Vietnam Lebih Baik `dari Indonesia Dalam Penanganan Ekonomi Akibat Pandemi  Ilustrasi Rupiah. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Pertumbuhan Ekonomi Indonesia mengalami kontraksi atau minus 2,07 persen (yoy) pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Namun, kodisi tersebut diklaim masih relatif moderat dibandingkan negara tergabung pada G20 maupun ASEAN.

“Ada negara yang lebih baik dari Indonesia seperti Vietnam, China, dan Korea Selatan namun hampir sebagian besar negara G20 atau negara ASEAN mereka jauh lebih dalam dampak perekonomiannya akibat pukulan COVID-19,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapim TNI-Polri 2021 di Jakarta, Senin (16/2).

Baca Juga:

Dana Pemulihan Ekonomi Bakal Naik Jadi Rp619 Triliun

Sri Mulyani menegaskan, pemerintah mampu menangani COVID-19 sekaligus dampaknya sehingga efek yang dialami Indonesia tidak sedalam negara-negara lain. Pemerintah menetapkan langkah dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian.

"Sehingga kontraksi ekonomi cukup moderat dan defisit APBN sebesar 6 persen, juga relatif lebih kecil dibanding negara lain yang di atas 10 persen," katanya.

Ia menjelaskan, defisit yang semakin tinggi menunjukkan utang yang dimiliki juga semakin banyak seperti defisit Amerika Serikat (AS) mendekati 15 persen dan Perancis 10,8 persen.

“Ini artinya apa? negara-negara ini hanya dalam satu tahun utang negaranya melonjak lebih dari 10 persen sementara Indonesia tetap bisa terjaga di kisaran 6 persen,” jelasnya.

Selain itu negara maju yang utang pemerintahnya telah melampaui nilai Produk Domestik Bruto (PDB) seperti AS sekitar 103 persen, Perancis lebih dari 118 persen, Jerman 72 persen dari PDB, China hampir 66 persen, dan India mendekati 90 persen. Sementara Indonesia, rasio terhadap PDB di level 38,5 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

"Sehingga masih dalam posisi prudent dibandingkan negara maju dan ASEAN seperti Malaysia 66 persen, Singapura 131 persen, Filipina 54,8 persen dan Thailand 50 persen. Perkirakan (utang) akan mendekati 40 persen dari PDB namun sekali lagi Indonesia cukup hati-hati atau prudent,” katanya.

Sri Mulyani menegaskan, pemerintah terus memulihkan perekonomian nasional melalui APBN maupun instrumen lain termasuk dari sisi moneter dengan aggaran belanja APBN 2021 mencapai Rp2.750 triliun.

Anggaran tersebut meliputi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) Rp1.059 triliun, belanja non K/L Rp910 triliun dan transfer ke pemerintah daerah mencapai Rp780 triliun.

“Ini lah yang menjadi bekal untuk terus menjaga pemulihan ekonomi nasional," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara
Indonesia
Gempa Magnitudo 7.1 Guncang Sulawesi Utara

Titik gempa berada di 4.98 lintang utara (LU) dan 127.38 bujur timur (BT)

LIPI: Kita Perlu Tunggu Hasil Uji Klinis Tahap 3
Indonesia
LIPI: Kita Perlu Tunggu Hasil Uji Klinis Tahap 3

Pemanfaatan vaksin buatan Sinovac asal Tiongkok masih menunggu hasil uji klinis tahap 3 di Bandung, Jawa Barat.

KPK Lakukan Operasi di Gresik Jawa Timur
Indonesia
KPK Lakukan Operasi di Gresik Jawa Timur

KPK memastikan setiap perkembangan hasil kegiatan penyelidikan oleh tim KPK di Jawa Timur tersebut akan disampaikan lebih lanjut pada publik.

Tak Hanya Antarprovinsi, Mudik Dalam Satu Kabupaten/Kota Juga Dilarang
Indonesia
Tak Hanya Antarprovinsi, Mudik Dalam Satu Kabupaten/Kota Juga Dilarang

Maka silakan silahturahmi secara virtual saja

UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru
Indonesia
UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru

Dengan adanya sejumlah perbaikan dalam regulasi dan birokrasi, aktivitas perdagangan yang terdampak COVID-19 dapat kembali hidup dan pulih dalam jangka pendek.

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah
Indonesia
Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah

Rusdi menyebut dana yang dikumpulkan itu untuk menjaga eksistensi JI. Pasalnya, JI juga membutuhkan uang untuk menjalankan roda organisasi.

Penyidik Polri-KPK Kompak Tak Tampilkan Nama Harun Masiku di Situs Interpol
Indonesia
Penyidik Polri-KPK Kompak Tak Tampilkan Nama Harun Masiku di Situs Interpol

KPK sebelumnya sempat mempertanyakan nama Harun Masiku tidak ada di website resmi interpol

Pemerintah Janji Gandakan Produksi Kedelai Dalam 2 Kali Masa Tanam
Indonesia
Pemerintah Janji Gandakan Produksi Kedelai Dalam 2 Kali Masa Tanam

produksi kedelai dalam negeri harus berdaya bersaing, baik kualitas maupun dari segi harga.

 Ini Kata Sekjen Soal Fasilitas Isolasi Mandiri Anggota DPR di Hotel
Indonesia
Ini Kata Sekjen Soal Fasilitas Isolasi Mandiri Anggota DPR di Hotel

Sekretariat DPR RI membenarkan pihaknya menyediakan hotel untuk fasilitas karantina atau isolasi anggota dewan, tenaga ahli, hingga staf DPR yang terpapar COVID-19 dengan gejala ringan serta tanpa gejala.