Vaksin Sinovac Bakal Didistribusikan Akhir Januari 2021 ilustrasi (pixabay)

Merahputih.com - Vaksinasi COVID-19 buatan Sinovac asal Tiongkok direncanakan baru bisa berjalan di Indonesia pada minggu ketiga dan keempat Januari 2021 ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapatkan izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait emergency use of authorization (EUA).

“Jadi harapannya adalah minggu ketiga dan empat kita dapatkan EUA, apabila itu pun juga data-data yang didapatkan adalah lengkap,” kata Kepala BPOM Penny Lukito kepada wartawan dalam konferensi pers secara daring, Kamis (19/11).

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

Vaksinasi itu mundur lantaran adanya ketidaklengkapan persyaratan untuk mendapatkan izin dari WHO ihwal UEA.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari Brasil bahwa mereka tidak memberikan, demikian juga Sinovac tidak bisa memberikan sehingga tidak lengkap, dan berdasarkan standar yang ada tentu tidak mungkin kami memberikan emergency use authorization pada Desember 2020," ujarnya.

Dia menyatakan bahwa pihaknya akan menjunjung tinggi transparansi saat menjalani penyelesaian penelitian vaksin tersebut.

Selain itu, BPOM juga akan terus proaktif untuk terus menanyakan perjalanan pembuatan vaksin agar selesai sesuai dengan waktu yang disepakati.

“Transparasnsi akan kita junjung tinggi. Kami juga proaktif dan untuk menyepakati waktu yang sudah kita sepakati bersama. Nanti klinikal trial akan berjalan terus. Uji klinik untuk vaksin akan terus berjalan,” kata dia.

Pengembangan vaksin Merah Putih di laboratorium PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Ilustrasi: Pengembangan vaksin Merah Putih di laboratorium PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

Ia menyebut pembicaraan terkait kemungkinan produksi atau uji klinis vaksin COVID-19 lain di Indonesia selain Sinovac telah dilakukan. Salah satunya dengan vaksin COVID-19 Pfizer.

"Sudah ada beberapa vaksin yang sudah mulai berkomunikasi dengan BPOM untuk membicarakan dikaitkan dengan satu akan melakukan uji klinik di Indonesia juga ada ya beberapa vaksin," bebernya.

"Jadi sudah ada beberapa. Moderna belum, tapi Pfizer, Astrazeneca, Sputnik juga sudah, dan saya kira nanti mereka akan mencari mitra industri farmasinya yang ada di sini," lanjutnya.

Penny menegaskan tentunya nanti akan tetap ada pengawalan terkait izin pakai vaksin COVID-19 yang dinilai menjanjikan.

"Kemudian juga ada vaksin yang kemudian diimpor oleh Indonesia, tentunya untuk diimpor berarti harus sudah mendapatkan izin pakainya, ya masih belum izin edar," lanjutnya.

Baca Juga:

Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung Diklaim Paling Aman

Penny pun menyebut nantinya vaksin COVID-19 selain Sinovac yang kemungkinan akan diproduksi di Indonesia bisa melalui berbagai industri selain Bio Farma. Ia menegaskan banyak industri farmasi yang sudah mendapat pengawalan BPOM dalam produksi vaksin untuk manusia.

"Jadi selain daripada bio farma industri farmasi bumn, banyak kapasitas dari industri farmasi di indonesia untuk impor atau produksi vaksin manusia itu juga banyak," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jam Operasional dan Jumlah Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Dibatasi Selama PSBB
Indonesia
Jam Operasional dan Jumlah Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Dibatasi Selama PSBB

"Ini berlaku untuk semua kendaraan umum yg beroperasi di Jakarta," kata Anies

350 Pengguna KRL Tes Swab Deteksi COVID-19
Indonesia
350 Pengguna KRL Tes Swab Deteksi COVID-19

Tes swab ini sangat diperlukan untuk mendeteksi adanya penyebaran COVID-19 di antara penumpang maupun petugas

Dengan Berat Hati, DPR Setujui Perppu COVID-19
Indonesia
Dengan Berat Hati, DPR Setujui Perppu COVID-19

Perppu itu masih banyak kontrol-kontrol yang sangat ketat

Risma Surati KPK hingga UI Minta Kawal Pengelolaan Bansos
Indonesia
Risma Surati KPK hingga UI Minta Kawal Pengelolaan Bansos

Tri Rismaharini mengaku telah berkirim surat kepada KPK, Kejaksaan Agung, dan Mabes Polri, serta Universitas Indonesia, meminta pengawalan pengelolaan bantuan sosial.

Remaja Pembunuh Bocah Sawah Besar Bisa Lolos dari Hukuman, Syaratnya...
Indonesia
Risa Saraswati Setelah Divaksin: Lebih Mengerikan COVID-19 daripada Hantu
Indonesia
Risa Saraswati Setelah Divaksin: Lebih Mengerikan COVID-19 daripada Hantu

Dua selebritis tanah air, Ariel Noah dan Risa Saraswati menjadi bagian dalam program vaksinasi COVID-19 perdana di Bandung, Jawa Barat.

Presiden Jokowi: Saatnya Masyarakat Belajar, Bekerja dan Beribadah di Rumah
Indonesia
Presiden Jokowi: Saatnya Masyarakat Belajar, Bekerja dan Beribadah di Rumah

"Kepada seluruh rakyat Indonesia saya harap tenang, tidak panik, tetap produktif agar penyebaran COVID-19 ini bisa kita hambat dan kita stop," ungkap Jokowi

Ratusan Kilogram Ganja Diselundupkan ke Jakarta Lewat Truk Durian
Indonesia
Ratusan Kilogram Ganja Diselundupkan ke Jakarta Lewat Truk Durian

Narkoba itu akan diedarkan lintas provinsi termasuk Jakarta.

Jika Kampanye Terbuka Dilarang KPU, Ini Langkah Gibran
Indonesia
Jika Kampanye Terbuka Dilarang KPU, Ini Langkah Gibran

"Saya punya target harus 80 persen ke atas menangnya. Jangan menangnya hanya 50 persen, 60 persen, apalagi 70 persen. Harus sebaik mungkin hasilnya," kata Gibran.