Vaksin Cacar Diklaim Mampu Cegah Cacar Monyet Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Secara global, lebih dari 16.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan terjadi di 75 negara. Satu kasus telah ditemukan di Thailand, yang merupakan kawasan Asia Tenggara.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, vaksin cacar masih efektif memberikan perlindungan terhadap penerima manfaat dari risiko penularan penyakit cacar monyet atau Monkeypox.

Baca Juga:

Antisipasi Persebaran Cacar Monyet, Kemenkes Aktifkan Surveilans

"Monkeypox masih satu genus dengan cacar yang dulu Smallpox. Jadi saya bilang ke para ahli, kalau kita pernah divaksin cacar pada tahun 1970-an atau kelahiran seperti saya, yang lansia-lansia itu imunitasnya ada dan (vaksin, red.) cacar itu beda dengan COVID-19 yang turun setiap enam bulan," katanya usai Peluncuran Platform SatuSehat di Hotel Raflles Jakarta, Selasa (26/7).

Dia menjelaskan vaksin cacar memiliki kemampuan melindungi penerima manfaat seumur hidup.

"Jadi, antibodinya ada seumur hidup. Buat yang sudah divaksinasi cacar maka relatif terlindungi, kemudian dari perawatannya sudah ada antivirusnya juga," katanya.

Budi mengatakan vaksin cacar menjadi salah satu dari tiga upaya Kementerian Kesehatan dalam mengendalikan penyakit cacar monyet yang berpotensi mewabah di dunia.

Metode pengendalian penyakit yang saat ini menjangkiti 16.000 pasien di 75 negara itu, diterapkan di Indonesia melalui penegakan disiplin protokol kesehatan, pemanfaatan alat polymerase chain reaction (PCR), hingga pengadaan obat-obatan.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan sama, dengan menjaga prokes, surveilans dijaga, kalau bisa vaksinasi disiapkan dan pengobatannya," kata dia.

Kemenkes telah menyediakan 500 unit reagen PCR cacar monyet untuk kebutuhan surveilans di seluruh pintu masuk Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan.

Baca Juga:

Cacar Monyet Ditemukan di Thailand, Asia Tenggara Diharuskan Perkuat Sistem Pengawasan

Kemenkes juga sedang berupaya mendatangkan tambahan lebih banyak lagi reagen PCR secara impor untuk disebar ke seluruh provinsi di Indonesia pada bulan ini.

Terkait vaksin cacar monyet, kata dia, hingga saat ini belum tersedia di Indonesia sebab hanya ada di Amerika Serikat dan Rusia. Akan tetapi Kemenkes sedang berupaya mendatangkan obat-obatan untuk penyembuhan pasien cacar monyet di dalam negeri.

"Sekarang kita sedang dalam proses untuk mendatangkan obat-obat itu untuk datang ke Indonesia," ujarnya.

Budi mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir secara berlebihan terhadap risiko penularan cacar monyet di dalam negeri.

Alasannya, katanya, cacar monyet relatif lebih mudah dideteksi petugas kesehatan secara kasat mata melalui gejala yang timbul di permukaan kulit, seperti bintik kecil berisi cairan di tangan maupun wajah, perubahan warna kulit menjadi kemerahan, hingga pembengkakan di area selangkangan.

"Biar tidak khawatir, ini baru akan menular sesudah ada gejala, berbeda dengan COVID-19 yang bisa menular sebelum ada gejala, sedangkan cacar monyet gejala dulu di fisik, baru menular dan harus kontak fisik cairannya," katanya. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin AstraZeneca

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Erick Tegaskan Kapasitas Bayar Utang BUMN Meningkat
Indonesia
Erick Tegaskan Kapasitas Bayar Utang BUMN Meningkat

Total penanaman modal dan dukungan pemerintah kepada BUMN sepanjang tahun lalu mencapai Rp 68,9 triliun.

BPOM Rilis Daftar Baru 65 Obat Sirop Aman dari EG dan DEG
Indonesia
BPOM Rilis Daftar Baru 65 Obat Sirop Aman dari EG dan DEG

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada hari ini mengumumkan tambahan 65 obat sirop yang aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan pelarut yang dikaitkan dengan pemicu gagal ginjal akut pada anak seperti dietilen glikol (DE) dan etilen glikol (EG).

KNKT Turun Tangan Investigasi Kecelakaan Maut Cibubur
Indonesia
KNKT Turun Tangan Investigasi Kecelakaan Maut Cibubur

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Senin (18/7).

Bea Cukai Surakarta Musnahkan Jutaan Barang Ilegal Senilai Rp 4 Miliar
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan Jutaan Barang Ilegal Senilai Rp 4 Miliar

Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Surakarta, Jawa Tengah memusnahkan jutaan barang-barang ilegal yang berhasil disita medio Desember 2021 hingga November 2022, Selasa (22/11)

Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pengunjung Wajib Daftar Via Aplikasi JAKI
Indonesia
Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pengunjung Wajib Daftar Via Aplikasi JAKI

Sebelum memasuki Tebet Eco Park, pengunjung diwajibkan mendaftar melalui aplikasi JAKI.

Kemenkes Luncurkan Aplikasi Pemantau Kesehatan Jemaah Haji Risiko Tinggi
Indonesia
Kemenkes Luncurkan Aplikasi Pemantau Kesehatan Jemaah Haji Risiko Tinggi

Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2022 akan dimulai, seiring dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang membuka pemberangkatan jemaah dari Indonesia. Untuk mendukung kenyamanan para jemaah haji dari Indonesia, Kementerian Kesehatan (kemenkes) menyiapkan perangkat aplikasi TeleJemaah untuk pemantauan kondisi kesehatan anggota jemaah haji Indonesia, khususnya yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Ada Polisi Siber, Warga Ragu Ungkapkan Kritik di Media Sosial
Indonesia
Ada Polisi Siber, Warga Ragu Ungkapkan Kritik di Media Sosial

Hampir 120 orang memperoleh peringatan mengenai konten-konten yang mereka publikasikan di sosial media pada kuartal kedua tahun 2021.

 Objek Wisata Tetap Boleh Buka Saat Nataru, Gibran: Sesuai Inmendagri
Indonesia
Objek Wisata Tetap Boleh Buka Saat Nataru, Gibran: Sesuai Inmendagri

"Kalau memang harus ditutup ya ditutup. Beberapa spot di SE sudah saya tuangkan untuk ditutup seperti alun-alun dan sejenisnya," terang Gibran.

Kasus COVID-19 di Sekolah Kota Bogor Melonjak Dua Kali Lipat
Indonesia
Kasus COVID-19 di Sekolah Kota Bogor Melonjak Dua Kali Lipat

Kasus COVID-19 di Kota Bogor, Jawa Barat melonjak dalam sepekan terakhir.

Kapolri ke Malang Percepat Tangani Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
Kapolri ke Malang Percepat Tangani Tragedi Kanjuruhan

130 Orang tewas dan 188 luka-luka akibat kericuhan usai pertandingan Arema Malang melawan Persibaya Surabaya.