Headline
Vanessa Angel Terlibat Prostitusi Online, Anggota DPR Soroti UU Pornografi dan UU ITE Ketua Fraksi PPP DPR RI Reni Marlinawati. (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Kasus prostitusi online yang melibatkan artis FTV Vanessa Angel dan seorang model dewasa berinisial AS menunjukkan lemahnya Undang-Undang Pornografi. Perangkat hukum ini sebetulnya dapat digunakan lembaga peradilan untuk memberikan hukuman berat dan efek jera kepada para pelakunya.

Walhasil, hukumnya mandul dan prostitusi daring kian marak. Apa yang salah dari UU Pornografi? Fenomena tersebut mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati.

Merurut Reni dalam keterangannya kepada awak media bahwa pemerintah dan para penegak hukum harus menanggapi serius prostitusi online. Apalagi dengan melibatkan artis atau pesohor hiburan tentu bukan hal yang dipandang sebelah mata.

"Penangkapan dua pesohor dalam kasus prostitusi 'online' cukup mengkhawatirkan," kata Reni Marlinawati dalam pernyataan di Jakarta, Minggu (6/1).

Ia mengatakan bahwa penangkapan dua pesohor dalam kasus prostitusi daring atau "online" di Surabaya, Sabtu (5/1), harus menjadi momentum "bersih-bersih" ruang siber dari prostitusi.

Vanessa Angel di Polda Jatim
Vanessa Angel saat dibawa ke Mapolda Jatim (MP/Budi Lentera)

"Penangkapan dua pesohor perempuan di Surabaya harus dijadikan momentum bagi pemerintah dan aparat kepolisan untuk bersih-bersih praktik prostitusi 'online' di ruang siber," ujar Reni.

Reni mengatakan bahwa pemerintah dan aparat kepolisian harus melakukan aksi represif dengan menyetop di tingkat hulu praktik prostitusi "online" yang cukup marak di tengah masyarakat.

Akun media sosial yang telah nyata-nyata menjadi alat promosi prostitusi mestinya pemerintah bekerja sama dengan penyedia media sosial dapat menutup akun tersebut secara sepihak.

"Karena jelas-jelas melanggar UU Pornografi dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik," kata Reni Marlinawati.

Ia menilai praktik prostitusi daring telah menyebar di berbagai kota di Indonesia dengan sindikasi yang dapat dilacak.

Dengan menutup akun media sosial penyedia prostitusi daring, setidaknya dapat meminimalisasi praktik tersebut.

"Dari hulu harus dibersihkan. Oleh karena itu, media sosial harus bersih dari ajang promosi prostitusi 'online'. Pemerintah dan aparat kepolisian memiliki instrumennya," kata Reni.

Reni Marlinawati seperti dilansir Antara menyebutkan pemerintah dapat menutup akun-akun media sosial yang menyebarkan paham radikalisme. Semestinya hal yang sama dapat dilakukan pemerintah terhadap praktik prostitusi "online".

Padahal, dampak prostitusi berbasis "online" tak jauh berbahaya dari paham radikalisme. Keutuhan sebuah keluarga terancam dikarenakan prostitusi.

"Anak-anak dan perempuan menjadi korban nyata akibat prostitusi," pungkas Reni, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Lagi, Pembubaran Diskusi Warga Ahmadiyah, Setara Institute Minta Pemerintah Cabut SKB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, RSUP Persahabatan Tambah Tempat Tidur Pasien
Indonesia
Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, RSUP Persahabatan Tambah Tempat Tidur Pasien

Tambahan tempat tidur pasien itu di luar 189 tempat tidur khusus pasien COVID-19 yang ada saat ini

Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho

Sinergi TNI-Polri yang hanya terjadi sebatas di tingkat elite kedua institusi.

Surabaya Izinkan Resepsi Pernikahan Ala Layanan Restoran Fast Food
Indonesia
Surabaya Izinkan Resepsi Pernikahan Ala Layanan Restoran Fast Food

Dengan format tersebut, Satgas COVID-19 Surabaya akan mampu meminimalisir masyarakat untuk membuka maskernya saat beraktifitas di luar.

Pakar Nilai Pemidanaan Polisi Salah Tangkap Perlu Dimasukkan ke RUU KUHP
Indonesia
Pakar Nilai Pemidanaan Polisi Salah Tangkap Perlu Dimasukkan ke RUU KUHP

Ia lantas mengusulkan ada ketentuan itu di dalam RUU KUHP

Keluarga Jokowi Menangi 'Quick Count', Bentuk Komitmen Megawati Sebagai Ketum PDIP?
Indonesia
Keluarga Jokowi Menangi 'Quick Count', Bentuk Komitmen Megawati Sebagai Ketum PDIP?

Gibran dan Bobby tidak menunjukkan sedikitpun lemah semangat

BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua
Indonesia
BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua

BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Baitul Muslimin Indonesia Ungkap Peran Warga Tionghoa Dibalik Keberagaman Indonesia
Indonesia
Baitul Muslimin Indonesia Ungkap Peran Warga Tionghoa Dibalik Keberagaman Indonesia

Warga Tionghoa turut berperan terhadap kemerdekaan Indonesia

Seratus Warga Cempaka Putih Divaksin COVID-19 Tahap Dua di Kampung Tangguh Jaya
Indonesia
Seratus Warga Cempaka Putih Divaksin COVID-19 Tahap Dua di Kampung Tangguh Jaya

9.612 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru

Bandung Masuk Pancaroba, Waspada Cuaca Ekstrem dan Kebakaran
Indonesia
Bandung Masuk Pancaroba, Waspada Cuaca Ekstrem dan Kebakaran

Pada musim hujan kemarin terbilang cukup ekstrem, yaitu curah air hujan 40 persen lebih tinggi dari biasanya.

Bongkar Baliho Rizieq, Pangdam Jaya Didukung Rakyat dan Direstui Panglima TNI
Indonesia
Bongkar Baliho Rizieq, Pangdam Jaya Didukung Rakyat dan Direstui Panglima TNI

Dudung mengaku tidak mendapat arahan khusus dari Panglima TNI