Viral Penjual Ikan Tegur Dirinya, Sandi Tegaskan Tidak Ada Penolakan di Labuan Bajo Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno buka suara terkait viral video penolakan penjual ikan ketika dirinya menyapa warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Selasa (26/2) kemarin.

Dalam video yang beredar di beberapa media sosial tampak seorang penjual ikan menegur Sandiaga bersama timnya yang berdiri depan lapak penjual ikan. Video itu kemudian viral lengkap dengan narasi bahwa kampanye Sandi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT ditolak warga.

Bahkan sejumlah warganet mengindikasikan terjadi keributan dalam kampanye Sandi di kawasan paling barat Pulau Flores itu.

Sandiaga ketika berada di TPI Labuan Bajo
Sandi menyapa warga di TPI Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Foto: Twitter @sandiuno)

Terkait peristiwa itu, cawapres nomor urut 02 menegaskan bahwa tidak ada penolakan yang diwarnai keributan dalam kunjungannya ke Flores.

Sandi menjelaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan penolakan dirinya untuk kampanye di daerah tersebut seperti yang tersebar di media sosial.

Menurutnya, pedagang yang diketahui bernama Kornelis itu marah lantaran banyaknya pendukung Prabowo-Sandi yang berkumpul di daerah tersebut menutupi daganganya.

Cawapres Sandiaga Uno bersama masyarakat Labuan Bajo
Sandiaga Uno bersama warga Labuan Bajo, Manggarai, Flores, NTT (Foto: Twitter @sandiuno)

"Biasalah relawan kan berebut ada yang model-model gini kan. Ada yang naik-naik ke atas, terus penjaga tokonya marah. Ada yang diinjek-injek ikannya, ada yang disuruh turun," ujar Sandi di kawasan Bulungan, Jakarta (27/2).

Meski ada kejadian tersebut, namun kata Sandi, pedagang ikan di kawasan itu tetap mengizinkan dirinya berkampanye. "Lalu saya sampaikan, boleh kita lanjutkan di sini? boleh, boleh," tuturnya.

Untuk itu lanjut Sandi, ia sudah seringkali menyampaikan kepada para pendukungnya agar memperhatikan tempat sekitar dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye.

"Karena setiap ke pasar itu semua ada yang antusias ingin salaman dan sebagainya, dalam antusiasmenya itu barang dagangan tidak sengaja terinjak dan terjatuh. Saya sampaikan minta maaf. Maaf boleh saya melanjutkan. Beliau menyampaikan silakan-silakan. Jadi bukan penolakan? Saya sih melihatnya bukan penolakan" tandas Sandi.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ma'ruf Amin Ucapkan Selamat Timnas Indonesia Berhasil Juara Piala AFF U-22

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH