Vaksin COVID Sinovac Bandung Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Januari Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Bandara Soekarno Hatta, 6 Desember 2020. (Foto: Setpres).

MerahPutih.com - Uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 di Bandung terus mengalami kemajuan. Ditargetkan pertengahan Januari 2021, vaksin buatan perusahaan asal China itu sudah mendapat izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) merupakan izin yang dikeluarkan di saat vaksin masih dalam proses uji klinis fase 3. Dengan izin ini, maka vaksin yang kini diteliti para ilmuwan PT Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad itu bisa dipakai secara massal.

Manajer Lapangan Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana bilang, saat ini pihaknya sedang merampungkan laporan terhadap hasil uji klinis yang melibatkan 1.620 relawan.

Baca Juga:

Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19

Laporan tersebut akan diserahkan ke BPOM untuk dianalisa. Dari 1.620, ada 540 relawan yang selesai menjalani pengambilan darah dan dihimpun dalam laporan penelitian.

"Nanti keluar Emergency Use Authorization, jadi boleh dipakai di Indonesia vaksin-nya," kata Eddy, saat dihubungi, Selasa, 30 Desember 2020.

Nantinya laporan yang diserahkan ke Badan POM akan digabungkan dengan laporan uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac yang dilakukan di luar negeri, antara lain, Brazil dan Turki. Berapa lama analisis yang dilakukan BPOM, menurut Eddy tergantung otoritas pengawas obat dan makanan tersebut.

"Tergantung Badan POM yang analisisnya, dikumpulin dari Brazil, Turki digabung datanya nanti izin emergency diberikan," katanya.

Menurut Eddy, rata-rata lama uji klinis fase tiga berlangsung 1 tahun sebelum diputuskan vaksin tersebut lolos untuk penggunaan massa atau tidak.

Namun dalam uji klinis ini ada data penelitian yang diperuntukan untuk pengajuan EUA yang prosesnya lebih singkat, yakni tiga bulan.

“(EUA) Boleh dipakai sementara izinnya. Bulan Januari begitu keluar, minggu kesatu atau kedua paling lama boleh digunakan,” terangnya.

Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).
Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).

Sebelumnya diberitakan, dalam uji klinis ini, relawan dibagi dua, yaitu kelompok vaksin dan placebo. Masing-masing relawan tidak mengetahui mendapat suntikan vaksin atau placebo.

Penyuntikan dilakukan dua kali. Penyuntikan pertama berlangsung Agustus 2020. Saat ini, seluruh relawan sudah mendapat dua kali penyuntikan. Tim peneliti sedang melakukan pemantauan hasil suntik. Hal yang dipantau antara lain kemanjuran dan keamanan vaksin.

PT Bio Farma sendiri sudah mendatangkan vaksin jadi dari Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis. Saat ini vaksin tersebut masih berada dalam gudang penyimpanan perusahaan vaksin di Bandung tersebut.

Sasaran 1,2 juta vaksin impor ini adalah orang yang bertugas di garis depan penanganan pandemi Covid-19, yakni tenaga kesehatan, TNI, Polri, tokoh publik, dan lain-lain. Sementara hasil uji klinis sendiri diperkirakan akan keluar awal atau pertengahan 2021. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahfud Md Tegaskan Demo Tolak Omnibus Law Tak Bisa Ditolerir
Indonesia
Mahfud Md Tegaskan Demo Tolak Omnibus Law Tak Bisa Ditolerir

Ketidakpuasan atas undang-undang tersebut bisa ditempuh dengan cara yang sesuai dengan konstitusi

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Perkara Dugaan Penggelapan
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Perkara Dugaan Penggelapan

Philipus H Sitepu menerangkan, tanpa prosedur PT. GPE tiba-tiba berhenti dan tidak mau lagi mengerjakan penambangan batu bara

PBNU Terus Pantau Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung
Indonesia
PBNU Terus Pantau Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung

Hasil uji klinis tahap 3 masih membutuhkan waktu untuk sampai ke masyarakat.

Polri Hentikan Kasus FPI dan Status Tersangka 6 Laskar yang Tewas Gugur
Indonesia
Polri Hentikan Kasus FPI dan Status Tersangka 6 Laskar yang Tewas Gugur

Badan Reserse Kriminal Polri resmi menghentikan kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

80 Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis UNS Test Swab, Hasilnya?
Indonesia
80 Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis UNS Test Swab, Hasilnya?

Mereka semua adalah dokter yang bertugas menangani COVID-19 di RSUD dr Moewardi (RSDM).

Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom
Indonesia
Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mendatangi Pasar Atom di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kang Emil Larang Warga DKI Jakarta Berwisata ke Bandung
Indonesia
Kang Emil Larang Warga DKI Jakarta Berwisata ke Bandung

“Saya imbau wisatawan yang biasanya dari DKI, kami minta tidak datang selama 7 hari ke depan ke wilayah Bandung Raya, sehingga kondisi siaga 1 ini dipahami secara jelas bahwa kami sedang mengerem, menarik rem darurat, untuk mengendalikan situasi (pandemi),” terang Kang Emil

Minat Belanja Naik Saat Lebaran, Inflasi 0,32 Persen
Indonesia
Minat Belanja Naik Saat Lebaran, Inflasi 0,32 Persen

Berdasarkan komoditas, kenaikan harga yang menjadi pemicu inflasi antara lain daging ayam ras, ikan segar, jeruk, minyak goreng, daging sapi, dan ayam hidup.

Luhut Minta Tambahan 20 Juta Vaksin COVID-19 Pada UEA
Indonesia
Luhut Minta Tambahan 20 Juta Vaksin COVID-19 Pada UEA

"Saya bicara sama Menteri Suhail (Menteri Energi dan Industri UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei) mau minta tambahan 20 juta lagi masuk sini," kata Luhut.

Gerakan 2 Hari di Rumah, Polda Jateng Imbau Masyarakat Tidak Berbelanja Berlebihan
Indonesia
Gerakan 2 Hari di Rumah, Polda Jateng Imbau Masyarakat Tidak Berbelanja Berlebihan

"Kami dukung penuh gerakan dua hari di rumah pada akhir pekan ini yang dicanangkan Gubernur (Ganjar)," ujar Luthfi, Jumat (5/2).