UU Cipta Kerja Bikin Perizinan Berdasarkan Pemanfaatan Ruang Peta Indonesia. (Foto: BMKG).

MerahPutih.com - Undang-Undang Cipta Kerja diklaim dapat mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) atau Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang memberikan kepastian hukum bagi semua lapisan masyarakat.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menyebutkan, dalam UU Cipta Kerja, perizinan berusaha dilakukan berdasarkan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang yang ditetapkan dalam RDTR atau RTRW.

Meski tata ruang tetap menjadi kewenangan Pemerintah Daerah, UU Cipta Kerja menegaskan, penetapan RDTR/RTRW perlu dipercepat guna memberikan kepastian hukum. RDTR dan produk tata ruang lainnya perlu dipercepat serta diintegrasikan dengan Rencana Tata Ruang dengan Rencana Zonasi Wilayah Perairan dan Kawasan Hutan.

Baca Juga:

UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru

"Selama ini banyak pengalaman, RDTR/RTRW telah disetujui melalui persetujuan substansi (persub) oleh Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN agar menjadi Peraturan Daerah, namun terlalu lama, sehingga perlu diberikan batas waktu bagi Pemda untuk menentukan dan disahkan setelah dua bulan persub diberikan," kata Sofyan Djalil dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut Sofyan, hambatan yang ditemui selama ini dalam menetapkan tata ruang di daerah karena tidak adanya integrasi. Oleh karena itu, UU Cipta Kerja mengenalkan integrasi dan tata ruang akan menjadi panglima, sehingga tidak ada masalah lagi antara hutan, perairan, dan lain-lain.

Menteri ATR BPN Sofyan
Menteri ATR BPN Sofyan Djalil

Sofyan mengatakan, terdapat penegasan RDTR perlu dipercepat. Dimana, Pemerintah Pusat akan mengesahkan RDTR/RTRW jika dalam dua bulan Peraturan Daerah terkait tata ruang tersebut tidak disahkan kepala daerah.

Kementerian tengah menyiapkan draf Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja. Dalam pembahasannya, bakal melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mengetahui apa yang menjadi concern mereka dalam waktu tiga bulan.

Baca Juga:

Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Penumpang Kereta Api saat Libur Natal Diprediksi Anjlok
Indonesia
Jumlah Penumpang Kereta Api saat Libur Natal Diprediksi Anjlok

Hal ini, disebabkan Masa Angkutan Nataru tahun ini berlangsung di tengah masa pandemi COVID-19.

Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Penyidik Bareskrim menduga kedua jenderal tersebut menerima suap

Penjualan Eceran Bakal Membaik di 3 Bulan Mendatang
Indonesia
Penjualan Eceran Bakal Membaik di 3 Bulan Mendatang

Perbaikan kinerja penjualan eceran terutama terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau dan bahan bakar kendaraan bermotor

Eks Kepala BPBJ Terancam Dipecat dari PNS Jika Bersalah Lakukan Pelecehan
Indonesia
Eks Kepala BPBJ Terancam Dipecat dari PNS Jika Bersalah Lakukan Pelecehan

Mantan Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) DKI, Blessmiyanda terancam dipecat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap PNS Pemprov DKI.

Tiongkok Konfirmasi 14 Kasus Baru COVID-19, Penularan Lokal Terdapat di Xinjiang
Dunia
Tiongkok Konfirmasi 14 Kasus Baru COVID-19, Penularan Lokal Terdapat di Xinjiang

Tiongkok juga melaporkan 22 pasien baru tanpa gejala (OTG) dibandingkan enam kasus pada hari sebelumnya.

Polisi Tangkap Fredy Kusnadi Terkait Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti
Indonesia
Polisi Tangkap Fredy Kusnadi Terkait Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Fredy Kusnadi alias FK terkait kasus mafia tanah yang dilaporkan keluarga Dino Patti Djalal.

Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown
Dunia
Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown

Prancis dan Jerman, pada Rabu (28/10), kembali memberlakukan karantina wilayah (lockdown) untuk menekan laju penularan COVID-19.

Update COVID-19 Minggu (9/8): 125.396 Positif, 80.952 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (9/8): 125.396 Positif, 80.952 Sembuh

Untuk jumlah suspek COVID-19 per Minggu (26/7) sebanyak 86.224 kasus

Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Perluas Cakupan beasiswa
Indonesia
Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Perluas Cakupan beasiswa

MPR berharap pemerintah memperluas cakupan program beasiswa untuk tingkat pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

KRI Ahmad Yani 351 DIkerahkan Kirim Bantuan Kemanusiaan di NTT
Indonesia
KRI Ahmad Yani 351 DIkerahkan Kirim Bantuan Kemanusiaan di NTT

KRI Ahmad Yani juga membawa sejumlah dokter, tenaga medis dan sukarelawan