Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia di Jabar Masih Sangat Rendah Vaksinasi COVID-19. (Foto: Humas Kota Bandung)

MerahPutih.com - Jumlah lansia sasaran vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat mencapai 4.403.983 orang. Tetapi, lansia yang sudah menjalani penyuntikan dosis I baru 391.449 orang atau 8,89 persen. Sedangkan lansia yang sudah disuntik dosis II sekitar 270.812 orang atau 6,15 persen.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) berusaha dengan menerapkan strategi jemput bola, yakni dengan membentuk pos vaksinasi di level desa/kelurahan untuk mempercepat vaksinasi.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian menuturkan, pembentukan pos vaksinasi hingga level desa/kelurahan bertujuan mendekatkan lansia ke lokasi penyuntikan vaksin. Apalagi, jarak pos vaksinasi menjadi salah satu hambatan vaksinasi bagi lansia.

Baca Juga:

Vaksinasi Tenaga Pendidik di Bandung Dekati 100 Persen

"Ada sejumlah keterbatasan bagi lansia untuk mengikuti vaksinasi, seperti faktor usia yang tidak memungkinkan berangkat ke lokasi pelayanan vaksinasi sendirian. Perlu ada keluarga yang mendampingi. Kemudian, komorbid penyakit lebih banyak pada lansia," kata Marion, Minggu (30/5).

Marion tidak memungkiri, cakupan vaksinasi bagi lansia di Jabar tergolong rendah. Menurutnya, selain jarak ke pos vaksinasi dan komorbid, banyak lansia yang tidak mau divaksin dan masih ada anggota keluarga yang memiliki lansia tidak ingin lansianya menjalani vaksinasi COVID-19.

Situasi tersebut berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pelayan publik yang menjalani penyuntikan vaksin sesuai domisili institusi. Cakupan vaksinasi COVID-19 bagi pelayan publik di Jabar pun sudah mencapai 64,50 persen untuk dosis I dari target sasaran 2.195.338 orang.

"Kami akan gencar mengedukasi dan menginformasikan kepada lansia dan keluarga yang memiliki lansia agar mau membawa lansia untuk divaksin. Kami juga akan memobilisasi lansia dengan cara mendaftarkan dan mengatur antar-jemput lansia ke fasyankes vaksinasi COVID-19," ucapnya.

Selain intens mempercepat vaksinasi bagi lansia, Pemda Provinsi Jabar fokus mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 usai Lebaran. Sejumlah strategi pun telah disusun secara komprehensif.

Marion mengatakan, jika kasus positif COVID-19 di Jabar meningkat, pihaknya akan menambah kapasitas rumah sakit dengan meningkatkan pelayanan ruang isolasi biasa, ruang isolasi bertekanan negatif, dan ICU.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

"Strategi selanjutnya kami akan menambah rumah sakit darurat dan pusat isolasi untuk pasien COVID-19 bergejala ringan, menyiapkan rujukan antar kabupaten/kota dan antar provinsi, dan menambah alat kesehatan pendukung kesembuhan pasien COVID-19 dan obat-obatan bagi pasien COVID-19," katanya.

"Kami juga akan menyiapkan tenaga kesehatan yang melakukan pelayanan bagi pasien COVID-19 serta alat pelindung diri (APD) dan bahan habis pakai yang diperlukan dalam memberikan pelayanan bagi pasien COVID-19," tambahnya.

Untuk mengantisipasi peningkatkan kasus COVID-19, Pemda Provinsi Jabar bakal memperkuat 3T (testing, tracing, dan treatment). Marion pun mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kesulitan Vaksinasi Lansia, Pemkot Solo Gandeng Marketplace

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Yogyakarta Gencarkan Promosi Batik Pola Tertua ke Dunia
Indonesia
Yogyakarta Gencarkan Promosi Batik Pola Tertua ke Dunia

Kekayaan intelektual komunal indikasi geografis batik tulis nitik DIY mempunyai potensi nilai ekonomi yang tinggi, sehingga harus tetap dijaga karakternya, ditingkatkan kualitas.

Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang

Kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini mampu menampung 7.937 pasien

Jokowi Sebut Kritik Mahasiswa UI Bentuk Ekspresi di Negara Demokrasi
Indonesia
Jokowi Sebut Kritik Mahasiswa UI Bentuk Ekspresi di Negara Demokrasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kritik yang dilontarkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kepada dirinya.

KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak
Indonesia
KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak

Dalam SKB 4 Menteri itu, jika suatu daerah dinyatakan level 3 maka satuan pendidikan boleh melaksanakan PTM terbatas atau online

ITB Kembangkan Budidaya Tomat dan Lebah di Pertanian Terintegrasi
Indonesia
ITB Kembangkan Budidaya Tomat dan Lebah di Pertanian Terintegrasi

Sebanyak 1S koloni lebah tanpa sengat diletakkan pada salah satu lahan seluas 210 meter per segi dan juga tidak menggunakan pestisida.

Jakpro Akui Belum Terima Dana dari Sponsor untuk Formula E
Indonesia
Jakpro Akui Belum Terima Dana dari Sponsor untuk Formula E

Untuk menutup kebutuhan biaya penyelenggaraan itu kata Gunung, dana ini akan didapatkan dari pihak sponsor. Namun, Gunung mengaku hingga saat ini dana sponsor untuk menutupi kekurangan biaya gelaran Formula E belum masuk.

Jadi Kepala BNPB, Suharyanto Punya Harta Rp 4,5 Miliar
Indonesia
Jadi Kepala BNPB, Suharyanto Punya Harta Rp 4,5 Miliar

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 18 Februari 2021.

PDIP Tolak Perubahan RPJMD Gegara Anies Belum 'Lunasi' Janji
Indonesia
PDIP Tolak Perubahan RPJMD Gegara Anies Belum 'Lunasi' Janji

Kenapa RPJMD mau diubah? Wong banyak target program unggulan gubernur tidak tercapai

Labor Institute Sebut Isu JHT Digiring ke Ranah Politis
Indonesia
Labor Institute Sebut Isu JHT Digiring ke Ranah Politis

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) hanya bisa cair di usia 56 tahun terus menuai kontroversi.

Pendapatan Terganggu, Anies Tanggung Biaya Harian Korban Kecelakaan TransJakarta
Indonesia
Pendapatan Terganggu, Anies Tanggung Biaya Harian Korban Kecelakaan TransJakarta

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta kepada keluarga korban jangan mengkhawatirkan soal pembiayaan, pasalnya akan diurus Pemerintah DKI.