Viral 'Koboi Jalanan' Duren Sawit, Ini Respon Pimpinan Komisi III Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Merahputih.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menegaskan bahwa senjata api tidak seharusnya untuk tindakan arogansi sehingga polisi harus menindak pihak yang menyalahgunakan penggunaan senjata tersebut.

Ahmad Sahroni mengemukakan hal itu terkait dengan peristiwa seorang pengendara mobil mengacungkan senjata api kepada warga di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat, kemudian viral di media sosial.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Polri Keluarkan Imbauan Waspada Bakal Ada Aksi Balas Dendam dari Para Pelaku Kejahatan

"Ini kejadian memalukan dan saya mendesak agar polisi segera menindak dan mengusut orang yang mengacungkan senjata api dengan gaya arogansinya. Ini sangat tidak dibenarkan," kata Sahroni dalam keterangannya, Jumat (2/4).

Ia menegaskan bahwa tindakan arogan pengancaman dengan senjata api di depan publik sama saja dengan tindakan teror karena menimbulkan ketakutan dan kepanikan.

Oleh karena itu, dia meminta Polri menindak tegas dan menangkap pelaku pengacungan senjata api tersebut.

"Mengancam di depan umum dengan senjata api, ya, sama saja seperti teroris mengancam dengan bom. Sama-sama memunculkan ketakutan dan kepanikan, jadi sudah sepantasnya untuk polisi agar segera menemukan dan menindak pelaku," ujarnya.

Baca Juga

Dampak PSBB, Arus Lalu Lintas Tol di Tiga Wilayah Ini Turun 60 Persen

Politikus Partai NasDem itu juga mendesak polisi untuk mengusut asal kepemilikan senjata api tersebut karena senjata api itu kepemilikannya harus sangat hati-hati dan penuh tanggung jawab.

Menurut dia, kalau ada pihak yang menggunakan senjata api untuk mengancam orang, bisa jadi kepemilikannya juga bermasalah sehingga polisi harus segera menyelidiki. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UMKM Juga Bisa Daftar Vaksin Gotong Royong
Indonesia
UMKM Juga Bisa Daftar Vaksin Gotong Royong

Pemerintah menggulirkan program Vaksinasi Gotong Royong untuk perusahaan yang ingin memvaksin karyawan.

Vaksin Booster untuk Relawan di Yogyakarta
Indonesia
Vaksin Booster untuk Relawan di Yogyakarta

Relawan yang mendapatkan vaksin booster meliputi tenaga pendukung kesehatan serta tenaga penunjang layanan COVID-19.

OTT Bupati Kuansing Diduga Terkait Suap Izin Perkebunan
Indonesia
OTT Bupati Kuansing Diduga Terkait Suap Izin Perkebunan

KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar delapan orang

Gelar Raker dan Acara di Hotel Mewah, KPK Dinilai Kehilangan Etika dan Sensitifitas
Indonesia
Gelar Raker dan Acara di Hotel Mewah, KPK Dinilai Kehilangan Etika dan Sensitifitas

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, kegiatan itu menandakan KPK seperti kehilangan etika dan sensitifitas.

HNW Tegaskan Penegakan Hukum di Kasus Dugaan Penistaan Agama Muhammad Kece Sangat Penting
Indonesia
HNW Tegaskan Penegakan Hukum di Kasus Dugaan Penistaan Agama Muhammad Kece Sangat Penting

Jangan sampai dengan adanya penistaan Agama Islam semacam ini, dan pembiarannya, maka akan berdampak pada makin terjadinya pembelahan

Kantornya Dibanjiri Karangan Bunga, Fraksi PKS Minta Wartawan Tanya Pengirimnya
Indonesia
Kantornya Dibanjiri Karangan Bunga, Fraksi PKS Minta Wartawan Tanya Pengirimnya

Sebelumnya, puluhan karangan bunga yang mendukung hak interpelasi Formula E berjajar di halaman gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat

Sesal Warga Tuban Jual Tanah ke Pertamina, Kini Tidak Punya Pendapatan dan Pekerjaan
Indonesia
Sesal Warga Tuban Jual Tanah ke Pertamina, Kini Tidak Punya Pendapatan dan Pekerjaan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, investasi pembangunan dan upgrading kilang minyak di sejumlah daerah di Tanah Air bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.

PKB Lirik AHY Berduet Dengan Cak Imin
Indonesia
PKB Lirik AHY Berduet Dengan Cak Imin

Terkait kemungkinan duet Gus AMI dengan Ketua DPR Puan Maharani yang sebelumnya sempat mencuat, hal tersebut baru sekadar wacana.

Wagub DKI Tegaskan Ambulans Partai Bisa Dipakai Angkut Jenazah Pasien COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Ambulans Partai Bisa Dipakai Angkut Jenazah Pasien COVID-19

Pemprov DKI menambah lokasi baru pemakaman jenazah khusus COVID-19

Angkasa Pura II Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik 7 sampai 9 Mei
Indonesia
Angkasa Pura II Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik 7 sampai 9 Mei

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah pergerakan penumpang periode tersebut tercatat 1,36 juta orang.