Vaksin Corona Bukan untuk Mengobati Penyakit Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Vaksin COVID-19 tengah ditunggu ratusan juta warga. Sebab, dengan itulah manusia bisa lebih kebal terhadap virus corona tersebut.

Perusahaan induk BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero), dipercaya untuk memproduksi vaksin COVID-19 oleh Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI).

Fasilitas Bio Farma yang akan digunakan oleh CEPI adalah untuk memproduksi vaksin dengan multi platform, sebanyak 100 juta dosis per tahunnya, yang akan dimulai pada akhir kuartal IV 2021 atau kuartal I 2022 mendatang.

Baca Juga

Pemerintah Janji Perbaiki Komunikasi Politik Ihwal COVID-19, Dimulai dari Vaksin

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menegaskan, vaksin COVID-19 hanya untuk mencegah.

"Vaksin itu sebenarnya untuk mencegah supaya virus itu tidak menyakiti kita. Vaksin ini mencegah saja, bukan mengobati, vaksin mencegah," kata Arya Sinulingga seperti dikutip dari akun Instagram Kementerian BUMN di Jakarta, Jumat (23/10).

Ia menambahkan, vaksin-vaksin sebelumnya seperti vaksin cacar bertujuan agar masyarakat tidak terkena cacar air. Sama halnya dengan vaksin polio yang diberikan kepada anak-anak yang fungsinya untuk mencegah.

"Jadi prinsipnya vaksin itu adalah untuk mencegah bukan untuk mengobati, kalau untuk mengobati sampai hari ini belum ada obatnya. Tapi kalau vaksin (Covid) lagi proses," ujar mantan Pemred salah satu perusahaan TV swasta ini.

Menurut Arya, vaksin-vaksin sebelumnya seperti vaksin cacar bertujuan agar masyarakat tidak terkena cacar air. Sama halnya dengan vaksin polio yang diberikan kepada anak-anak yang fungsinya untuk mencegah.

"Kalau vaksin lagi proses," ujar politikus Partai Perindo ini.

Menurut Arya, beberapa vaksin COVID-19 akan masuk ke Indonesia, antara lain Sinovac dari Tiongkok, kemudian Sinopharm dari Uni Emirat Arab, lalu Astra Zeneca dari Inggris.

Kemudian, vaksin lainnya dari Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi atau Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), koalisi pemerintah-swasta dan filantropis yang berpusat di Norwegia.

Baca Juga

Epidemiolog UI Minta Pemerintah Teruskan Uji Klinis Vaksin COVID-19

Koalisi ini memiliki tujuan untuk mengatasi epidemi, dengan cara mempercepat pengembangan vaksinnya.

CEPI juga bertujuan untuk mengembangkan fase awal vaksin, yang aman, efektif dan terjangkau yang dapat membantu menahan wabah sedini mungkin. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Nilai Panduan Pembelajaran Kemendikbud tidak Jelas
Indonesia
DPR Nilai Panduan Pembelajaran Kemendikbud tidak Jelas

Pasalnya, kurikulum menjadi salah satu yang dikeluhkan oleh stakeholder dan pelaku pendidikan selama menjalani kegiatan belajar dari rumah.

 Fraksi PKS dan Demokrat Resmi Usulkan Pembentukan Pansus Jiwasraya
Indonesia
Fraksi PKS dan Demokrat Resmi Usulkan Pembentukan Pansus Jiwasraya

"Fraksi PKS 50 anggota sudah tanda tangan semua, sesuai syaratat administrasi yang diatur UU bisa terpenuhi," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini

Simak Nih! Langkah Transjakarta Hadapi Normal Baru
Indonesia
Simak Nih! Langkah Transjakarta Hadapi Normal Baru

TransJakarta juga kembali mengoperasikan layanan mikrotrans setelah terhenti selama empat bulan

Tiga Kebijakan Ini Bikin Wapres Optimistis Virus Corona Tidak Meluas
Indonesia
Tiga Kebijakan Ini Bikin Wapres Optimistis Virus Corona Tidak Meluas

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan tiga kebijakan sebagai langkah untuk mencegah potensi penyebaran virus itu.

  Masih Ditutup, Wisatawan Nekat Terobos Masuk ke Tempat Wisata di Gunung Kidul
Indonesia
Masih Ditutup, Wisatawan Nekat Terobos Masuk ke Tempat Wisata di Gunung Kidul

Sekretaris Dispar Gunung Kidul Harry Sukmono menjelaskan wisatawan yang nekat masuk paling banyak terjadi saat Lebaran hari kedua.

Jokowi Minta ‘Sharing The Pain’ Jadi Acuan Sektor Ekonomi Selama COVID-19
Indonesia
Jokowi Minta ‘Sharing The Pain’ Jadi Acuan Sektor Ekonomi Selama COVID-19

Jokowi ingin konsep tersebut diacu oleh pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan pelaku usaha

Kementerian BUMN Gelontorkan Rp341 Miliar untuk Donasi Penanganan COVID-19
Indonesia
Kementerian BUMN Gelontorkan Rp341 Miliar untuk Donasi Penanganan COVID-19

Kementerian BUMN menyebutkan telah menyalurkan donasi sebesar Rp341 miliar per 31 Agustus 2020 untuk penanganan COVID-19 di Indonesia.

Kapolda Metro Enggak Mau Duit dari Pimpinan TNI AD
Indonesia
Kapolda Metro Enggak Mau Duit dari Pimpinan TNI AD

TNI sendiri telah membayarkan ganti rugi kepada masyarakat sebesar Rp 596 juta akibat dari penyerangan tersebut

 Operator Remote Control Dua Mobil Robot Damkar DKI Miliki Linsensi Internasional
Indonesia
Operator Remote Control Dua Mobil Robot Damkar DKI Miliki Linsensi Internasional

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Satriadi Gunawan mengatakan kedua robot pemadam kebakaran itu dikendalikan oleh betugas Damkar menggunakan remote control.

Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial
Indonesia
Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial

“Partisipasi masyarakat yang melapor masih kurang. Padahal caranya mudah,” ucapnya