Vaksin AstraZeneca Jadi Polemik, Pemprov DKI Ikut Kebijakan Pusat Wakil Gubernur Riza Patria.(Foto: Asropih).

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengikuti kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk menggunakan vaksinasi COVID-19 dari produk AstraZeneca yang mengandung bahan dari hewan babi.

"Apapun vaksin yang disiapkan oleh pusat, kami akan menerimanya dan menggunakannya sebaik mungkin untuk masyarakat Jakarta," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (22/3) malam.

Baca Juga:

Masjid di Jakarta Siap Gelar Vaksinasi COVID-19 pada April

Ia yakin, Pemerintah Pusat pasti mempertimbangkan secara baik melalui pembahasan yang panjang oleh para pakar. Dan kebijakan tersebut harus dilaksanakan pemerintah daerah dalam menyelesaikan virus corona.

"Kalau soal kekhawatiran, namanya pemerinta tentu ingin warganya aman, selamat, sehat, jadi tentu ssemua sudah melalui proses kajian, penelitian, dan sebagainya," ujar dia.

Dengan begitu, lanjut politikus senior Gerindra ini, tugas Pemprov DKI hanya melaksanakan penyuntikan vaksin ke warga yang menjadi program nasional vaksinasi di wilayah Jakarta.

"Semua instansi terkait pasti melakukan pengecekan, diskusi dengan para ahli, pakar, dan akhirnya apapun yang diputuskan itulah yang terbaik," ucapnya.

Vaksinasi di Jakarta. (Foto: Antara)
Vaksinasi di Jakarta. (Foto: Antara)

Seperti diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberikan fatwa diizinkannya vaksin COVID-19 AstraZeneca meski disebut haram lantaran mengandung enzim tripsin babi. Terlebih ketersediaan vaksin COVID-19 corona halal terbatas, sehingga bisa digunakan dalam keadaan darurat.

"Walau demikian, yang kedua, penggunaan vaksin COVID-19 Produk AstraZeneca pada saat ini hukumnya dibolehkan," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh. (Asp)

Baca Juga:

Wapres Perintahkan Percepatan Vaksinasi di Daerah

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Idham Azis Naikkan Pangkat Ribuan Anak Buahnya
Indonesia
Kapolri Idham Azis Naikkan Pangkat Ribuan Anak Buahnya

"Yang dinaikan pangkatnya sebanyak 44.884 personel dari Satker Mabes Polri dan Polda jajaran," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Polda Jatim Tangkap Pelaku Pemalsuan Surat Tes Cepat Antigen
Indonesia
Polda Jatim Tangkap Pelaku Pemalsuan Surat Tes Cepat Antigen

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur menangkap pelaku pemalsuan surat hasil tes cepat antigen berinisial IB.

Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Disanksi Berdoa di Makam Korban COVID-19
Indonesia
Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Disanksi Berdoa di Makam Korban COVID-19

Para palanggar tersebut terdiri dari 93 pria dan 9 wanita yang terjaring razia masker oleh TNI, Polri dan Satpol PP Sidoarjo.

Purnomo Kalah Survei, Pengamat Politik UNS Sebut Manuver Blusukan Gibran Efektif
Indonesia
Purnomo Kalah Survei, Pengamat Politik UNS Sebut Manuver Blusukan Gibran Efektif

Hasil survei itu sebagai bagian yang wajar dalam dinamika politik di Pilkada Solo 2020.

Pasien Sembuh COVID-19 di Secapa AD Nyaris 100 Persen
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di Secapa AD Nyaris 100 Persen

Pagi (14/8) ini, ada 20 perwira mantan Secapa lagi yang donor plasma

18 Juta Warga India Terpapar COVID-19
Dunia
18 Juta Warga India Terpapar COVID-19

Kasus positif COVID-19 di India semakin mengkhawatirkan. Data pada Kamis (29/4), sebanyak 18 juta warga negeri Bollywood itu terpapar virus Corona.

Jakarta PSBB Lagi, Habiburokhman: Jangan Dua Kali Kejeblos
Indonesia
Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar
Indonesia
Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar

Pemkot Solo memastikan biaya operasi sesar bagi ibu hamil yang positif COVID-19 dijamin gratis

Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat
Indonesia
Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat

Apriyanto saat ini berada di RSAU dr. Soekirman

Gubernur Sulawesi Selatan Diciduk KPK
Indonesia
Gubernur Sulawesi Selatan Diciduk KPK

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah yang baru ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam, tercatat memiliki total kekayaan Rp51.356.362.656 per 29 April 2020