Versi BPBD Banjir Terparah di Jakarta Timur, Tinggi Air Sampai 3 Meter Evakuasi korban banjir yang melanda DKI Jakarta pada awal tahun 2020. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Memasuki hari ketiga, banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta sudah mulai surut. Catatan BPBD DKI, Jakarta Timur (Jaktim) menjadi wilayah paling parah akibat banjir yang melanda Ibu Kota pada awal Tahun Baru 2020 berdasarkan jumlah titik banjir dan ketinggian air.

Banjir di Jaktim tersebar di 34 titik di 14 kelurahan yang tersebar di enam kecamatan. Untuk jumlah pengungsi Jaktim berada di urutan kedua sebanyak 5.412 jiwa dari 1.165 kepala keluarga.

Baca Juga:

Seorang Ibu Melahirkan di Tengah Kepungan Banjir Kawasan Daan Mogot

“Ketinggian air mencapai 3 meter lebih,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Ridwan, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/1).

Adapun pengungsi terbanyak ada di wilayah Jakarta Barat. Bahkan, sampai saat ini tercatat ada 2.491 warga dari 2.614 kepala keluarga yang masih mengungsi. Namun, jumlah titik genangan hanya tersebar di 18 kelurahan dari enam kecamatan yang ada, dengan ketinggian air dari 70 sentimeter sanpai 2 meter.

Baca Juga:

Cara Menghindari Tersengat Listrik Saat Banjir

Warga bantaran kali Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan hingga kini masih digenangi banjir akibat hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (31/12) malam hingga Rabu (1/2) kemarin. Foto: MP/Ponco

Untuk wilayah Jakarta Selatan ada 3.254 jiwa dari 504 kepala keluarga yang mengungsi dan tersebar 25 titik lokasi pengungsian. Di wilayah ini, air pun mulai menyurut dari ketinggian 2 meter menjadi 60 sentimeter. Banjir di Jakarta Selatan tercatat menyebar di 12 kelurahan di enam kecamatan di kawasan itu.

Urutan selanjutnya wilayah Jakarta Pusat juga masih digenangin air 30 sentimeter. Terdapat 1.700 orang dan 30 kepala keluarga masih mengungsi. Mereka kemudian tersebar di 10 titik di tiga kelurahan dan tiga kecamatan.

Sebaliknya justru terjadi di Jakarta Utara, tercatat hanya 571 orang dari 20 kepala keluarga yang tinggal di tenda pengungsian. Meskipun berbatasan langsung dengan laut, namun ketinggian air di sana hanya mencapai 50 sentimeter dari enam kelurahan di dua kecamatan yang terendam. (Knu)

Baca Juga

Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH