Vaksinasi COVID-19 Tenaga Kesehatan Hampir 100 Persen Vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (FOTO ANTARA/Nirkomala/2021)

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan hingga 15 Februari 2021 cakupan vaksinasi COVID-19 tenaga kesehatan (nakes) tahap pertama sudah mencapai 74,63 persen.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, rincian cakupan vaksinasi tahap 1 sebanyak 1.096.095 orang nakes dan vaksinasi tahap 2 sebanyak 482.625 orang nakes.

Baca Juga

Wagub Sebut Puskesmas Kebon Jeruk Tak Bersalah Vaksinasi Helena Lim

"Rincian vaksinasi tahap 1 sebanyak 1.096.095 orang nakes atau 74,63%. Dan vaksinasi tahap 2 sebanyak 482.625 orang nakes atau 32,86%," katanya di Jakarta, Senin (15/2).

Sementara itu, berdasarkan pendataan yang dilakukan Kemenkes sampai saat ini, jumlah SDM Kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 adalah 1.468.764 orang.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Dikarenakan ketersediaan jumlah vaksin bertahap, maka dilakukan pentahapan sasaran vaksinasi. Di mana vaksinasi tahap pertama dilakukan pertama kali sejak 13 Januari 2021 lalu.

Vaksinasi COVID-19 pertama ini dilakukan terhadap Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang meliputi tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Sementara itu, rencana sasaran vaksinasi Indonesia adalah berjumlah 181.554.465 orang penduduk yang berumur di atas 18 tahun. Hal ini untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan kelompok (herd immunity). (Knu)

Baca Juga

Petugas Publik dan Lansia Segera Divaksin, Diharap Selesai Bulan Mei

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Sebut PPN Sembako dan Pendidikan Kebijakan Kejam
Indonesia
Demokrat Sebut PPN Sembako dan Pendidikan Kebijakan Kejam

Pemerintah berencana mengerek pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen dari sebelumnya 10 persen. Salah satunya skema PPN yang bakal diterapkan terhadap sembilan bahan pokok.

Kendarai Sepeda Motor, Gubernur Khofifah Pimpin Rombongan Forkopimda Pantau Gereja
Indonesia
Kendarai Sepeda Motor, Gubernur Khofifah Pimpin Rombongan Forkopimda Pantau Gereja

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memantau persiapan Natal yang menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Said Aqil Siradj Sebut Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Said Aqil Siradj Sebut Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa

Terdapat narasi Aqil Siradj yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan cucu Nabi Musa.

Erick Sebut Pengadaan Vaksin Gotong Royong dari Pinjaman Korporasi Holding Farmasi BUMN
Indonesia
Erick Sebut Pengadaan Vaksin Gotong Royong dari Pinjaman Korporasi Holding Farmasi BUMN

Vaksinasi Gotong Royong untuk individu sendiri, kata Erik, merupakan perluasan dari program Vaksinasi Gotong Royong yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 19 tahun 2021 yang disahkan per 5 Juli 2021.

Polda Riau Bongkar Sindikat Pembuatan Surat COVID-19 Palsu yang Libatkan Rumah Sakit
Indonesia
Polda Riau Bongkar Sindikat Pembuatan Surat COVID-19 Palsu yang Libatkan Rumah Sakit

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif

Ibadah Haji 2021 Resmi Dibatalkan
Indonesia
Ibadah Haji 2021 Resmi Dibatalkan

Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik

Jakarta Lockdown? Ini Kata Wagub DKI
Indonesia
Jakarta Lockdown? Ini Kata Wagub DKI

"Nanti bersabar sebentar tidak lama lagi mudah-mudahan, Pemprov akan mengambil kebijakan dalam rangka pencegahan dan penanganan, pengendalian COVID-19 di wilayah DKI Jakarta," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama
Indonesia
Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama

"Di dua lokasi tersebut, tidak ditemukan bukti yang dicari oleh KPK karena diduga telah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu," ujar Ali.

Datangnya Vaksin tak Berarti Pandemi COVID-19 Berakhir
Indonesia
Datangnya Vaksin tak Berarti Pandemi COVID-19 Berakhir

“Tapi ingat, vaksin bukan solusi total untuk menghilangkan virus. Datangnya vaksin COVID-19 bukan berarti pandemi langsung berakhir. Jadi, tetap terapkan disiplin protokol kesehatan 3M. Lindungi diri dan orang lain,” pungkas dr.Reisa.

Vaksinasi COVID-19 Harus Berjalan Efektif
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Harus Berjalan Efektif

Presiden Joko Widodo memastikan, vaksin COVID-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara gratis dinyatakan suci dan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).