Musik
Video Musik K-Pop dengan Dislike Banyak di Youtube Beberapa videoklip musisi Korea Selatan justru banyak tak disukai. (foto: Youtube/pop crayon)

VIDEO musik K-Pop yang dirilis ke publik cenderung mendapatkan respons yang cukup baik dalam hal penerimaan. Tidak sedikit yang langsung mendapatkan ribuan like dalam kurun waktu singkat. Namun, tidak semua grup Korea cukup beruntung saat merilis video musik. Ada beberapa MV yang justru mendapatkan banyak dislike di YouTube.

Video itu justru memiliki rasio tidak suka yang besar karena alasan yang mengejutkan. Berikut 4 video musik K-Pop yang mendapatkan banyak tidak suka karena bermacam-macam alasan.

BACA JUGA:

Bikin Iri, 4 Oppa Korea Ini Akrab dengan Keponakan

1. 'Oppa is Just My Style' oleh PSY & HyunA

Lagu yang dirilis pada 14 Agustus 2012 oleh PSY dan HyunA "Oppa is Just My Style" itu memiliki sekitar 2,67 juta suka, dan 525 ribu tidak suka. Rasio tidak suka mencapai 16,4%. Setelah popularitas besar dari mega-hit "Gangnam Style", banyak yang memprediksi bahwa apapun yang dia keluarkan selanjutnya akan berhasil juga. Namun "Oppa is Just My Style" terbukti tidak diterima dengan baik.

Disebut oleh beberapa orang sebagai "versi gagal dari 'Gangnam Style'", ada banyak bagian dari video musik yang mirip dengan versi aslinya. Beberapa orang mengeluh bahwa keduanya terlalu mirip.

Keterlibatan HyunA dalam video musik juga mendapat kecaman. Terlepas dari visual dan karismanya yang memukau, penampilan vokalnya dikritik dalam lagu tersebut. Akibatnya beberapa penggemar bahkan meminta agar semua bagian nyanyiannya dihapus dari video. Terlepas dari semua kontroversial, video tersebut masih memperoleh hampir 800 juta tampilan.

2. 'BANANA CHACHA' oleh MOMOLAND

Lagu "BANANA CHACHA" MOMOLAND memiliki sekitar 333 ribu suka dan 58 ribu tidak suka. Rasio tidak suka sebanyak 14,8%. Lagu segar dan video musik bertema cerah itu sebenarnya memang ditujukan untuk anak-anak. Grup tersebut bahkan berkolaborasi dengan Pororo, karakter kartun populer di Korea. Sayangnya, meski lagu tersebut diciptakan untuk anak-anak, masih banyak reaksi keras dari para penggemar K-Pop. Terlepas dari target penonton, penggemar mengharapkan sesuatu yang jauh lebih berkualitas daripada "BANANA CHACHA". Para penggemar frustrasi karena grup tersebut keluar dengan lagu dan video musik yang "kekanak-kanakan".

Lirik dari lagu tersebut juga tidak memiliki banyak arti, tetapi sekali lagi, lagu tersebut dibuat untuk anak-anak dan merupakan kolaborasi dengan kartun populer.

3. For the Night oleh As One

Dirilis pada 28 Oktober 2014, lagu milik As One, "For the Night" memiliki sekitar 61 ribu suka dan 35 ribu tidak suka. Rasio tidak suka menyentuh angka 36,5%. Meski lagunya sendiri cukup menenangkan dan penuh perasaan, video musik untuk lagu tersebut menjadi lagu K-Pop yang paling tidak disukai di YouTube.

Secara keseluruhan, banyak orang kecewa karena lagu yang dibawakan dengan indah dipasangkan dengan video musik yang agak cabul. Penonton juga mengeluh bahwa hal itu pasti dilakukan guna meningkatkan jumlah penonton dan mendapatkan perhatian. Tentu saja, opini tentang sifat seksual dari video klip bersifat subjektif, jadi banyak juga yang tidak keberatan.

4. Lonely Christmas oleh Crayon Pop

Dirilis pada tanggal 1 Desember 2013, "Lonely Christmas" dari Crayon Pop mendapatkan sekitar 66 ribu suka, dan 15 ribu tidak suka, memberikan tingkat tidak suka pada video tersebut sebesar 18,5%. Grup ini telah membangun reputasi yang cukup bagus karena gaya mereka yang aneh. Misalnya helm unik dari "Bar Bar Bar"?). Alasan lagu tersebut mendapat banyak dislike yakni karena lagu itu diduga meniru konsep dan lagu lain. J-Cast News menuduh mereka menggunakan musik latar dari Lupin the Third, serial manga Jepang untuk musik opening. Sang produser yang mendapat tuduhan itu seketika menyangkal dan mengklaim bahwa ia tidak bermaksud menjiplak.(Avia)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pentingnya E-Commerce Enabler Meraih Penghargaan Ini
Fun
Pentingnya E-Commerce Enabler Meraih Penghargaan Ini

Mendapatkan penghargaan ini bukti perusahaan E-commerce Enabler sudah kompeten.

Pendapat Mengejutkan Kevin Julio Soal Anak Muda dan Isu Lingkungan
ShowBiz
Pendapat Mengejutkan Kevin Julio Soal Anak Muda dan Isu Lingkungan

Kevin Juli memberikan pendapatnya tentang anak muda dan isu lingkungan yang terjadi saat ini

Jessica Jung akan Berbagi Ide dengan Pembaca Indonesia
ShowBiz
Jessica Jung akan Berbagi Ide dengan Pembaca Indonesia

Jessica Jung dijadwalkan akan berbagi ide bersama pembaca Indonesia.

Akankah Kamu Menggunakan Heeled Clog dan Boots Dari Crocs x Balenciaga?
Fashion
Akankah Kamu Menggunakan Heeled Clog dan Boots Dari Crocs x Balenciaga?

Koleksi kolaborasi ini ditampilkan pada Balenciaga Spring 2022 runway.

Wild Rift South East Asia Icon Series 2021 Dimulai Akhir Februari
Fun
Wild Rift South East Asia Icon Series 2021 Dimulai Akhir Februari

Akan menghadirkan para kandidat dari Asia Tenggara.

Instagram hadirkan fitur terjemahan teks di Story
Fun
Instagram hadirkan fitur terjemahan teks di Story

Kabar ini fitur baru ini diumumkan oleh perusahaan itu pada Rabu (21/7).

Beralih ke Digital, Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi
Fun
Beralih ke Digital, Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi

pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang telah beralih ke digital, bisa lebih bertahan di masa pandemi COVID-19

Film Dokumenter Serj Tankian ‘Truth To Power’ Tayang Februari 2021
ShowBiz
Film Dokumenter Serj Tankian ‘Truth To Power’ Tayang Februari 2021

Serj Tankian menginspirasi protes damai besar-besaran Velvet Revolution hingga menggulingkan rezim oligarki Armenia.

Siswa Negeri Aing Seolah Bebas Berambut Gondrong Maupun Warna-Warni Sejak Pandemi
Fun
Siswa Negeri Aing Seolah Bebas Berambut Gondrong Maupun Warna-Warni Sejak Pandemi

Jika pembelajaran tatap muka rambut mereka pasti kena razia.

Profesor Jepang Sebut Bahasa Sunda Berpotensi Tinggi untuk Mendunia
Fun
Profesor Jepang Sebut Bahasa Sunda Berpotensi Tinggi untuk Mendunia

Memupus anggapan bahwa globalisasi akan menyempitkan eksistensi budaya lokal.