Waduk di Depan Rumahnya Mangkrak 3 Tahun, Taufik Gerindra Semprot Anak Buah Anies Pembahasan (KUA-PPAS) tahun 2020 di komisi D lantai 1 gedung DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (5/11) (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik kesal Waduk Pondok Ranggon, Jakarta Timur yang berada di depan rumahnya mangkrak selama 3 tahun.

Kekesalan itu Taufik ungkapkan saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020 di komisi D lantai 1 gedung DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Baca Juga:

Pemprov DKI Klaim Hanya Sepertiga Waduk Pluit Terendam Sedimen

Taufik mendesak Dinas Sumber Daya Air (SDA) terkait agar mengajukan anggaran untuk naturalisasi Waduk Pondok Ranggon dalam KUA-PPAS sebagai dasar RAPBD 2020. Sehingga nantinya waduk tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Itu mengganggu tuh, masa sudah tiga tahun gak selesai, ini pak saya tiap hari saya tahu karena depan rumah saya, masa keruk-keruk terus jadi udud, akhirnya jadi kobangan saja, kepala dinas, jangan lagi swakelola," kata Taufik.

Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik
Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. Foto: MP/Asropih

Agar lebih jelas, Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah mempertanyakan pihak Dinas SDA apakah ada anggaran perbaikan untuk Waduk Pondok Ranggon.

"Anggaran 288 miliar sekian ada enggak untuk salah satu perbaikan waduk depan rumah pak Taufik," tanya Ida.

"Enggak ada (anggaran) di pondok ranggon," jawab pihak Dinas SDA.

Baca Juga:

Disorot Lantaran Tak Terurus, Pemprov DKI Mulai Lakukan Pengerukan di Waduk Pluit

Taufik pun mempertanyakan usulan anggaran SDA terkait pembangunan waduk yang mencapai Rp 288 miliar untuk tiga lokasi, yakni Waduk di wilayah Sunter Selatan, Kampung Rambutan dan Cimanggis.

"Apa pertimbangan bapak, skala prioritas bapak bangun 3 waduk itu? Sudah 3 tahun nih saya nuntut, di komisi D saya titipin gak kelar-kelar juga," jelasnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH