Varian Mu Semakin Menyebar, Pengetatan Pintu Masuk Dari Luar Negeri Harus Dilakukan Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan mendesak perketat pintu masuk Indonesia bagi warga WNA dan WNI yang datang dari luar negeri guna mengantisipasi masuknya varian baru COVID-19 termasuk varian Mu.

Pemerintah memantau pelaku perjalanan luar negeri seperti WNI yang baru kembali dari Kolombia, Ekuador, maupun negara-negara yang mengumumkan sudah ada penyebaran varian Mu di negaranya.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Waspadai Varian Mu, La Nyalla: Jangan Sampai Terjadi Tsunami COVID-19

"Mutasi virus COVID-19 semakin mudah ketika seseorang yang terpapar melakukan aktivitas perjalanan yang tinggi. Semakin banyak infeksi juga akan menyekabkan semakin mudah virus bermutasi," ujar Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi

Data yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan 2,24 persen warga negara Indonesia yang kembali dari perjalanan luar negeri teridentifikasi positif meski hasil tes dari negara sebelumnya dinyatakan negatif.

Sebanyak 0,83 persen warga negara asing yang datang ke Indonesia dinyatakan positif setelah dites di pintu masuk kedatangan Indonesia. Padahal hasil tes sebelumnya dari negara asal kedatangannya dinyatakan negatif.

Pada periode 1 sampai 31 Agustus 2021, 4,5 persen pelaku perjalanan internasional terkonfirmasi positif COVID-19 dari jumlah total kedatangan 36.722 orang.

Pemerintah fokus kepada 5 negara asal pelaku perjalanan yang catatan positif COVID-19 nya tinggi pada saat datang ke Indonesia, antara lain Arab Saudi, Malaysia, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Jepang. Sementara pada periode 1 sampai 6 September 2021, 2 persen pelaku perjalanan internasional terkonfirmasi positif COVID-19 dari jumlah total kedatangan sebanyak 7.179 orang.

Ada lima negara asal kedatangan dengan catatan hasil positif COVID-19 yang tinggi setelah sampai ke Indonesia yakni Arab Saudi, Malaysia, Turki, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

Mereka yang datang dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan kembali di pintu masuk kedatangan Indonesia meski sebelumnya diketahui hasil tes dari negara asalnya dinyatakan negatif.

Dari data, sebanyak 65 persen dari pelaku perjalanan luar negeri ini belum mendapatkan vaksinasi saat masuk Indonesia. Pemerintah mengimbau orang yang akan masuk ke Indonesia dari luar negeri baik WNA maupun WNI agar dapat divaksinasi terlebih dahulu di negara asal keberangkatannya.

"Untuk itu kami mengimbau agar pintu-pintu masuk ke Republik Indonesia seperti bandar udara, pelabuhan laut internasional untuk terus memperketat prosedur skrining dan prosedur pengawasan masuknya pelaku perjalanan internasional," ucap Nadia.

Penumpang di konter check in Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. ANTARA/HO-Humas Bandara Ngurah Rai
penumpang di konter check in Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. ANTARA/HO-Humas Bandara Ngurah Rai

Ia menegaskan, yang menjadi mandatory atau kewajiban adalah melakukan pemeriksaan PCR pertama saat hari pertama kedatangan. Bila hasil pemeriksaan PCR pertamanya negatif lalu dilanjutkan dengan menjalankan karantina sampai dengan hari ke-8.

Pada hari ke-7 dilakukan pemeriksaan PCR kedua saat yang bersangkutan masih menjalani karantina. Tes PCR hari ke-7 itu untuk memastikan bahwa pelaku perjalanan luar negeri positif atau negatif COVID-19.

Bila hasil pemeriksaan PCR yang kedua negatif barulah dinyatakan selesai melaksanakan karantina. Tetapi bila hasil pemeriksaan PCR kedua di hari ketujuh itu positif maka harus isolasi terpusat atau perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. (Knu)

Baca Juga:

Pakar Sebut Varian Mu Tak Seganas Varian Delta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Minta Politisasi dan Nasionalisme Vaksin COVID-19 Diakhiri
Indonesia
Jokowi Minta Politisasi dan Nasionalisme Vaksin COVID-19 Diakhiri

Menurut Presiden Jokowi, standar protokol kesehatan global harus segera disusun agar standar di semua negara bisa sama. Standar tersebut antara lain mengatur tentang perjalanan lintas batas negara.

Cegah Kenaikan Sembako, Satgas Pangan DIY Tingkatkan Pengawasan ke Pasar Tradisional
Indonesia
Cegah Kenaikan Sembako, Satgas Pangan DIY Tingkatkan Pengawasan ke Pasar Tradisional

Menurut dia, potensi gangguan distribusi pangan seperti penimbunan serta manipulasi harga perlu diantisipasi setiap menghadapi momentum hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru.

Kata Anies Soal Pemenuhan Air Bersih Warga Jakarta, Termasuk di Kepulauan
Indonesia
Kata Anies Soal Pemenuhan Air Bersih Warga Jakarta, Termasuk di Kepulauan

Pemprov DKI Jakarta mendukung upaya Perusahaan Air Minum Jaya dalam memaksimalkan jangkauan air bersih untuk warga ibu kota.

Selain Vaksin, Jabar Distribusikan Logistik Pendukung Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Selain Vaksin, Jabar Distribusikan Logistik Pendukung Vaksinasi COVID-19

Saat ini, logistik pendukung vaksin COVID-19 mencakup APD set, rompi vaksinator, serta logistik alat kesehatan lainnya sedang dalam tahap distribusi ke 27 kabupaten/kota se-Jabar.

2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Sebanyak 2.816 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Cenderung Menurun
Indonesia
Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Cenderung Menurun

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto merajai berbagai survei elektabilitas calon presiden (capres).

 Pemprov DKI Segera Rampungkan Kelebihan Bayar Rp6,5 Miliar Alat Damkar
Indonesia
Pemprov DKI Segera Rampungkan Kelebihan Bayar Rp6,5 Miliar Alat Damkar

Berdasarkan laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2019, BPK melaporkan ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebih nilai uang yang seharusnya disetorkan.

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Dilarang Lewat Jalan Melong Bandung akibat Satu RT Positif Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Dilarang Lewat Jalan Melong Bandung akibat Satu RT Positif Corona

Akun FB Bunda Tety mengunggah larangan warga melewati daerah Melong karena satu RT di lokasi tersebut terkena COVID-19.

Penumpang Pesawat Daerah PPKM Level 1 dan 2, Cuma Tunjukan Hasil Negatif COVID-19
Indonesia
Penumpang Pesawat Daerah PPKM Level 1 dan 2, Cuma Tunjukan Hasil Negatif COVID-19

Bandara-bandara AP II didukung oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan yang akan melakukan validasi dokumen kesehatan.

Surya Paloh Positif COVID-19
Indonesia
Surya Paloh Positif COVID-19

Selama ini Surya Paloh selalu menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Namun, ternyata Surya tetap terinfeksi virus corona.