Usut Kasus Penipuan Grabtoko, Bareskrim Periksa Karyawan Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/HO-Polri/am.

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus mendalami bos Grabtoko.com berinisial YMP (33 tahun) yang ditangkap dengan sangkaan penipuan daring dan pencucian uang.

Sampai dengan saat ini, penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Mulai dari karyawan PT Grab Toko, karyawan bank, dan pihak lain yang diperlukan,” kata Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri Rabu (13/1).

Baca Juga:

Rugikan Pelanggan Rp17 Miliar, Pemilik Grab Toko Beli Barang di ITC

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan di kawasan Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (9/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari pelaku disita sejumlah barang bukti di antaranya ponsel, laptop, KTP, dan buku cek dari bank BRI, BCA dan Mandiri.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara membuat sebuah website bernama GrabToko (www.grabtoko.com) yang menawarkan berbagai macam barang elektronik dengan harga yang sangat murah.

Ini mengundang minat banyak orang yang akhirnya berbelanja namun barang tidak kunjung dikirimkan.

Tangkapan layar iklan GrabToko. (Foto: Instagram @grabtokoid)
Tangkapan layar iklan GrabToko. (Foto: Instagram @grabtokoid)

Ada 980 konsumen yang memesan barang elektronik dari situs GrabToko, namun hanya 9 customer yang menerima barang pesanan tersebut.

Pelaku menyewa kantor di kawasan Kuningan dan mempekerjakan 6 orang karyawan costumer service yang bertugas untuk meminta tambahan waktu pengiriman barang apabila ada konsumen yang bertanya mengapa barang pesanannya tidak kunjung dikirimkan.

Keenam costumer service tersebut bekerja dengan dengan dibekali laptop oleh pelaku, yang ternyata didapatkan dengan cara menyewa dari orang lain.

Baca Juga:

Bareskrim Tangkap Pelaku Pencucian Uang dan Penipuan Daring Grabtoko

Total kerugian ditafsir sekitar Rp17 Miliar dari pihak iklan dan pembeli.

Pelaku juga disinyalir menginvestasikan uang hasil kejahatannya ke dalam bentuk crypto currency dan hal ini akan ditangani melalui berkas terpisah.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45A ayat 1 undang-undang nomor 19 tahun 2016 atas perubahan undang-undang nomor 11 tahun 2008 dan/atau pasal 378 KUHP dan/atau pasal 82 dan/atau pasal 85 undang-undang nomor 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar. (Knu)

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Metro Minta Buruh dan Mahasiswa Batalkan Demo UU Ciptaker Besok
Indonesia
Kapolda Metro Minta Buruh dan Mahasiswa Batalkan Demo UU Ciptaker Besok

Buruh dan mahasiswa berencana melakukan aksi demo kembali tentang UU Ciptaker di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Selasa, 20 Oktober 2020.

RSPI Pastikan Pasien Positif Virus Corona yang Meninggal Bukan Perawatnya
Indonesia
RSPI Pastikan Pasien Positif Virus Corona yang Meninggal Bukan Perawatnya

Mereka yang bekerja di RSPI Sulianti Saroso tahu ada risiko bisa tertular penyakit pasiennya.

UGM Tegaskan RUU Cipta Kerja Sangat Berbahaya
Indonesia
UGM Tegaskan RUU Cipta Kerja Sangat Berbahaya

Dalam penyusunan UU Cipta Kerja, masukan dari akademisi, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan justru diabaikan.

Pakar Sarankan Draf RUU Cipta Karya Ditarik Terlebih Dahulu
Indonesia
Pakar Sarankan Draf RUU Cipta Karya Ditarik Terlebih Dahulu

Drftaf ini sementara jangan sampai dibahas untuk dijadikan undang-undang.

Bea Cukai Minta Warga Setop Beli Pakaian Bekas, Berpotensi Sebarkan COVID-19
Indonesia
Bea Cukai Minta Warga Setop Beli Pakaian Bekas, Berpotensi Sebarkan COVID-19

Bea Cukai akan selalu meningkatkan upaya pengawasan untuk melindungi masyarakat Indonesia

Jokowi Janjikan Kerja Yang Berkualitas
Indonesia
Jokowi Janjikan Kerja Yang Berkualitas

"Krisis memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan, untuk melakukan transformasi besar, dengan melaksanakan strategi besar," ujar Presiden.

Besok, Bajo dan Gibran-Teguh Jalani Tes Kesehatan di RSUD dr Moewardi
Indonesia
Besok, Bajo dan Gibran-Teguh Jalani Tes Kesehatan di RSUD dr Moewardi

Dikatakannya, merujuk jadwal KPU RI bakal cawali dan cawawali di pilkada serentak diadakan pada Selasa-Rabu (8-9/9).

Sore Ini Arus Lalu Lintas Mudik Idul Adha Diperkirakan Meningkat
Indonesia
Sore Ini Arus Lalu Lintas Mudik Idul Adha Diperkirakan Meningkat

749 personel bakal mengawal pos pengamanan

BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak
Indonesia
BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak

Bahkan media sosial pun tidak hanya menjadi ruang interaksi antar penggunanya

Hari Raya Waisak, 1.948 Napi Beragama Buddha Diberi Remisi Khusus
Indonesia
Hari Raya Waisak, 1.948 Napi Beragama Buddha Diberi Remisi Khusus

Dari 1.049 penerima RK Waisak, 1.039 napi menerima RK I