K-drama

Usung Latar yang Lebih Luas, 'Sweet Home 2' Tuai Beragam Kritik

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 04 Desember 2023
Usung Latar yang Lebih Luas, 'Sweet Home 2' Tuai Beragam Kritik
'Sweet Home 2' tuai banyak pujian sekaligus kritikan dari penonton akibat perubahan fokus ceritanya.(foto: Instagram_Songkang_b)

CHA Hyun-su (Song Kang) berhasil bertahan hidup dari ancaman para monster di musim pertama Sweet Home. Baik di luar maupun dalam dirinya. Ia kini menjadi manusia terinfeksi khusus dan hidup di luar Green Home Apartment.

Penggalan kisah itu hadir dalam plot Sweet Home 2. Musim kedua serial thriller ini kembali menyorot kehidupan para penyintas yang bertahan hingga saat ini, misalnya Seo Yi-kyung (Lee Si-kyung) dan Lee Eun-yu (Go Min-si).

BACA JUGA:

Song Kang Jadi Manusia Setengah Monster dalam Trailer Perdana 'Sweet Home 2'

Seperti dikabarkan Allkpop, kisah serial orisinal Netflix ini juga tak lagi hanya berfokus pada kehidupan Hyun-su sebagai tokoh utamanya. Ada bagian yang menyorot usaha para tentara dalam menanggulangi bencana serta konflik antara Hyun-su dan Jung Ui-myeong (Lee Jin-wook). Sweet Home 2 hadir dengan fokus cerita dan latar yang lebih luas jika dibandingkan dengan musim pertamanya.

sweet home 2

Perubahan ini dinilai menjadi jembatan antara kisah 'Sweet Home' di musim 1 dan 3 yang rencananya tayang 2024.(foto: Instagram_Netflixkr)

Perubahan itu pun menuai beragam komentar dari penonton. Sejumlah orang mengaku senang dengan adanya latar tempat dan kisah tokoh yang beragam di musim kedua. Misalnya cerita soal Hyun-su yang secara sukarela masuk ke laboratorium dan menjadi bahan uji coba pengembangan vaksin. Contoh lainnya ialah tentang kehidupan Eun-yu di stadion tempat seluruh penyintas dikumpul dan dilindungi.

Sweet Home 2 dinilai punya visual yang menantang. Terutama pada adegan ketika Hyun-su perlahan berubah dan menahan gejolak monster dalam dirinya. Adegan seperti itu dinilai lebih kuat dalam menggambarkan keinginan Hyun-su untuk tetap bertahan hidup sebagai seorang manusia.

"Musim kedua membuat semua orang mempertanyakan, siapakah monster yang sebenarnya. Musim ini secara sempurna menggambarkan betapa mengerikan dan lemahnya manusia ketika dinaungi rasa takut dan emosi," puji pihak Collider, media hiburan asal Amerika Serikat.

Meski baru tayang selama tiga hari, Sweet Home 2 telah berhasil memecahkan rekor baru. Drama ini menjadi serial Korea Selatan pertama yang masuk di posisi tiga teratas 'Most Watched TV Shows' Netflix secara global. Secara keseluruhan, Sweet Home 2 menjadi serial global terpopuler kesembilan menurut Netflix.

BACA JUGA:

Proyek Terakhir Sebelum Wamil, Song Kang Sebut Perubahan Dirinya di 'Sweet Home 2'

Meski begitu, bukan berarti Sweet Home 2 lolos dari kritik penggemar. Mengacu dari data milik KinoLights, Swet Home 2 menjadi salah satu tayangan yang paling banyak dicari dan ditonton saat ini. Namun, nilai kepuasan penggemar cenderung rendah, hanya sekitar 43,59 persen.

Penonton menganggap fokus cerita di Sweet Home 2 terlalu luas. Hal itu membuat plotnya jadi agak melenceng dan berbeda dari apa yang tampak di musim pertama. Sweet Home 2 tak lagi hanya berfokus pada Hyun-su dengan adanya penambahan berbagai karakter baru. Salah satunya ialah ambisi Tak In-hwan (Yu Oh-seong) dalam mengontrol bencana monster ini. Lebih jauh, cerita soal penelitian monster di Pulau Bam juga telah mengaburkan konflik antara Hyun-su dan Ui-myeong yang harusnya menjadi fokus utama. Sejumlah penggemar mengaku kecewa setelah menanti lanjutan Sweet Home selama 3 tahun.

Terkait dengan kritik itu, sutradara Lee Eung-bok pernah buka suara tentang masalah latar dan karakter baru sebelumnya. Ia menyebut bahwa kritik ini memang bisa saja terjadi dan merupakan efek samping dari pengembangan musim kedua Sweet Home.

"Kami berfokus untuk memperkenalkan karakter baru dan dunia yang lebih luas. Tolong beri perhatian pada perubahan ini dan karakter yang berkelana di sana," ungkap Eung-bok.(mcl)

BACA JUGA:

‘Sweet Home’, Rekomendasi Serial Korea Pekan ini

#K-Drama
Bagikan
Ditulis Oleh

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.
Bagikan