Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung Rumah pelaku HW yang disegel garis polisi. (Twitter Nong Andah Darol Mahmada)

MerahPutih.com - Kasus pemerkosaan 12 santri di Bandung, Jawa Barat, mendapat sorotan dari legislator. Pelaku yang juga seorang guru serta pemilik yayasan, tergolong sadis dan harus dihukum yang bisa menibulkan efek jera karena perkosaan dilakukan secara berulang.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengusulkan, agar pelaku pemerkosaan berinisial HW tersebut mendapatkan hukuman kebiri.

Baca Juga:

Pesantren di Cibiru Bandung Tempat 12 Santri Diperkosa Tidak Miliki Izin

"Itu tindakan yang keji dan kejam. Oleh karena itu, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," kata Yandri kepada wartawan, Jumat, (10/12).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai hukuman kebiri harus diberikan, karena kejahatan dilakukan secara sadar dan berulang-ulang, banyak korbannya, serta dilakukan beberapa tempat jadi.

"Ini sangat sadis ini. Supaya menjadi pesan khusus kepada para pedofil atau pelaku kekerasan seksual untuk hati-hati bahwa ancamannya sangat berat, dan itu harus dikasih contoh dulu. Boleh ini dihukum seberat-beratnya, termasuk dikebiri," sambung Yandri.

Yandri meminta, agar para korban direhabilitasi sehingga bisa kembali hidup normal. Oleh sebab itu, ia mendorong semua pihak terus memberikan edukasi terkait pentingnya penghapusan tindak kekerasan seksual, terutama di lingkungan pendidikan.

Baca Juga:

12 Santri Diperkosa dan Melahirkan, LPSK Desak Polda Jabar Usut Eksploitasi Ekonomi

"Dengan momentum ini perlu adanya semacam konseling atau pendidikan tentang kekerasan seksual di pondok pesantren," imbuhnya.

Yandri menyayangkan, tindakan pemerkosaan oleh tokoh agama dan meminta agar aparat penegak hukum mendalami modus operandi yang dilakukan HW.

"Karena ini sangat membuat kita terkejut. Bagaimana bisa seorang kiai itu bisa menghamili banyak orang. Dan yang saya baca itu sudah ada korban yang beberapa melahirkan. Nah, ini ada apa, perlu digali, bagaimana modus operasinya sehingga bisa berulang-ulang," kata Yandri. (Pon)

Baca Juga:

12 Santri Diperkosa Guru, Walkot Bandung Perintahkan Pendampingan Ekstra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pansus BLBI DPD Kembali Panggil Obligor Anthony Salim
Indonesia
Pansus BLBI DPD Kembali Panggil Obligor Anthony Salim

DPD menilai beberapa data jaminan aset BLBI yang saat ini dipegang oleh Satgas tidak semuanya benar dan memiliki banyak indikasi pidana.

Prakiraan Cuaca: Hujan Guyur Sebagian Kota Besar Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Hujan Guyur Sebagian Kota Besar Indonesia

BMKG menjelaskan hujan diperkirakan akan turun di sebagian kota besar di Indonesia pada Jumat (22/7).

 Gibran Belum Beranjak dari Lokasi Isoman
Indonesia
Gibran Belum Beranjak dari Lokasi Isoman

utra Sulung Presiden Jokowi itu sesuai jadwal pada Kamis (17/3) kemarin jalani tes PCR ulang.

3 Poin Penting Reformasi Polri
Indonesia
3 Poin Penting Reformasi Polri

Haris Azhar membeberkan tiga poin penting agar terlaksananya reformasi di tubuh Polri pascamencuatnya kasus Ferdy Sambo

Jadi Pengendali Peredaran Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Jadi Pengendali Peredaran Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Terancam 20 Tahun Penjara

Polda Metro Jaya resmi menetapkan Irjen Teddy Minahasa sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba.

5 Saksi Dihadirkan di Sidang Etik Ferdy Sambo
Indonesia
5 Saksi Dihadirkan di Sidang Etik Ferdy Sambo

"Nanti juga menghadirkan beberapa saksi untuk mendalami peran dari Irjen Pol. FS terkait dengan peristiwa pidana di Duren Tiga," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Kamis (25/8).

Rekonstruksi Magelang Dilakukan di Jakarta
Indonesia
Rekonstruksi Magelang Dilakukan di Jakarta

78 agenda dugaan pembunuhan ini terdiri atas adegan di rumah Magelang sebanyak 16 adegan meliputi peristiwa pada 4,7 dan 8 Juli 2022.

[HOAKS atau FAKTA]: Hari Raya Idul Fitri 1443 H Resmi Diundur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hari Raya Idul Fitri 1443 H Resmi Diundur

Beredar sebuah hasil tangkapan layar pada aplikasi Tik Tok yang diklaim berasal dari artikel liputan6.com dengan judul “Hari Raya Idul Fitri 1443 H Resmi Diundur Menag: Ada Kecurangan".

Warga Diminta Tetap Waspada Jaga Momentum Transisi Pandemi ke Endemi
Indonesia
Warga Diminta Tetap Waspada Jaga Momentum Transisi Pandemi ke Endemi

Selama dua tahun lebih masyarakat Indonesia akrab dengan kata pandemi, dan saat ini mulai akrab juga dengan istilah transisi serta endemi.

 OJK Mudahkan Layanan Legalitas bagi Pinjol Ilegal
Indonesia
OJK Mudahkan Layanan Legalitas bagi Pinjol Ilegal

Dalam pendaftaran pinjol ilegal menjadi legal, perizinan akan dibuat menjadi satu tahap agar lebih mudah.