Waben HPN Jabar: Penyerangan Ulama Susah untuk Tidak Dikaitkan dengan Pilkada Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Berbagai kasus penyerangan terhadap ulama sangat mungkin berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Karenanya aparat keamanan harus bisa menegah terjadinya tindakan serupa agar suasana kondisif tetap terjaga.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Wakil Bendahara Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Barat, Husni Mubarok, Minggu (11/3).

Dia menuturkan, penganiyaan terhadap terhadap tokoh agama dan ustaz yang kerap terjadi di Jawa Barat belakangan ini sulit dipisahkan dari proses Pilkada yang sekarang sedang berlangsung.

“Susah untuk tidak mengaitkan dengan Pilkada, karena fenomena ini muncul bersamaan dengan itu,” ujar Husni.

Oleh karena it, ia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas serta mengungkap motif para pelaku.

“Yang lebih penting, mencegah supaya kasus serupa tak terjadi lagi,” kata mantan Tenaga Ahli DPR RI itu.

Husni kawatir jika aparat keamanan tak sigap, maka tindak kekesaran terhadap ulama kembali terjadi, akan muncul keresahan di masyarakat.

“Sebagai kader Nahdatul Ulama (NU) saya mendorong agar fenomena ini segera dihentikan,” ujar dia.

Kasus kekerasan terhadap ulama yang paling anyar terjadi di wilayah Bumi Sawangan Indah, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (11/3) pukul 04.30 WIB. Seorang ustad bernama Abdurrahman menjadi korban penusukan.

Menurut Kapolres Depok, AKBP Didik Sugiarto, pelakunya adalah serorang perempuan yang berperilaku aneh seperti kerap meludahi warga dan memarahi anak–anak.

“Pelaku sempat ditegur korban agar tak berperilaku seperti itu,” kata Didik.

Husni berharap penusukan terhadap ustadz di Sawangan, Depok, Jawa Barat adalah kasus kekerasan terhadap ulama dan ustadz yang terakhir.

“Terus terang saya ngeri kalau kasus ini bakal terulang lagi,terkadang kesabaran manusia ada batasnya, Kita akan saling curiga dan susana menjadi tidak kondusif,” ujarnya.

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH