Vaksinasi Gotong Royong Percepat Herd Immunity Upaya mencegah perluasan pandemi dengan vaksinasi. (Foto: Unsplash/Steven Cornfield)

PEMERINTAH memberikan jaminan bahwa vaksinasi COVID-19 diberikan secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Untuk mendukung dan memperluas program vaksinasi, maka dari dunia usaha melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mulai 18 Mei 2021 lalu menyelenggarakan program vaksinasi Gotong Royong.

Vaksinasi program pemerintah dan vaksinasi Gotong Royong berprinsip sama. DUa program vaksinasi ini tidak membebankan biaya pada target sasaran. Hanya saja sumber pembiayaan pengadaan vaksin ini berbeda. Vaksin Gotong Royong bersumber dari pendanaan mandiri perusahaan yang ingin melakukan vaksinasi gratis kepada karyawannya.

Baca Juga:

Kini, Vaksinasi Gotong Royong Bisa Gunakan Merek Vaksin COVID-19 yang Digratiskan

vaksin
Vaksinasi Gotong Royong mempercepat herd immunity. (Foto: screenshot)

Seperti yang disampaikan oleh dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, menyampaikan bahwa vaksinasi Gotong Royong sumber biayanya berasal dari perusahaan atau badan usaha. Jadi tidak boleh ada beban pembiayaan kepada penerima vaksin atau karyawan.

“Tujuannya untuk memperbanyak dan mempercepat cakupan vaksinasi COVID-19 ini,” jelasnya dalam Dialog Produktif bertema Siap Jaga Indonesia dengan Vaksin Gotong Royong yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan disiarkan FMB9ID_IKP, Rabu (16/6).

Karena itu, perlu adanya pelurusan pemahaman mengenai Permenkes No. 18 Tahun 2021, yang menambahkan aturan mengenai penggunaan merek vaksin Gotong Royong dan vaksin program pemerintah.

“Vaksin yang digunakan pada program vaksinasi pemerintah dan vaksin Gotong Royong tidak boleh sama jenis dan mereknya. Vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavac, dan Pfizer tidak digunakan untuk program Gotong Royong. Namun pada Permenkes tersebut dijelaskan vaksin yang didapatkan dari hibah dengan merek yang sama dengan program Gotong Royong, bisa digunakan untuk vaksinasi program pemerintah,” jelas dr. Nadia.

Kemudian dr. Nadia mencontohkan, “Seperti vaksin Sinopharm sejumlah 500 ribu dosis yang berasal dari hibah Negara Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu. Meski vaksin Sinopharm digunakan untuk Gotong Royong, tapi karena berasal dari hibah maka vaksin tersebut dapat diperuntukan bagi vaksin program pemerintah nantinya.”

“Nanti yang akan digunakan untuk program Gotong Royong adalah Sinopharm dan Cansino. Hal ini tidak akan saling mengganggu stok vaksin untuk masing-masing program,” tegas dr. Nadia.

Baca Juga:

Kekebalan Komunitas Hanya Dicapai Lewat Vaksinasi

vaksinasi
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

“Vaksin Gotong Royong sendiri sangat bermanfaat bagi anggota KADIN. Dengan partisipasi anggota KADIN ini, memperluas cakupan vaksinasi bagi tenaga kerja Indonesia, maka para pekerja bisa kembali berproduksi,” kata Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH, Chairman of the Indonesia Health Economic Association.

Yang diupayakan dan dilakukan oleh KADIN dan pengusaha Indonesia memvaksinasi tenaga kerja Indonesia ini merupakan pelengkap demi mempercepat cakupan herd immunity. Menurut Shinta Widjaja Kamdani, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Hubungan Internasional, yang menjadi tantangan adalah memenuhi permintaan dari 28 ribu perusahaan yang terdaftar melalui KADIN.

“Arahan pemerintah saat ini adalah mengalokasikan vaksin gelombang pertama untuk sektor manufaktur di daerah Jabodetabek,” jelas Shinta.

KADIN juga mengimbau perusahaan yang sudah mendaftar agar bersabar, karena suplai vaksin untuk program vaksinasi Gotong Royong ini datang secara bertahap. Bio Farma memiliki komitmen sekitar 15 juta dosis vaksin Sinopharm untuk menyukseskan program ini.

Shinta menegaskan bahwa masyarakat dan perusahaan harus paham bahwa program vaksin Gotong Royong ini tidak wajib.

"Semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah. Sehingga apabila tidak memiliki kemampuan untuk mengikuti vaksin Gotong Royong, sangat dianjurkan untuk mengikuti vaksinasi program pemerintah,” saran Shinta. (psr)

Baca Juga:

Aturan Baru Penggunaan Vaksin COVID-19

Penulis : P Suryo R P Suryo R
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warna-Warna Solid untuk Samsung Galaxy Tab S8
Hiburan & Gaya Hidup
Warna-Warna Solid untuk Samsung Galaxy Tab S8

Warna dapat memengaruhi konsumen ketika membeli suatu produk.

Pasukan Pelangi, Jagoan Ibu Kota Negeri Aing
Fun
Pasukan Pelangi, Jagoan Ibu Kota Negeri Aing

Pelangi melambangkan warna seragam mereka.

Usaha Rebrand Victoria’s Secret, Rangkul Bintang Sepakbola
Fashion
Usaha Rebrand Victoria’s Secret, Rangkul Bintang Sepakbola

Brand raksasa pakaian dalam tersebut menyebut rebranding itu sebagai sebagai "perubahan dramatis".

Spotify Tingkatkan Kualitas Lagu dengan Spotify HiFi
Fun
Spotify Tingkatkan Kualitas Lagu dengan Spotify HiFi

Pengguna dapat mendengarkan musik dengan resolusi di atas 44.1kHz/16-bit.

Sukhoi Superjet 100 Menghantam Gunung Salak
Fun
Sukhoi Superjet 100 Menghantam Gunung Salak

Pesawat SSJ 100 dengan nomor penerbangan RA 36801 dioperasikan Sukhoi Civil Aircraft Company

Bersiap untuk Oscar 2022
ShowBiz
Bersiap untuk Oscar 2022

Kalau tidak ada halangan, festival film ini akan berlangsung seperti tiga tahun lalu.

Pandemi Hadirkan Sistem Pendidikan Hybrid
Fun
Pandemi Hadirkan Sistem Pendidikan Hybrid

Dengan merebaknya wabah Corona pendidikan hybrid bukan lagi menjadi sebuah pilihan melainkan kebutuhan.

Cup of Excellence Ethiopia 2021 Bikin Para Peserta Makin Bersemangat
Fun
Ubah Pola Makan Demi Mencegah Omicron
Fun
Ubah Pola Makan Demi Mencegah Omicron

Pola makan memengaruhi kesehatan tubuh.

Gunakan Brush Make-Up Tepat untuk Kulit Sensitif
Fun
Gunakan Brush Make-Up Tepat untuk Kulit Sensitif

Jangan asal memilih kuas make-up.