Visinema bakal Angkat Buku 'Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini' ke Layar Lebar Diangakat ke layar lebar agar bisa memberikan pesan ke lebih banyak orang (Foto: Istimewa)

PRODUSER Anggia Kharisma dan sutradara Angga Dwimas Sasongko akan kembali bekerja sama. Setelah sukses dengan film Keluarga Cemara yang masuk box office, Visinema akan kembali menggarap film terbaru mereka. Film tersebut diangkat dari buku best seller karya Marchella FP bertajuk Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).

Angga sukses menggarap film Filosofi Kopi. Film itu diangkat dari cerita pendek karya Dee Lestari. Angga juga berhasil mengangkat film Wiro Sableng ke dalam versi yang lebih modern. Portofolio sutradara berusia 34 tahun itu keren banget di industri film Tanah Air.

Selain itu, Anggia yang juga sekaligus menjadi Chief Content & Strategy Visinema Group mengatakan buku tersebut sangat unik. Buku tersebut berisi kumpulan tulisan yang merefleksikan pengalaman seseorang secara personal.

"Bukunya sukses membawakan konten sederhana, tapi unik dan memikat," tutur Anggia saat menggelar temu pers di Jakarta, Senin (11/2). Oleh karena itu, Anggia mengaku kepincut mengadaptasi cerita tersebut ke layar lebar agar dapat menyampaikan isi pesan buku kepada lebih banyak orang.

1. Buku yang ditulis sangat personal

Makna buku ini begitu mendalam. (Foto: Istimewa)

Buku NKCTHI memiliki makna yang begitu mendalam. Buku tersebut berisi tulisan yang sangat personal. Ada ribuan cerita dalam buku itu yang telah melalui proses riset. Setiap cerita juga memiliki sudut pandang yang berbeda. "Dari situ cerita NKCTHI diperkaya jadi rangkuman banyak rasa yang disederhanakan," tutur sang penulis, Marchella FP.

2. Memiliki konten yang dekat dengan kehidupan sehari-hari

Banyak pesan tentang kehidupan dalam buku ini (Foto: Pexels/Julian Jagtenberg)

Buku ini merupakan bentuk sastra dengan penyajian unik. Konten dalam buku ini ditulis secara mendalam dan kontennya dekat dengan kehidupan sehari-sehari. Terdapat juga pesan pendek yang membumi. Misalnya soal kehidupan sehari-hari dari seorang ibu yang dikirimkan kepada anak cucunya di masa depan.

NKCTHI juga benar-benar memikat para pembaca. Buktinya popularitas buku ini meroket. Bahkan sebelum bukunya terbit. Saat pre order buku ini ludes terjual dalam hitungan menit. Sampai sekarang buku ini sudah 12 kali dicetak ulang semenjak terbit pada Oktober 2018 silam.

Bagaimana sahabat Merah Putih, sudah enggak sabar melihat adaptasi buku ini ke layar lebar? Tunggu saja tanggal mainnya ya. (ikh)

Baca juga: Indonesia Masih Kekurangan Layar Bioskop

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo