Viral Foto Hasil Swab Rizieq, Ini Kata Polisi Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Polisi ikut buka suara soal beredarnya gambar diduga dokumen hasil tes swab COVID-19 pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Kapolresta Bogor Kombes Hendri Fiuser belum memastikan keasilan dokumen itu.

Baca Juga:

Rizieq Mangkir Dipanggilan Pertama, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

"Apakah itu ada nilai kebenaran atau tidak, kita juga belum pastikan karena bagaimanapun harus resmi dari lembaga yang mengeluarkan," papar Hendri kepada wartawan, Rabu (2/12).

Hendri menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap pihak MER-C diketahui bahwa hasil tes swab sudah keluar.

Namun demikian, kepada penyidik, mereka tidak merangkan apakah hasil tes Rizieq Shihab positif atau negatif. Karena hasilnya langsung diberikan kepada pihak keluarga.

"Kita akan meminta sesuai dengan prosedur karena itu bagian daripada bukti penyidikan kita," tambah Hendri.

Foto hasil swab COVID-19 atas nama Rizieq Shihab yang viral di media sosial (ist)

Dokumen hasil tes COVID-19 harus resmi atau dari lembaga yang memang betul-betul bisa melakukan uji sampel spesimen swab test.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan ke kasus swab test Rizieq di Rumah Sakit (RS) UMMI. Polisi juga akan meminta hasil swab test Rizieq ke RS UMMI atau MER-C.

"Kita akan meminta sesuai prosedur karena itu bagian daripada bukti penyidikan kita," tandas dia.

Gambar foto atau tangkapan layar surat hasil tes usap petinggi FPI Muhammad Rizieq Shihab, positif terpapar COVID-19, beredar dan viral di media sosial.

Baca Juga:

Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan

Surat laporan hasil lab dengan nomor registrasi: 801127175, itu menyebutkan nama pasien Muhammad R Shihab telah menjalani pemeriksaan Sars-CoV-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR), pada pukul 12.00, Jumat 27 November 2020.

Kemudian hasilnya keluar dan dinyatakan positif, pada Sabtu 28 November 2020. Sementara, tertera juga di surat itu nama perusahaan MER-C. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada
Indonesia
ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada

Sistem politik yang ada menyebabkan ASN bisa tidak netral atau dipaksa oleh sistem untuk tidak netral

Setuju Reklamasi Ancol, PDIP: Kualitas Rekreasinya Harus Terbaik di Asia Tenggara
Indonesia
Setuju Reklamasi Ancol, PDIP: Kualitas Rekreasinya Harus Terbaik di Asia Tenggara

Gembong akan membahas lagi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai payung hukum.

Polisi Tangkap Dua ASN di Jakbar Terkait Narkoba
Indonesia
Polisi Tangkap Dua ASN di Jakbar Terkait Narkoba

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkotika jenis ekstasi sedikitnya 20 butir.

Bakamla Luncurkan Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut
Indonesia
Bakamla Luncurkan Panduan Menghadapi COVID-19 di Laut

Bakamla telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait

Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini
Indonesia
Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini

Ujang pun merinci kriteria sosok calon Kapolri baru tersebut

  Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni
Indonesia
Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni

"Kondisi over kapasitas ini dikeluhakan pemudik yang dilarantina. Bahkan, ada peserta karantina yang satu lantai antara pria dengan peserta wanita," ujar Ahyani.

Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah
Indonesia
Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah

Pemerintah juga sudah membangun sistem informasi terintegrasi

Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet

Jumlah pasien positif COVID-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 882 laki-laki dan 601 perempuan.

Rawan Gangguan Keamanan, Aksi Unjuk Rasa Depan Istana Negara Dilarang
Indonesia
Rawan Gangguan Keamanan, Aksi Unjuk Rasa Depan Istana Negara Dilarang

Aksi demo di depan persis Istana Negara untuk sementara tak diperbolehkan.

Tak Lagi Umumkan Penambahan Kasus COVID-19, Pemerintah Dinilai Tutupi Rasa Malu
Indonesia
Tak Lagi Umumkan Penambahan Kasus COVID-19, Pemerintah Dinilai Tutupi Rasa Malu

Ujang melihat, kalau diumumkan terus menerus dengan grafik terus meningkat, pemerintah akan dianggap gagal oleh rakyat.