Usut Kasus Dugaan Kebocoran Data, Bareskrim Geledah Kantor BPJS Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Selasa (15/6/2021) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Merahputih.com - Penyidik Bareskrim Polri menggeledah sejumlah ruangan di Kantor BPJS Kesehatan terkait kasus dugaan kebocoran data 279 juta Warga Negara Indonesia (WNI).

Penggeledahan dilakukan selama tiga hari mulai 8 hingga 10 Juni 2021. Tim Bareskrim mengecek langsung database di BPJS Kesehatan.

"Tim Forensik Siber Bareskrim sudah melihat secara langsung database BPJS Kesehatan," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (25/6).

Baca Juga

Polisi Panggil 5 Vendor BPJS Kesehatan Terkait Kebocoran 279 Juta Data

Bareskrim sendiri telah membuat permohonan penyitaan server BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan terkait kasus kebocoran data peserta BPJS Kesehatan yang sempat beredar melalui sejumlah akun media sosial Twitter.

"Telah buat permohonan izin khusus penyitaan terhadap server BPJS Kesehatan," kata Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Server BPJS ini berada di daerah Surabaya, Jawa Timur. Sehingga, penyidik membuat permohonan izin khusus penyitaan server ke Pengadilan Negeri Surabaya. Terkait kasus ini, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi mulai dari BPJS, Vendor hingga BSSN.

Pegawai BPJS Kesehatan. Foto: Istimewa

Lalu juga telah memeriksa secara online cryptocurrency yang diduga itu milik pelaku. Untuk sementara penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam raidforum itu. Profilnya penyidik sudah membaca itu, tinggal di dalami oleh penyidik.

"Kedepan ada perkembangannya. Tentunya sudah mengarah profil ke pelaku," sambungnya.

Ia belum bisa memastikan apakah pelaku berada di luar negeri.

Sekedar informasi, sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga telah bocor dan dijual di forum online, termasuk data orang yang telah meninggal dunia.

Baca Juga

Terus Usut Dugaan Kebocoran Data BPJS, Polisi: Tergantung Kepentingannya

Informasi ini berdasarkan sebuah cuitan dari akun Twitter @ndagels dan @nuicemedia yang pertama kali mengungkap kebocoran data tersebut. Data bocor itu meliputi informasi yang cukup lengkap dari para penduduk Indonesia.

Adapun informasi pribadi yang bocor meliputi NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, dan bahkan jumlah gaji juga termasuk di dalamnya. Untuk membuktikan kebenaran data dari 279 juta, si pengunggah data bahkan memberikan sampel berisi 1 juta data penduduk Indonesia. Sampel tersebut diunggah ke laman berbagi file bayfiles, anonfiles, dan mega. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, 3 Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan
Indonesia
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, 3 Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan

Tiga anggota Polda Metro Jaya yang dilaporkan terkait dugaan penembakan terhadap enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) dibebastugaskan.

Pemprov DKI Jakarta Sudah Suntikan 16 Juta Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Sudah Suntikan 16 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mengaku, telah memberikan 16 juta lebih dosis vaksinasi berbagai jenis kepada warga yang berkegiatan di Ibu Kota.

Dokter Richard Jadi Tersangka Gegara Posting Pakai Akun yang Disita Polisi
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Tak Ada Aturan Pemilu Digelar 2027
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Tak Ada Aturan Pemilu Digelar 2027

KPU dan pemerintah tengah fokus persiapan pemilu sesuai tahapan yang telah disepakati yakni 2024

Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen
Indonesia
Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen

Diketahui saat ini, antibodi dalam darah Ridwan Kamil meningkat hingga 99 persen.

Pemprov DKI Garap Pembebasan Lahan Program Normalisasi Ciliwung
Indonesia
Pemprov DKI Garap Pembebasan Lahan Program Normalisasi Ciliwung

DKI Jakarta akan tancap gas melaksanakan normalisasi Sungai Ciliwung dalam mengatasi banjir yang kerap menghantui ibu kota tiap tahunnya.

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan
Indonesia
Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan

Total ada sebanyak 4.935 pasien positif virus corona tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4 - 7 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.

160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
160 Ribu Warga Kota Bogor bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Menurut Bima Arya, sasaran vaksinasi COVID-19 mencakup sekitar 20 persen dari warga Kota Bogor yang berusia produktif atau sekitar 160 ribu orang.

Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Selatan Jawa Bakal Disekat Cegah Pemudik
Indonesia
Kakorlantas Polri Pastikan Jalur Selatan Jawa Bakal Disekat Cegah Pemudik

Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Istiono meninjau skema persiapan penyekatan larangan mudik Lebaran tahun 2021, Kamis (15/4).

Pemprov DKI Baru Izinkan Dua Hotel Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Baru Izinkan Dua Hotel Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah PSBB

Parekraf DKI Jakarta baru menyetujui dua dari 22 tempat yang mengajukan perizinan kegiatan resepsi pernikahan saat masa PSBB transisi.