Vaksinasi COVID-19 Diperkirakan Butuh Waktu 9 Bulan Ilustrasi Vaksin. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Vaksinasi COVID-19 diperkirakan baru bisa selesai dalam waktu 8-9 bulan untuk 75 juta warga Indonesia yang masuk data base pemerintah.

Paling tidak, vaksinasi hanya bisa mencapai 15 juta orang per bulan terutama bagi yang mendapatkan bantuan pemerintah. Sisanya diminta lakukan vaksinasi mandiri.

Menteri BUMN sekaligus Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir berharap, masyarakat yang ekonominya mampu untuk masuk ke dalam program vaksin mandiri.

Baca Juga:

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Ia menegaskan, sesuai Perpres 99 tahun 2020, Kementerian BUMN mendapatkan tugas dari pemerintah untuk melakukan vaksin mandiri sesuai dengan tupoksi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Rencananya, ada dua macam vaksin yang akan dilakukan pemerintah yakni vaksin bantuan pemerintah dan vaksin mandiri. Untuk detail vaksin bantuan pemerintah, diutamakan untuk tenaga kesehatan, tenaga yang langsung berdampak ke publik, dan memang rakyat yang termiskin.

"Memang untuk yang mandiri sementara ini untuk tahap awal kami ditugaskan untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang saat ini ekonominya lebih baik dan mampu," ujar Menteri BUMN dikutip Antara.

Ia menegaskan, tidak seluruh rakyat dapat bantuan pemerintah dikarenakan pemerintah terus bekerja keras untuk beberapa program seperti bantuan sosial, BLT, diskon listrik, subsidi gaji terus dilakukan untuk ke depannya.

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). (Foto: setkab.go.id).

"Mengingat beban pemerintah yang berat maka dari itu KPCPEN mengetuk hati bagaimana semua pihak bisa saling bergotong royong terkait vaksinasi COVID-19 ini," ujarnya.

Ia menegaskan, dalam program vaksin mandiri ini, kemampuan BUMN memiliki keterbatasan, karena itu sejak awal Kementerian BUMN mengajak seluruh komponen swasta di industri kesehatan bahu membahu bekerja sama terkait hal tersebut.

"Karena tentu bagaimana tadi kita berharap dengan tugas vaksinasi untuk 75 juta masyarakat ini, vaksinasi bisa berjalan secepat-cepatnya," katanya. (*)

Baca Juga:

DPR Soroti Peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gubernur Jabar: Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Maret 2022
Indonesia
Gubernur Jabar: Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Maret 2022

Semua warga Jawa Barat (Jabar) diingatkan untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang lebih tinggi dan tidak biasa hingga Maret 2022. Dalam rentang waktu tersebut diperkirakan banjir dan longsor akan sering terjadi.

Jumlah Pemudik di 2021 Jauh Lebih Banyak Dibanding 2020
Indonesia
Jumlah Pemudik di 2021 Jauh Lebih Banyak Dibanding 2020

"Tahun ini masyarakat yang mudik itu lebih banyak dari tahun lalu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan

APBD Jabar Turun 28 Persen, Pemprov Diminta Tidak Pecat Pegawai Kontrak
Indonesia
APBD Jabar Turun 28 Persen, Pemprov Diminta Tidak Pecat Pegawai Kontrak

Masih ada PR besar yang harus direalisasikan, yakni target indikator kinerja utama (IKU) yang sudah disepakati Gubernur bersama DPRD.

Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT
Indonesia
Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT

Bima Haria Wibisana mengaku pihaknya sudah tidak memiliki data hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Musda ke-5, DPD PAN Solo Awasi Program Prioritas Gibran-Teguh
Indonesia
Musda ke-5, DPD PAN Solo Awasi Program Prioritas Gibran-Teguh

Dewan Pimpinan Cabang (DPD) PAN Solo, Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawasi program kerja prioritas Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk
Indonesia
Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk

Seharusnya Ahok mencari kebenaran informasi itu melalui anggota DPRD, bukan hanya melihat di medsos.

Gibran Siap Penuhi Permintaan Ayahnya Soal Harga Tes PCR
Indonesia
Gibran Siap Penuhi Permintaan Ayahnya Soal Harga Tes PCR

Sebenarnya angka testing COVID-19 di Solo sendiri juga sudah tinggi

Potensi Lonjakan Kasus, Satgas COVID-19 Langsung Kerja Keras Usai Idul Fitri
Indonesia
Potensi Lonjakan Kasus, Satgas COVID-19 Langsung Kerja Keras Usai Idul Fitri

Tim satgas COVID-19 di berbagai daerah langsung bergerak cepat usai pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah.

Masjid Istiqlal tidak Laksanakan Salat Idul Adha
Indonesia
Masjid Istiqlal tidak Laksanakan Salat Idul Adha

Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dipastikan tidak melaksanakan salat Idul Adha 1442 Hijrah pada Selasa (20/7).

Kondisi Black Box Sriwijaya Air yang Berhasil Ditemukan Penyelam TNI AL
Indonesia
Kondisi Black Box Sriwijaya Air yang Berhasil Ditemukan Penyelam TNI AL

Soerjanto meminta doa kepada masyarakat Indonesia