga, kata Riza, ada peningkatan testing yang dilakukan Pemda DKI pasca libur panjang. Langkah itu penting dilakukan untuk mengantisipasi penularan COVID-19.

"Jadi Pemprov terus meningkatkan kewajiban yaitu 3T (tracing, testing dan treatment)," tutur Riza.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)

Riza kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan COVID-19. Prokes ini harus ditaati warga sebelum ditemukan vaksin corona.

"Bukan karena ada petugas dan aturan, tapi lebih kesadaran bahwa pelaksanaan protokol COVID-19 adalah suatu kebutuhan yang memang harus kita kerjakan bersama laksanakan dan tegakan bersama," terangnya.

Baca Juga:

Sejumlah Tahanan Bareskrim Positif Corona, Termasuk Petinggi KAMI dan Gus Nur

Ketua DPD Gerindra DKI ini juga meminta warga untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari, jangan hanya melaksanakan prokes itu karena ada aturan dan sanksi.

"Harusnya masyaeakat semakin baik, sadar bahwa jangan karena ada aparat, sanksi dan aturan tapi lebih karena kebutuhan. Kebutuhan untuk kepentingan bersama, pribadi, keluarga, komunitas kami ingin patuh taat disiplin protokol," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KAI Operasionalkan 10 KA Jarak Jauh Mulai Hari Ini, Cek Jadwalnya
Indonesia
KAI Operasionalkan 10 KA Jarak Jauh Mulai Hari Ini, Cek Jadwalnya

Berikut seluruh jadwal keberangkatan KA Jarak Jauh yang beroperasi di area Daop 1 Jakarta Mulai Jumat (10/7)

Respon Ridwan Kamil Usai Kapolda Jabar Dicopot Gegara Tak Tegakkan Prokes
Indonesia
Respon Ridwan Kamil Usai Kapolda Jabar Dicopot Gegara Tak Tegakkan Prokes

Apreasiasi juga disampaikan Kang Emil kepada Rudy Sufahriadi karena telah bersedia menjadi relawan uji klinis fase tiga Vaksin COVID-19

Polisi Bantu Evakuasi Puluhan Tahanan Kejagung dari Kebakaran
Indonesia
Polisi Bantu Evakuasi Puluhan Tahanan Kejagung dari Kebakaran

Puluhan mobil damkar serta dua unit bronto skylift turut dikerahkan guna memadamkan nyala api tersebut

 Umat Katolik Solo Rayakan Paskah di Rumah, Misa Lewat Live Streaming
Indonesia
Umat Katolik Solo Rayakan Paskah di Rumah, Misa Lewat Live Streaming

"Jadi jemaat tidak perlu khawatir untuk pelaksanaan tata cara peribadatan. Masing-masing gereja juga memberikan bimbingan dalam tata cara ibadah secara online saat perayaan Paskah," kata dia.

Cerita Bhabinkamtibmas Gambir Masuk di Zona Merah COVID-19
Indonesia
Cerita Bhabinkamtibmas Gambir Masuk di Zona Merah COVID-19

Tak jarang, ia mendengar keluhan dari beberapa pasien

Djoko Tjandra Dicokok, DPR akan Pantau Kerja Polri dan Kejaksaan
Indonesia
Djoko Tjandra Dicokok, DPR akan Pantau Kerja Polri dan Kejaksaan

Herman mengatakan, penangkapan Djoko Tjandra telah menjawab keraguan warga Indonesia atas kasus buronan negara yang menjerat tiga petinggi Polri itu.

Pastikan Asap di DPR Bukan dari Api, Polisi Olah TKP di Lokasi
Indonesia
Pastikan Asap di DPR Bukan dari Api, Polisi Olah TKP di Lokasi

Sistem tersebut memang disetting sensitif

Media Massa diminta Tak Cari Sensasi Buat Ketakutan di Masyarakat Soal Corona
Indonesia
Media Massa diminta Tak Cari Sensasi Buat Ketakutan di Masyarakat Soal Corona

Media massa harus memperhatikan kepentingan publik

Ratusan Travel Gelap Ditangkap, Mayoritas Selundupkan Pemudik ke Jateng dan Jabar
Indonesia
Ratusan Travel Gelap Ditangkap, Mayoritas Selundupkan Pemudik ke Jateng dan Jabar

"Ini menjadi efek bagi yang coba-coba melaksanakan mudik," kata Sambodo.

Mahasiswa UNS Surakarta Nilai UU Ciptaker Berpotensi Tingkatkan Jumlah Kemiskinan
Indonesia
Mahasiswa UNS Surakarta Nilai UU Ciptaker Berpotensi Tingkatkan Jumlah Kemiskinan

Ia menambahkan Omnibus Law diaggap dapat beresiko pada warga rentan miskin sehingga dapat membuat jumlah kemiskinan akan bertambah.