Voxpol Center: PDIP Berpotensi Menang Pileg 2019 Direktur Lembaga Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Hal tersebut tercermin dari hasil survei Voxpol Center Research and Consulting yang dilakukan pada 18 Maret hingga 1 April 2019.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, survei ini menunjukkan jika Pileg dilaksanakan saat survei, maka dua partai pengusung kandidat capres akan mendapat pengaruh coattail effect.

Berdasarkan survei tersebut, PDIP sebagai partai yang mengusung Joko Widodo (Jokowi) meraih 24,1 persen, sedangkan Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto mendapat 19,3 persen.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Tjahjo Kumolo dan Utut Adianto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Tjahjo Kumolo dan Utut Adianto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

"Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah partai yang paling dipilih publik, disusul Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)," kata Pangi saat merilis hasil survei lembaganya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4).

Menurut Pangi, PDIP berpotensi kuat menjadi pemenang pemilu 2019. Pasalnya, selain mempunyai asosiasi kuat terhadap figur Jokowi, penyerentakan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 menciptakan bekerjanya struktur coattail effect.

"Yaitu potensi tergiringnya suara pemilih capres terkuat untuk memilih partai pengusung atau pendukungnya," jelas Pangi.

Sementara, elektabilitas partai-partai di luar PDIP dan Gerindra berada di bawah 10 persen. Partai Golkar mendapat 9.5 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6.1 persen, Partai Demokrat 5,7 persen, Partai NasDem 4,3 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) 4,1 persen.

"Sebanyak 7 partai ini memenuhi ambang batas parlemen 4 persen dipastikan berpotensi lolos ke senayan," ungkapnya.

Pangi melanjutkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hanura sebagai partai lama terancam crashed dari parlemen jika tidak mampu merebut hati undecided voter.

Namun menurut Dosen di UIN Syarief Hidayatullah itu masih ada beberapa partai yang berpeluang lolos ke senayan dengan mempertimbangkan margin of error, PKS 3.9 persen, Perindo 3.3 persen, PPP 2.9 persen.

"Perindo menjadi satu-satunya partai baru yang punya peluang besar lolos ke senayan. Sisanya partai-partai lain elektabilitasnya di bawah 2 persen, Hanura 1,1 persen, PBB 0,3 persen, PSI 0.2 persen, Berkarya 0.2 persen, PKPI 0,1 persen, Garuda 0.1 persen," pungkas Pangi.

Survei ini digelar 18 Maret hingga 1 April 2019. Sebanyak 1.600 responden yang dijadikan sampel berasal dari 34 Provinsi dan telah mempunyai hak pilih, yaitu berusia 17 tahun keatas atau sudah menikah ketika dilakukan survei.

Para responden yang terdiri dari 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan ini menjalani metode multistage random sampling untuk survei. Adapun margin of error sebesar ± 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Setiap responden yang terpilih dilakukan wawancara dengan metode tatap muka (face to face) oleh surveyor profesional. Voxpol juga melakukan Quality Control sebanyak 20 persen dari total jumlah sampel secara acak dengan cara mendatangi kembali responden terpilih dan mengkonfirmasi ulang responden terpilih. (Pon)

Baca Juga: Akhirnya Prabowo Tumbangkan Jokowi di Survei

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH