Viral Mobil Dinas RI2 Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran, Ini Klarifikasi Setwapres

Viral Mobil Dinas RI2 Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran, Ini Klarifikasi Setwapres Dokumen. Sejumlah mobil VVIP di Halaman Istana Negara, Jakarta, untuk digunakan sebagai kendaraan tamu negara saat acara pelantikan presiden. (Antara/Bayu Prasetyo)

Merahputih.com - Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar menjelaskan video viral berdurasi 8 detik yang beredar di media sosial, yang menunjukkan kendaraan VVIP dengan nomor kendaraan Indonesia 2 mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan jeriken di pinggir jalan.

Baca Juga:

Yasonna Sebut Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan 'Injury Time'

Menurut Oemar, pengisian BBM dengan jeriken bukan karena kendaraan VVIP berjenis sedan itu kehabisan bahan bakar.

"Pengisian BBM dari jeriken dilakukan karena tidak adanya SPBU yang memiliki bahan bakar minyak (BBM) sesuai kriteria mobil VVIP dan bukan karena mobil tersebut kehabisan BBM," ujar Oemar dikutip Antara, Sabtu (11/7).

Dia mengatakan dalam setiap rangkaian VVIP selalu disiapkan BBM cadangan dalam jeriken di mobil teknisi.

Saat diperlukan pengisian BBM dan tidak tersedia BBM yang sesuai dengan spesifikasi mobil VVIP di SPBU setempat, maka digunakan BBM cadangan yang telah disiapkan.

Baca Juga

BUMN Bakal Dipangkas Jadi 100 Perusahaan

Oemar mengatakan rekaman peristiwa yang beredar tersebut terjadi saat Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat, 8 Juli 2020.

Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RSKD Duren Sawit Rawat 82 Pasien Positif Corona
Indonesia
RSKD Duren Sawit Rawat 82 Pasien Positif Corona

"Ada 30 positif dan 30 PDP (pasien dalam pengawasan). Jadi, yang kami rawat sekitar 60 orang," kata Direktur RSKD Duren Sawit Jakarta Timur, Theryoto

Singgung Sosok Agamis dan Pancasilais, Jokowi Dinilai Sindir Kelompok Fanatik
Indonesia
Singgung Sosok Agamis dan Pancasilais, Jokowi Dinilai Sindir Kelompok Fanatik

"Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri. Semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak, itu hal yang biasanya tidak benar," ujarnya.

 Ketua KPU Benarkan Megawati dan Hasto Tandatangani Permohonan PAW Harun Masiku
Indonesia
Ketua KPU Benarkan Megawati dan Hasto Tandatangani Permohonan PAW Harun Masiku

"Kalau sebelumnya saya lupa, tetapi kalau yang terakhir permohonan iya ditandatangani (oleh Megawati dan Hasto)," ujar Arief kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra
Indonesia
Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra

Keberadaan Djoko Tjandra ini, memuat kepolisian tercoreng,

Pesisir Pulau Pramuka dan Panggang Dipenuhi Tumpahan Limbah Minyak
Indonesia
Pesisir Pulau Pramuka dan Panggang Dipenuhi Tumpahan Limbah Minyak

Pada Agustus 2020, ratusan kilogram tumpahan minyak mentah juga dikumpulkan dari pesisir pantai bagian selatan Pulau Pari.

Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Catherine Wilson Terancam Penjara 5 Tahun
Indonesia
Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Catherine Wilson Terancam Penjara 5 Tahun

Artis Catherine Wilson ditetapkan sebagai tersangka kasus narkotika.

Dugaan Awal Penyebab Runtuhnya Gedung di Palmerah Versi Puslabfor
Indonesia
Dugaan Awal Penyebab Runtuhnya Gedung di Palmerah Versi Puslabfor

Kemungkinan terjadi kebocoran

Bantah Ada Kebakaran, Sekjen DPR Berdalih Asap Berasal dari Kabel Aerosol
Indonesia
Bantah Ada Kebakaran, Sekjen DPR Berdalih Asap Berasal dari Kabel Aerosol

"Saya di pusat aerosol keluar, sudah clear, bersih. Sudah enggak ada apa-apa tuh," jelas Indra soal dugaan kebakaran di DPR.

KPU Bolehkan Kampanye Terbuka, Dihadiri Secara Fisik Maksimal 100 Orang
Indonesia
KPU Bolehkan Kampanye Terbuka, Dihadiri Secara Fisik Maksimal 100 Orang

Selebihnya, kehadiran peserta kampanye dapat dilakukan secara daring

 Cukai Rokok Naik, Sejumlah Mini Market di Solo Mulai Naikkan Harga
Indonesia
Cukai Rokok Naik, Sejumlah Mini Market di Solo Mulai Naikkan Harga

Kenaikan tersebut direspon meni market di Solo, Jawa Tengah dengan menaikkan harga rokok. Kenaikan rokok rata-rata Rp1.500 per bungkus sampai Rp2.500 per bungkus.