Wagub Akui Jajaran Pemprov DKI Sering Tertipu Pelaku Usaha Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ANTARA/Livia Kristianti

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui jajaran satpol PP kerap dikelabui oleh pelaku usaha saat pelaksanaan pengawasan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami dapat informasi ada tempat-tempat yang mencoba menyiasati PPKM mikro ini bagaimana caranya tutup jam 9 (malam), dia tutup dulu tuh. Ketika nanti mulai buka lagi jam 12 jam 11," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (26/2).

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan ini menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi terberat bagi pelaku usaha yang berani curangi petugas terkait jam operasi.

Baca Juga:

Satpol PP DKI Sebut Banyak Tempat Hiburan Tutup Jam 9, Buka Lagi pada 11 Malam

"Menyiasati aparat yang begini nanti kita beri sanksi yang lebih berat lagi, berarti punya niat yang tidak baik," ungkap politisi senior Gerindra ini.

Atas kejadian RM Kafe Cengkareng Jakarta Barat, lanjut Riza, Pemprov DKI akan melakukan pengawasan ketat terhadap tempat hiburan yang beroperasi lewat dari jadwal yang ditetapkan. Dalam PPKM di Jakarta, pemda hanya memperbolehkan pelaku usaha buka hingga jam 9 malam.

"Kami sudah perintahkan jajaran untuk melakukan pengecekan," ungkap Riza.

Petugas Satpol PP menyegel salah satu tempat usaha di Kelurahan Cipete Utara, Jaksel, karena melanggar protokol kesehatan, Jumat (11/12). ANTARA/HO-Kominfotik Jaksel/am.
Petugas Satpol PP menyegel salah satu tempat usaha di Kelurahan Cipete Utara, Jaksel, karena melanggar protokol kesehatan, Jumat (11/12). ANTARA/HO-Kominfotik Jaksel/am.

Selain itu, Riza meminta kepada masyarakat luas untuk bisa membantu pemerintah melaporkan jika ada pengelola hiburan atau tempat usaha beroperasi dari waktu yang diberikan.

"Dari masyarakat siapa pun termasuk teman-teman media tinggal di WA (pesan singkat) di-SMS, mau langsung Pak Gubernur, Wagub, ke polisi, walkot, satpol PP, siapa saja ke publik juga boleh, difoto nanti kita akan tindak," tutupnya.

Baca Juga:

TNI-Polri dan Satpol PP Gelar Patroli Tindak Usaha Hiburan yang Tak Taat Aturan

Seperti diketahui, pada Kamis (25/2) kemarin terjadi peristiwa penembakan di RM Kafe Cengkareng yang dilakukan oleh oknum polisi.

Kejadian itu menewaskan 3 orang. Korbannya 2 warga biasa dan 1 seorang tentara, serta 1 orang terluka. (Asp)

Baca Juga:

Langgar Aturan PPKM, Satpol PP Tutup 7 Rumah Makan dan 1 Tempat Karaoke

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemecatan Sepihak Jadi Ancaman Pada Guru Honorer
Indonesia
Pemecatan Sepihak Jadi Ancaman Pada Guru Honorer

Kepala sekolah yang bersikap otoriter dalam kepemimpinannya agar ditindak tegas oleh Dinas Pendidikan sesuai aturan yang berlaku, jika perlu diberhentikan saja sebagai efek jera.

Palak WN Jepang Rp1 Juta, Dua Oknum Polisi di Bali Terancam Dipecat
Indonesia
Palak WN Jepang Rp1 Juta, Dua Oknum Polisi di Bali Terancam Dipecat

Peristiwa itu terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Pekutatan, Bali, pada 2019

 [HOAKS atau FAKTA]: Juni Menko Perekonomian Buka Kembali Aktivitas Ekonomi Pasca COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Juni Menko Perekonomian Buka Kembali Aktivitas Ekonomi Pasca COVID-19

"Kajian awal yang beredar sebagai antisipasi untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan pasca pandemi COVID-19 mereda," terang dia.

Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko
Indonesia
Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko

Menkumham Yasonna Laoly diyakini bakal memutuskan perkara ini dengan objektif dan adil.

Liburan Panjang Imlek, 146 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Renovasi Gedung Kejagung Butuh Rp161 Miliar
Indonesia
Renovasi Gedung Kejagung Butuh Rp161 Miliar

“Itu estimasi yang bisa memberi gambaran berapa kebutuhan anggaran pembangunan kembali," ucap Isa.

Asia Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Warga Diminta Tahan Mobilitas
Indonesia
Asia Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Warga Diminta Tahan Mobilitas

“Hindari bepergian, paling tidak sampai pandemi benar-benar terkontrol. Kalau nanti terjadi lonjakan kasus, kasihan tenaga kesehatan akan kelelahan,” kata Menkes.

Kasus COVID-19 di AS Capai Angka 1.122.486, Kematian 65.735
Dunia
Kasus COVID-19 di AS Capai Angka 1.122.486, Kematian 65.735

Trump menyebut Tiongkok transparan dan sanggup mengatasi corona secara efektif sejak dini.

Sisa Waktu 2 Bulan, PSI Minta Anies Tak Menunda-nunda Pembahasan Anggaran 2021
Indonesia
Sisa Waktu 2 Bulan, PSI Minta Anies Tak Menunda-nunda Pembahasan Anggaran 2021

Pembahasan anggaran tersebut sudah terlambat hampir 3 bulan dari jadwal.

KAI Cirebon Kembali Operasikan Dua KA Tujuan Jakarta
Indonesia
KAI Cirebon Kembali Operasikan Dua KA Tujuan Jakarta

Sebelumnya, KA Ranggajati relasi Cirebon - Jember sudah lebih dulu dioperasikan pada 12 Juni kemarin.