Utamakan Keselamatan Siswa, Anies Belum Berani Buka Sekolah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara, Kamis (11/6/2020). ANTARA/Fauzi Lamboka

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa sekolah ibu di ibu kota belum dibuka untuk proses belajar mengajar saat perpanjangan masa transisi PSBB. Karena Pemprov DKI masing memantau perkembangan kasus COVID-19.

Anies pun memastikan, sekolah beroperasi kembali bila kondisi dan situasi virus corona di Jakarta sudah benar-benar aman.

Baca Juga

Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

"Jadi sekolah belum akan dibuka meskipun tahun ajaran mulai 13 Juli," kata Anies melalui chanel YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7).

Anies menuturkan, menurut pengakuan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI anak-anak sangat beresiko terpapar virus corona. Hingga akhirnya Pemda DKI memutuskan untuk tidak membuka sekolah.

"Karena salah satu yang paling berisiko adalah anak-anak dan tadi dilaporkan Dinkes risiko di anak-anak di Indonesia dan Jakarta cukup tinggi.

Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

Saat masuk sekolah ajaran 2020-2021 yang dimulai 13 Juli mendatang siswa sekolah masih mennggunakan pembelajaran jarak jauh menggunakan internet atau belajar daring.

"Mulainya masih di dalam pembelajaran jarak jauh. Tetap pembelajaran jarak jauh. Tetapi di rumah," tutupnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Perpanjangan masa transisi ini berlangsung selama 14 hari terhitung dari 3 Juli hingga 16 Juli mendatang.

Keputusan itu hasil kesimpulan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, Pemprov DKI.

Baca Juga

Anies Tiadakan Aturan Ganjil Genap di Pasar

"Kesimpulan Gugus Tugas PSBB transisi yang itu artinya semua kegiatan yang semua kegiatan berkapasitas 50 persen akan diteruskan selama 14 hari ke depan," kata Anies melalui chanel YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Klaster Perkantoran Melonjak, Ketua DPRD Minta Anies Evaluasi Pengetatan Perusahaan
Indonesia
Klaster Perkantoran Melonjak, Ketua DPRD Minta Anies Evaluasi Pengetatan Perusahaan

Klaster perkantoran harus menjadi perhatian khusus Pemprov DKI dalam upaya penanganan kasus COVID-19 yang kembali melonjak.

Demokrat Sebut Peserta KLB di Sumut Anggota Bodong
Indonesia
Demokrat Sebut Peserta KLB di Sumut Anggota Bodong

DPP Partai Demokrat menyebut peserta Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengaku kader tak tercatat sebagai anggota resmi.

Pelanggaran Prokes Kampanye Pekan Pertama Tak Signifikan
Indonesia
Pelanggaran Prokes Kampanye Pekan Pertama Tak Signifikan

Pelanggaran yang terjadi selama kampanye seminggu terakhir tidak signifikan

Kapolri Ditagih Janjinya Soal Dugaan Investasi Bodong
Indonesia
Kapolri Ditagih Janjinya Soal Dugaan Investasi Bodong

Bareskrim sendiri sudah menetapkan tersangka dalam perkara dugaan investasi bodong KSP Indosurya

Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'
Indonesia
Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'

Menurut Ngabalin, seharusnya Amien ingat bahwa ucapannya berpotensi mempengaruhi ruang publik

Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps
Indonesia
Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps

Terus meroketnya kasus COVID-19 itu tak lepas dari pascalebaran dan libur panjang beberapa waktu lalu

Novel Bamukmin: PDIP Gak Usah Lebay
Indonesia
Novel Bamukmin: PDIP Gak Usah Lebay

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin meminta PDIP tak perlu berlebihan merespon insiden tersebut.

Dinkes DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak COVID-19, Berminat?
Indonesia
Dinkes DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak COVID-19, Berminat?

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membuka kembali pendaftaran petugas Contact Tracer atau pelacak kontak dalam penanganan COVID-19 di ibu kota.

Komisi D Harap Kadis SDA Baru Mau Angkat Telepon Jam 1 Malam
Indonesia
Komisi D Harap Kadis SDA Baru Mau Angkat Telepon Jam 1 Malam

"Jam 12 malem, jam 1, kalau kita kirim aduan dari masyarakat, pak Juaini sangat cepat responsnya. Mudah-mudahan itu bisa ditiru oleh yang lain," ungkap Ida.

Serang Petugas saat Razia Masker, Seorang Pria Diamankan Polresta Surakarta
Indonesia
Serang Petugas saat Razia Masker, Seorang Pria Diamankan Polresta Surakarta

Seorang warga Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah berinisial H diamankan anggota Polresta Surakarta, Minggu (23/5).