Visi Misi Jokowi dan Prabowo untuk Kemerdekaan Palestina Pasangan Joko Widodo-Maaruf Amin (kiri) dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. ANTARA FOTO

MerahPutih.com - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto akan kembali berhadapan di debat capres keempat pada Sabtu (30/3) malam WIB.

Pada debat kali akan membahas sejumlah tema yakni keamanan, pertahanan, hubungan luar negeri, dan ideologi.

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto

Jokowi dan Prabowo akan saling memaparkan visi dan misi politik luar negeri termasuk soal Kemerdekaan Palestina. Keduanya sama-sama menyinggung masalah ini.

Dalam visi misinya, Jokowi menyatakan Indonesia wajib ikut serta dalam perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Sedangkan, Prabowo ingin mengembalikan peran aktif Indonesia di dunia internasional.

Palestina

Berikut visi dan misi Jokowi dan Prabowo:

Joko Widodo (Jokowi)

Perlindungan bagi Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman pada Seluruh Warga

Sebagai negara yang berdaulat, Negara wajib ikut serta dalam perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

1. Melanjutkan Haluan Politik Luar Negeri yang Bebas Aktif Haluan politik luar negeri bebas aktif harus terwujud dalam kepemimpinan Indonesia di tingkat regional maupun dunia

2. Memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam forum dan organisasi regional maupun internasional, melalui keterlibatan dalam ASEAN dan Dewan Keamanan PBB, dengan mengedepankan total diplomacy, diplomasi perdamaian, dan diplomasi kemanusiaan untuk memperkokoh kepentingan nasional

3. Melanjutkan diplomasi kawasan perbatasan dan memperkuat keamanan di wilayah perbatasan dengan
negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia

4. Menguatkan posisi Indonesia, sebagai negara kepulauan yang berada di antara dua samudera dan dua benua, melalui diplomasi maritim dalam forum IORA maupun Indo - Pasifik

5. Memperkuat kepemimpinan Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, dengan mempromosikan Islam yang moderat (Wasathiyyah), mempererat Ukhuwah Islamiyah sesama Muslim di dunia, serta terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina

6. Meningkatkan pemanfaatan potensi budaya dan kekayaan kuliner sebagai instrumen diplomasi Indonesia

7. Meningkatkan perlindungan bagi warga negara Indonesia di luar negeri

8. Memperkuat diplomasi ekonomi, untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional Indonesia dalam kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata, serta perluasan pasar ekspor ke negara-negara non-tradisional.

Prabowo Subianto

Program Aksi: Mengembalikan peran aktif Indonesia di dunia internasional

Prabowo-Sandi akan mengembalikan politik luar negeri Indonesia sebagai negara yang besar dan berdaulat di mata masyarakat internasional. Maka Prabowo-Sandi berkomitmen untuk:

1. Mengembalikan wibawa politik luar negeri Indonesia sebagai negara yang besar dan berdaulat di mata masyarakat internasional

2. Menjalankan strategi smart diplomacy dalam menjamin keutuhan dan kesatuan Negara Republik Indonesia

3. Meningkatkan layanan perlindungan terhadap seluruh Warga Negara Indonesia di luar negeri

4. Memperkuat strategi diplomasi maritim untuk meneguhkan kedaulatan dan meningkatkan keamanan di seluruh wilayah negara kesatuan Republik Indonesia

5. Memperkuat dukungan diplomasi terhadap upaya kemerdekaan dan kedaulatan Palestina antara lain dengan memperjuangkan pembukaan KBRI di Palestina

6. Mempercepat penyelesaian perjanjoan batas maritim Indonesia dengan negara tetangga dan tetap mengedepankan prinsip kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dalam skema good neighbour policy

7. Mengaktifkan kembali peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia dalam forum-forum bilateral maupun multilateral sesuai amanat konstitusi. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH