Vaksinasi COVID-19 Buat Gubernur dan Wagub DKI, Riza: Kita Serahkan pada Ahlinya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wagub, Ahmad Riza Patria akan mengikuti arahan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI terkait vaksinasi COVID-19.

"Itu kami serahkan ke dinkes, saya bukan dokter bukan ahlinya, ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (7/1).

Baca Juga

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Pelaku Pemalsuan Surat Tes PCR

Adapun Anies dan Riza bukan warga yang masuk dalam kategori penerima vaksin Sinovac. Sebab, keduanya pernah terinfeksi COVID-19 dan dinyatakan sembuh sehingga dianggap punya antibodi untuk melawan virus.

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini mengaku, akan manut mengikuti semua apa yang diperintahkan Dinkes DKI mengenai vaksin COVID-19 ini.

"Saya mengikuti aja, pak wagub baiknya seperti ini, pak gub sebaiknya, kita ikut. Kita serahkan pada ahlinya," lanjut Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Seperti diketahui, DKI Jakarta merencanakan akan melaksanakan penyuntikan Vaksin Sinovac dari Tiongkok pada pertengah bulan Januari 2021 ini.

Total Vaksin Sinovac yang diterima Pemprov DKI pada tahap pertama vaksinasi berjumlah 120.500 dosis.

Pada Senin (4/1), Pemprov DKI sudah menerima sebesar 39.200 dosis vaksin dan Kamis (7/1) menerima sebanyak 80.850 dosis. (Asp)

Baca Juga

Doni Monardo Klaim Pembatasan Aktivitas Bisa Turunkan Kasus COVID-19 Sampai 20%

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari
Indonesia
Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan turun merata sepanjang hari di Jakarta, Ahad (7/2).

Menteri Agama Positif, Kantor Kementerian  Belum Ditutup Total
Indonesia
Menteri Agama Positif, Kantor Kementerian Belum Ditutup Total

Saat ini telah dilakukan pembatasan akses masuk kantor bagi pegawai Kementerian Agama.

Update COVID-19 Jumat (14/9): Pasien Positif Tembus 135 Ribu Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (14/9): Pasien Positif Tembus 135 Ribu Kasus

Satgas COVID-19 melaporkan ada 75.527 orang yang berstatus suspek

TNI-Polri akan Berikan Edukasi Warga soal Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Indonesia
TNI-Polri akan Berikan Edukasi Warga soal Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

TNI-Polri bakal melakukan pengamanan dan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata tersebut.

Kementerian ESDM Targetkan Pasokan Listrik Energi Terbarukan Capai 11 Ribu MW
Indonesia
Kementerian ESDM Targetkan Pasokan Listrik Energi Terbarukan Capai 11 Ribu MW

Peningkatan porsi bauran EBT disumbang oleh implementasi B30, di mana ada tambahan 2 juta kiloliter biodiesel.

Jokowi Diminta Tertibkan Relawannya, PKS: Teriak Pancasila Tapi Masih Rasis
Indonesia
Jokowi Diminta Tertibkan Relawannya, PKS: Teriak Pancasila Tapi Masih Rasis

Karena sekecil apapun perilaku rasis ini merusak dan menghancurkan persatuan

Ketua DPR Dukung Karantina Wilayah Cegah COVID-19
Indonesia
Ketua DPR Dukung Karantina Wilayah Cegah COVID-19

Dalam rapat paripurna tersebut, terdapat 45 anggota DPR RI yang hadir secara fisik, dan 297 orang lainnya yang melakukan teleconference virtual.

 Komisi I DPR Sesalkan Bentrok Antara Oknum TNI dan Polri di Papua
Indonesia
Komisi I DPR Sesalkan Bentrok Antara Oknum TNI dan Polri di Papua

“Saya minta pimpinan TNI dan POLRI segera menenangkan anggota nya, melakukan komunikasi damai dan yang bersalah diproses sangsi hukumnya,” tuturnya.

Situasi Kamtibmas Jelang Malam Pergantian Tahun di Jakarta Masih Aman Terkendali
Indonesia
Setelah Karaoke dan Klub Malam, DKI Kini Tutup Salon Kecantikan hingga Gelanggang Olahraga
Indonesia
Setelah Karaoke dan Klub Malam, DKI Kini Tutup Salon Kecantikan hingga Gelanggang Olahraga

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penularan wabah COVID-19.