Vaksinasi Calon Haji Gratis, Menag Tidak Ingin Jamaah Diberatkan Ilustrasi calon jamaah haji (Foto dokumen ANTARA/Hery Sidik)

Merahputih.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menegaskan bahwa vaksinasi untuk calon haji gratis. Gus Yaqut ini vaksinasi tidak memberatkan calon haji.

"Tunggu waktu saja bicara dengan DPR. Pemerintah tidak ingin jamaah diberatkan karena situasi pandemi sekarang sudah berat," ujar Gus Yaqut sebagaimana dikutip Antara, Jumat (26/3).

Baca Juga

PPP Jabar: Dana Haji Tak Boleh untuk Penguatan Rupiah

Sehingga Kemenag segera membahas dengan DPR terkait vaksinasi gratis kepada calon haji. Kemenag harus berhitung dengan DPR soal hal tersebut.

"Kalau toh ditambah, kami punya dana manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)," jelas dia.

Mengenai kapan pelaksanaan ibadah haji akan dibuka, Gus Yaqut belum bisa memastikannya. Karena menunggu informasi dari Kerajaan Arab Saudi.

Jamaah Haji Embarkasi Solo tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Jamaah Haji Embarkasi Solo tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Kendati demikian, Kemenag terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Dan mereka sudah melakukan persiapan-persiapan, skenario-skenario, ya kita tunggu saja. Karena yang punya hak membuka haji kan Kerajaan Arab Saudi," beber dia.

Baca Juga

Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047

Jika nantinya ibadah haji di Arab Saudi dibuka, Pemerintah menyatakan sudah siap karena semua persiapan teknis sudah dikerjakan.

"Untuk kuota kami belum tahu, tapi logikanya pasti berkurang," tukas dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penahanan Anggota TNI AU yang Nyanyikan 'Marahaban Rizieq Shihab' Sesuai Prosedur
Indonesia
Penahanan Anggota TNI AU yang Nyanyikan 'Marahaban Rizieq Shihab' Sesuai Prosedur

“Jadi tidak langsung dihukum juga. Itu emang sudah prosedur karena kita kan TNI punya prosedur sendiri kalau ada anggota yang melanggar,” jelasnya.

Sultan HB X Minta Jangan Ada Diskriminasi Agama di Barak Pengungsian
Indonesia
Sultan HB X Minta Jangan Ada Diskriminasi Agama di Barak Pengungsian

Sri Sultan Hamengkubuwono X melakukan peninjauan ke barak pengungsian Merapi Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Selasa (10/11).

Anggota TNI Tersangka Kasus Penyerangan Polsek Ciracas Masih Jomlo?
Indonesia
Anggota TNI Tersangka Kasus Penyerangan Polsek Ciracas Masih Jomlo?

Yang bersangkutan juga mempunyai tanggungan

Kata Pengamat Terkait Setneg dan Pemprov DKI Rebutan Sertifikat Tanah Monas
Indonesia
Kata Pengamat Terkait Setneg dan Pemprov DKI Rebutan Sertifikat Tanah Monas

Kemensetneg dan Pemprov DKI Jakarta saling merebutkan kepemilikan sertifikasi lahan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Jakarta PSBB Lagi, Layanan Transjakarta Tak Alami Perubahan
Indonesia
Jakarta PSBB Lagi, Layanan Transjakarta Tak Alami Perubahan

Pelanggan diharap?an dapat memanfaatkan media sosial baik instagram dan twitter dengan mengakses akun media sosial resmi milik TransJakarta

ITS Kantongi Hak Paten Atas Temuan Alat Pemurni Biogas
Indonesia
ITS Kantongi Hak Paten Atas Temuan Alat Pemurni Biogas

Potensi sumber daya alam Indonesia sungguh luar biasa

Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik
Indonesia
Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik

Dalam aturan PPKM mikro tersebut, Pemkot Solo memutuskan menyiapkan Solo Techno Park (STP) sebagai tempat karantina masyarakat yang nekat mudik saat Lebaran nanti.

BPN Bentuk Tim Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan
Indonesia
BPN Bentuk Tim Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan

Saat ini Kementerian ATR/BPN masih melakukan investigasi, bersama dengan Kepolisian untuk mengurai tindak pidana yang terjadi atas perubahan nama sertifikat (balik nama) milik ibunda Dino Patti Djalal.

Stafsus Eks Mensos Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Hilangkan Barang Bukti
Indonesia
Stafsus Eks Mensos Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Hilangkan Barang Bukti

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Kebut RUU Ciptaker, Demokrat: Pemerintah Abaikan Akal Sehat
Indonesia
Kebut RUU Ciptaker, Demokrat: Pemerintah Abaikan Akal Sehat

"Sikap pemerintah memaksakan lolosnya RUU Cipta Kerja ini sekaligus menasbihkan bahwa pemerintah telah mengabaikan akal sehat," kata Wasekjen Demokrat, Irwan Fecho