Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Target penduduk Kota Bandung yang divaksin COVID-19 sebanyak 1,9 juta orang dari total penduduk sekitar 2,5 juta.

Target ini tampaknya masih cukup jauh mengingat saat ini warga Bandung yang telah menjalani vaksin pertama baru 700 ribuan orang. Sedangkan dosisi kedua 400 ribuan orang.

Baca Juga

3.000 Karyawan Indomaret Ditargetkan Ikut Vaksinasi di Bandung

Dari jumlah tersebut, vaksinasi untuk lansia sudah berjalan 50 persen. Namun, vaksinasi untuk usia 12-17 tahun masih rendah dikarenakan vaksin masih terbatas.

“Vaksin bagi lansia sudah 50 persen. Sedangkan untuk usia 12-17 tahun, angkanya masih rendah karena masih terbatas,” ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Taman Dewi Sartika Bandung, Sabtu (24/7).

Yana mengatakan, salah satu jalan mempercepat vaksinasi di Bandung ialah dengan melakukan kolaborasi. Salah satunya kolaborasi Pemkot Bandung dengan Yayasan Wings Peduli yang menghadirkan fasilitas vaksinasi.

Pemkot Bandung dengan Yayasan Wings Peduli menghadirkan fasilitas vaksinasi di Taman Tegalega, Bandung.  (Dok Pemkot Bandung)
Pemkot Bandung dengan Yayasan Wings Peduli menghadirkan fasilitas vaksinasi di Taman Tegalega, Bandung. (Dok Pemkot Bandung)

Fasilitas vaksinasi tersebut yaitu di Taman Dewi Sartika dengan konsep ‘walk-in’ dan di Taman Tegalega yakni ‘drive thru’. Di masing-masing tempat bisa memvaksin 200 dosis per hari.

“Pemerintah Kota Bandung mengapresiasi yang dilakukan oleh Yayasan Wings Peduli, mudah-mudahan sentra vaksinasi yang ditempatkan ini mempercepat proses vaksinasi bagi warga Bandung dalam membentuk ‘herd immunity’,” tutur Yana Mulyana.

Yana mengatakan, fasilitas vaksinasi dikawasan itu bisa dilakukan untuk warga Bandung yang ber-KTP Kota Bandung. Dengan adanya dua fasilitas ini, Yana optimis Kota Bandung segera tercipta kekebalan kelompok.

Ia mengungkapkan, meskipun Bad Occupancy Rate (BOR) kali ini sudah di angka 78 persen, warga harus tetap waspada di masa pandemi COVID-19 ini.

“BOR sudah 78 persen, mudah-mudahan dengan indikator ini menunjukan penurunan COVID-19. Tetapi kita harus selalu waspada,” pinta Yana.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Emil menyampaikan, Yayasan Wings Peduli merupakan bukti nyata kepedulian Wings Grup Indonesia di masa pandemi saat ini.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut yaitu mendirikan dua fasilitas vaksinasi di Kota Bandung. “Sentra vaksin di Taman Dewi Sartika dengan konsep walk-in dan Taman Tegalega Drive thru. Semongga mampu menjangkau dan melayani warga dengan aman, nyaman dan tepat sasaran,” tuturnya.

Salah satu warga yang divaksin di Taman Dewi Sartika, Nunik Handayani (36) sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Sehingga ia pun memanfaatkannya untuk divaksin.

“Kita ikhtiar saja. Berikan yang terbaik untuk tubuh kita dan lingkungan sekitar. Saya optimis dengan upaya ini mampu memutus penyebaran COVID-19,” katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Ketua DPD Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Ikuti Vaksinasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masih Ada Obligator BLBI Enggan Bayar Hutang
Indonesia
Masih Ada Obligator BLBI Enggan Bayar Hutang

"Aset dalam bentuk tanah 15,2 juta hektar yang beli, 5,2 juta hektar sudah kita kuasai langsung kembali," ucap Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD.

Pasien COVID-19 Melonjak, Rumah Sakit di Solo Tambah Kapasitas Ruang ICU
Indonesia
Pasien COVID-19 Melonjak, Rumah Sakit di Solo Tambah Kapasitas Ruang ICU

Melonjaknya kasus COVID-19 di Jawa Tengah khususnya daerah Soloraya membuat sejumlah rumah sakit daerah menambah kapasitas ruang ICU.

Menkes Tegaskan 1,2 Juta Vaksin Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan
Indonesia
Menkes Tegaskan 1,2 Juta Vaksin Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 produk perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac tiba di Indonesia pada Minggu (6/12).

Polisi Bantah Tangkap Pria yang Bentangkan Poster saat Kunjungan Jokowi di Blitar
Indonesia
Polisi Bantah Tangkap Pria yang Bentangkan Poster saat Kunjungan Jokowi di Blitar

"Jadi (warga) tidak ditahan, tidak diamankan (oleh polisi)," ucap Gatot

Gempa Majene, Tiga Warga Meninggal Dunia, 24 Orang Luka-luka
Indonesia
Gempa Majene, Tiga Warga Meninggal Dunia, 24 Orang Luka-luka

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Sulawesi Barat, melaporkan sebanyak tiga warga meninggal dunia dan 24 lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,2 Magnitudo pada Jumat (15/1) dini hari WIB.

Menkes Budi Dinilai Belum Optimal Tekan Kasus COVID-19
Indonesia
Menkes Budi Dinilai Belum Optimal Tekan Kasus COVID-19

Dalam 24 jam terakhir pemerintah mencatat penambahan 14.224 kasus positif. Jumlah ini, merupakan penambahan kasus harian tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama kali terkonfirmasi 2 Maret 2020.

Hujan dan Gelombang Tinggi Terjang Beberapa Wilayah di Indonesia
Indonesia
Hujan dan Gelombang Tinggi Terjang Beberapa Wilayah di Indonesia

BMKG memberikan peringatan gelombang tinggi (2,5-4 meter) di area Samudra Hindia Selatan Jawa, Perairan Kepulauan Talaud, Perairan Utara Halmahera, Samudera Pasifik Utara Papua Barat.

Pemerintah Bantah Pemberian Tanda Jasa untuk Meredam Gatot Nurmantyo
Indonesia
Pemerintah Bantah Pemberian Tanda Jasa untuk Meredam Gatot Nurmantyo

Pemerintah membantah pemberian Bintang Mahaputera kepada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai bentuk pembungkaman terhadap Gatot yang vokal terhadap pemerintah.

Saung Angklung Udjo dan Tempat Wisata Lainnya di Kota Bandung Boleh Beroperasi
Indonesia
Saung Angklung Udjo dan Tempat Wisata Lainnya di Kota Bandung Boleh Beroperasi

Saung Angklung Udjo yang sudah lama terdampak pagebluk. Pusat seni angklung yang sudah sohor ke dunia internasional itu kini sudah boleh beroperasi.

Indonesia Kembali Menerima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari Amerika
Indonesia
Indonesia Kembali Menerima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari Amerika

Indonesia kembali kedatangan 2,6 juta dosis vaksin Pfizer yang berasal dari Amerika Serikat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (17/9).