Wacana Pembentukan Provinsi Soloraya, Ganjar Pertanyakan Urgensi Pemekaran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara terkait adanya wacana pemekaran Provinsi Soloraya yang memisahkan diri dari Provinsi Jawa Tengah. Gunjar menyebut pemekaran Provinsi Soloraya belum relevan dilakukan untuk saat ini.

"Saya justru mempertanyakan urgensi pemekaran wilayah Soloraya menjadi Provinsi Soloraya apa?. Ini tidak ada angin dan hujan kok ada wacana pembentukan Provinsi Soloraya," ujar Ganjar di Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/10).

Baca Juga:

Viral Bupati Budhi Sarwono Unggah Slip Gaji, Gubernur Ganjar Minta Kepala Daerah Bersabar

Ganjar menyarankan harus ada kajian dahulu sebelum muncul usulan. Ia mengakui sampai sejauh ini belum melihat alasan yang jelas munculnya usulan itu baik dari kepala daerah bersangkutan atau dari tokoh masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pertanyakan urgensi wacana pembentukan Provinsi Soloraya
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) bersama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (tengah) saat berada di Solo, Jawa Tengah (MP/Ismail)

"Mendagri saja kemarin menyampaikan kepada kita di Jakarta, sekarang ini 300 lebih daerah di Indonesia mau mekar dan belum dibuka pemekaran satupun," kata dia.

Politisi PDIP ini mengatakan perlu hati-hati, perlu strategi, dan perlu pengkajian matang dalam melakukan pemekaran di daerah. Ia mengakui secara hitungan ekonomi, kontribusi wilayah Soloraya untuk Jawa Tengah cukup besar.

"Setra industri padat karya semua ada di Soloraya. Sumbangsih PAD ke Jawa Tengah sangat besar. SDM (Sumber Daya Alam) juga luar biasa," kata dia.

Ia menegaskan wilayah Semarang raya lebih kaya pada industri, pengolahan dan sebagainya. Soloraya ada industri dan industri kreatif. Kemudian di daerah Punggungan, Kedu sampai Banyumas kaya akan pertanian dan perkebunan.

"Kami sudah memetakan sedimikian rupa. Jadi untuk usulan pemekaran Provinsi Soloraya belum relevan untuk saat ini," kata dia.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatno mengatakan usulan pemekaran Provinsi Soloraya sah-sah saja dilakukan. Namun, ada yang lebih penting lagi adalah soal kemandirian membangun daerah dan menuntaskan kemiskinan.

"Ya kita tahu sendiri ada banyak kasus daerah hasil pemekaran justru hidupnya mengantungkan bantuan dari pusat terus. Harisnya mandiri. Itu bisa jadi pelajaran penting," kata Rudy.

Baca Juga:

Peneliti: Ganjar Pranowo Lebih Besar Kansnya Dibandingkan Puan Maharani di Pilpres 2024

Diketahui Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Juliyatmono mengusulkan adanya pembentukan Provinsi Soloraya. Daerah tersebut meliputi Kota Solo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolai, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri. Selain itu ada tiga kabupten dari Jawa Timur, yakni Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ganjar Tak Sabar Ingin Ngantor Pakai Mobil Esemka



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH