Viral... Sebuah Masjid Dijual di Facebook, Polisi Turun Tangan Ilustrasi. (Pixabay.com)

MerahPutih.com - Warga Singkawang, Kalimantan Barat dihebohkan dengan adanya postingan akun media sosial Facebook yang menjual Masjid Raya Singkawang. Atas postingan tersebut, Polres Singkawang melakukan penyelidikan.

Kapolres Singkawang,Kalimantan Barat, AKBP Sandi Alfadien Mustofa menyatakan masih menyelidiki siapa pengguna media sosial facebook tersebut. “Kami sedang mengumpulkan data-data soal postingan yang dimaksud," kata Sandi di Singkawag, Minggu.

Dia berpesan masyarakat jangan main hakim sendiri dan agar masalah tersebut dapat diserahkan ke kepada polisi. “Karena belum tentu yang bersangkutan (nama akun yang memosting) yang membuat postingan tersebut, ujarnya.

Ya, nama akun yang memosting penjualan masjid tersebut adalah Hengky Khimbie. Namun mengaku bahwa akun Facebook-nya bajak oleh orang tak bertanggungjawab.

Adapun isi dari postingan tersebut, "Di jual tak dipakai lagi Nego". Postingan itupun mendapat banyak komentar dari netizen. Salah satu panitia Mesjid Raya Singkawang, H Ruslan Karim mengatakan, jika pihaknya tidak pernah mau menjual mesjid tersebut.

"Sepertinya ada pihak-pihak yang ingin memancing umat Islam supaya menjadi terganggu," kata Ruslan. Maka dari itu, dirinya meminta kepada pihak berwajib untuk bergerak cepat menindaklanjuti hal tersebut.

"Paling tidak polisi bisa mempertanyakan kepada yang bersangkutan apa kira-kira motif dan misinya seperti itu," tuturnya.

Benar tidaknya postingan itu, Ruslan menilai jika itu merupakan pelecehan agama. Seolah-olah mesjid yang menjadikan kebanggaan umat Islam di Kota Singkawang mau dijual dengan harga yang sangat murah. "Wajib hukumnya kita marah kalau kita menemukan postingan seperti itu," ungkapnya.

Dikarenakan Indonesia merupakan negara hukum, maka biarkan hukum yang menyelesaikannya. "Kita serahkan kepada hukum untuk menyelesaikannya," pintanya. (*)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

YOU MAY ALSO LIKE